Langkah Polisi Tangkap Pengunggah Guyonan Gus Dur Ciderai Demokrasi Almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sedang berbicara pada sesi wawancara di Jakarta, (25/6/2008). Foto/Reuters/Crack Palinggi

MerahPutih.com - Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) mengkritik langkah Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara yang memproses seorang pria gegara menulis status guyon Gus Dur ihwal tiga polisi jujur.

Sekjen Barikade Gus Dur, Pasang Haro Rajagukguk mengatakan hal tersebut mencederai nilai demokrasi, khususnya kebebasan berpendapat.

Baca Juga

Eks Menristek Sedih Ada Orang Diperiksa Polisi Gegara Guyonan Gus Dur

Menurut Pasang, pria bernama Ismail Ahmad itu hanya menyitir ucapan mantan Presiden keempat Abdurrahman Wahid sebagai bentuk halus kritik yang membangun dan menyehatkan. Dia menilai tidak masuk akal jika kemudian Ismail diproses hukum.

"Utamanya para penanggung jawab keamanan wilayah, sehingga Polri mampu berfungsi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam alam demokrasi," kata Pasang kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/6).

Hus
Gus Dur

Barikade Gus Dur mengingatkan kembali bahwa Gus Dur telah berjasa sangat besar terhadap perkembangan institusi Polri, antara lain dengan memisahkan Polri dari TNI.

"Sehingga Polri mampu lebih mandiri dan fokus terhadap tugas utama yaitu keamanan negeri," jelas dia.

Menurut Barikade Gus Dur Ismail jelas hanya mengutip ucapan Abdurrahman Wahid sebagai bentuk halus kritik yang membangun dan menyehatkan.

"Sehingga memproses hukum yang bersangkutan sungguh tidak bisa diterima akal sehat," tuturnya yang merupakan Gusdurian, sebutan untuk pengagum Gus Dur.

Baca Juga

Netizen '3 Polisi Tak Bisa Disuap' Digarap Polisi, GUSDURian: Membungkam Kebebasan Berpikir

Jika kasus Ismail Ahmad tersebut sampai dibawa kepada proses pidana, para kader Gus Dur akan sekuat tenaga mendampingi dan membela yang bersangkutan termasuk dalam proses legal formal.

Pihaknya juga mengimbau kepada Kapolri untuk lebih memberikan pemahaman tentang demokrasi kepada para bawahannya, utamanya para penanggung jawab keamanan wilayah sehingga Polri mampu berfungsi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam alam demokrasi. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Pertimbangkan Tarik Rem Darurat
Indonesia
Pemprov DKI Pertimbangkan Tarik Rem Darurat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih memikirkan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB ketat dalam meredam kasus COVID-19 yang semakin mengkhwatirkan.

Polisi Lalu Lintas Janji Bakal Amankan Kelompok Anarko Jika Menyusup Saat Demo Hari Ini
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia

Penyidik juga menggali keterangan Irzal terkait adanya dugaan peran aktif yang bersangkutan dalam proses pembuatan kontrak dengan mitra penjualan.

Batalkan Perayaan Hari Samudera, TNI-AL Fokus Pencarian Sriwijaya Air
Indonesia
Batalkan Perayaan Hari Samudera, TNI-AL Fokus Pencarian Sriwijaya Air

"Operasi kemanusiaan lebih penting dan utama sehingga peringatan Hari Dharma Samudera kita batalkan, supaya fokus dalam SAR," ujar KSAL Yudo.

Polri Hentikan Kasus FPI dan Status Tersangka 6 Laskar yang Tewas Gugur
Indonesia
Polri Hentikan Kasus FPI dan Status Tersangka 6 Laskar yang Tewas Gugur

Badan Reserse Kriminal Polri resmi menghentikan kasus dugaan penyerangan Laskar FPI kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Luhut Tawarkan Pulau Sarangan Bali Jadi Pusat Riset ke Jepang
Indonesia
Luhut Tawarkan Pulau Sarangan Bali Jadi Pusat Riset ke Jepang

Indonesia dapat memanfaatkan nilai dan budaya riset Jepang jika nantinya kerja sama dengan Universitas Tokyo resmi disepakati.

[HOAKS atau FAKTA] Anies Ngaku Orang Jawa Demi Ambisi Menjadi Raja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Ngaku Orang Jawa Demi Ambisi Menjadi Raja

Akun Facebook Ryan Kerens atau @ryan.kerens.7 mengunggah dua foto yang diklaim Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

PSI Kritik Rencana Anies Hapus Proyek LRT Rute Rawamangun-Dukuh Atas
Indonesia
PSI Kritik Rencana Anies Hapus Proyek LRT Rute Rawamangun-Dukuh Atas

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang akan menghapus pembangunan proyek LRT rute Velodrome Rawamangun ke Dukuh Atas.

Pemerintah Bakal Tambah Utang Rp1.207,3 Triliun di 2021
Indonesia
Pemerintah Bakal Tambah Utang Rp1.207,3 Triliun di 2021

Defisit menjadi 5,7 persen atau setara Rp1.006,4 triliun dari sebelumnya 5,5 persen.

Tiga Organisasi Besar Mundur, POP Kemendikbud Dinilai Bermasalah
Indonesia
Tiga Organisasi Besar Mundur, POP Kemendikbud Dinilai Bermasalah

POP dan program serupa dalam perencanaannya dilakukan secara terbuka