Langkah yang Perlu Dilakukan Jika Kontak dengan Pasien Positif COVID-19 Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay/TheDigitalArtist

MerahPutih.com - Penambahan angka harian kasus positif COVID-19 makin tinggi. Sehingga, semakin banyak orang yang positif maka semakin banyak pula orang yang terdeteksi sebagai kontak erat dengan pasien positif .

Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro meminta, masyarakat yang melakukan kontak erat dengan orang yang positif COVID-19 menjalankan prosedur isolasi mandiri atau karantina.

Baca Juga

Sejumlah Obat dan Terapi Plasma Konvalesen Tak Lagi Dianjurkan untuk Tangani COVID-19

“Bagi Anda yang mungkin baru saja mengalami kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan karantina mandiri di rumah,” ujarnya, dikutip melalui laman Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (9/2)

Dia melanjutkan, orang tersebut perlu melakukan tes pertama dalam waktu 24 jam setelah kontak erat, terkait dengan pemilihan tes, maka mereka dapat melakukan PCR swab test atau antigen swab test. Di mana pemilihan ini berdasarkan kriteria daerah pemeriksaan.

“Jika hasil tes pertama positif, segera lanjutkan isolasi mandiri dengan dipantau melalui layanan kesehatan jarak jauh (telemedicine) atau layanan kesehatan lain, seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” jelas Riesa.

Dia meminta masyarakat, mengikuti anjuran dan dosis obat serta vitamin yang disarankan oleh dokter. "Apabila muncul gejala segeralah memeriksakan diri dan tetap terus terpantau selama menjalankan isolasi mandiri," sebut Reisa.

Baca Juga

Ruang Isolasi COVID-19 di Jawa Barat Sudah Terisi 44,11 Persen

Bahkan, hal ini juga berlaku bagi orang yang hasil tesnya negatif COVID-19 usai kontak erat tetap wajib melakukan karantina atau isolasi mandiri terlebih dahulu.

Namun, jika hasilnya negatif jangan langsung menganggap pasti tidak tertular, sebaiknya melanjutkan karantina mandiri sambil memantau gejala yang timbul.

"Lakukan pengulangan tes kedua pada hari kelima karantina mandiri,” tuturnya.

Reisa mengatakan, jika tes kedua tersebut negatif, maka pasien tidak perlu lagi melakukan karantina mandiri. Tetapi, apabila hasil kedua menunjukan positif, maka diharuskan untuk melanjutkan isolasi mandiri

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Rabu (9/2) jumlah kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi mencapai 46.843 orang. Sehingga secara kumulatif kasus positif mencapai 4.626.939 kasus.

Selain itu, kasus aktif juga meningkat hingga 32.762 kasus menjadi total kumulatif mencapai 265.824 kasus aktif. (Knu)

Baca Juga

Tambah Lagi, Kasus COVID-19 Melonjak hingga 46.843 Hari Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Desak Penerapan UU TPSK Bagi Tersangka Pelecehan Seksual Anak
Indonesia
Komnas HAM Desak Penerapan UU TPSK Bagi Tersangka Pelecehan Seksual Anak

Kasus pelecehan seksual anak di Indonesia sebagai fenomena puncak gunung es.

Vaksin Dalam Negeri Indovac, Bio Farma Targetkan Dapat Izin BPOM pada September
Indonesia
Vaksin Dalam Negeri Indovac, Bio Farma Targetkan Dapat Izin BPOM pada September

Bio Farma menargetkan vaksin COVID-19 produksi dalam negeri ini mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada September.

Anies Klaim Pembangunan Pedestrian Bawah Tanah sebagai Sejarah Baru di Jakarta
Indonesia
Anies Klaim Pembangunan Pedestrian Bawah Tanah sebagai Sejarah Baru di Jakarta

Pemerintah DKI Jakarta berencana membangun fasilitas pendestrian bawah tanah yang menghubungkan antara Gedung Thamrin Nine UOB dan Stasiun Dukuh Atas BNI.

PT KCI Tegaskan Kenaikan Tarif KRL Baru Wacana
Indonesia
PT KCI Tegaskan Kenaikan Tarif KRL Baru Wacana

Termasuk dengan kemampuan membayar (ability to payment) dan kesediaan pengguna untuk membayar (willingness to pay) kereta api perkotaan

Lebih Enam Bulan Tidak Disuntik Dosis Dua, Warga Harus Mengulang Vaksinasi
Indonesia
Lebih Enam Bulan Tidak Disuntik Dosis Dua, Warga Harus Mengulang Vaksinasi

Ketentuan itu dimaksudkan untuk memberikan perlindungan yang optimal kepada masyarakat dari potensi terburuk infeksi SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Beijing Buka RS Sementara Setelah Situasi Pandemi Makin Kritis
Dunia
Beijing Buka RS Sementara Setelah Situasi Pandemi Makin Kritis

Situasi pandemi COVID-19 di Beijing makin kritis dengan adanya penambahan sekitar 2.000 kasus positif dalam dua hari berturut-turut.

Komentar AHY Tak Dilirik Kader NasDem Jadi Bakal Capres 2024
Indonesia
Komentar AHY Tak Dilirik Kader NasDem Jadi Bakal Capres 2024

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung berkomentar saat namanya tak masuk pilihan kader NasDem Capres.

Menhan Prabowo Tekankan Hubungan Baik RI-Malaysia untuk Perdamaian Kawasan
Indonesia
Menhan Prabowo Tekankan Hubungan Baik RI-Malaysia untuk Perdamaian Kawasan

Prabowo Subianto menekankan bahwa Indonesia dan Malaysia harus selalu kompak dan maju bersama untuk perdamaian dunia.

Apindo Gugat Anies ke PTUN soal UMP DKI 2022, PDIP: Mereka Cari Keadilan
Indonesia
Apindo Gugat Anies ke PTUN soal UMP DKI 2022, PDIP: Mereka Cari Keadilan

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait kenaikan upah minumum provinsi (UMP) DKI 2022 sebesar 5,1 persen

Jokowi Kunjungi Jambi Bagikan BLT dan Lepas Ekspor Pinang Biji
Indonesia
Jokowi Kunjungi Jambi Bagikan BLT dan Lepas Ekspor Pinang Biji

Usai pelepasan ekspor, Presiden dan rombongan menuju Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, untuk melakukan peninjauan Candi Kedaton.