Langkah MRT Jakarta Biar Bisa Angkut 92 Ribu Orang Per Hari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Januari 2024
Langkah MRT Jakarta Biar Bisa Angkut 92 Ribu Orang Per Hari

MRT. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) menjadi salah satu transportasi publik di Jakarta, yang terintegrasi dengan transportasi lainnya, seperti TransJakarta dan LRT Jakarta, menjadi salah satu pilihan warga memudahkan mobilitas.

Perusahaan layanan transportasi milik daerah ini membidik 33.672.000 pengguna pada 2024 seiring upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meningkatkan mobilitas masyarakat menggunakan transportasi publik dalam aktivitas keseharian.

Baca Juga:

MRT Jakarta Bantah Terima Suap dari Perusahaan Perangkat Lunak Jerman

"Ini berarti sekitar 92 ribu orang per hari, target ini berdasarkan kajian dan hasil capaian MRT Jakarta sepanjang 2023," kata Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Tarigan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/1).

Dari target 70 ribu orang per hari pada akhir 2023, angka keterangkutan (ridership) MRT Jakarta mencapai 91 ribu orang per hari. Selain itu, ketepatan waktu 99,94 persen yang konsisten dihadirkan oleh MRT Jakarta sejak awal operasionalnya.

Ia mengaskan, kondisi itu, menjadi salah satu kunci angka keterangkutan yang terus meningkat setiap tahun.

"Sepanjang 2023, tercatat lebih dari 33 juta orang menggunakan layanan MRT Jakarta yang menunjukkan bahwa sekitar lebih dari 91 ribu orang menggunakan MRT Jakarta setiap hari," katanya.

Ia mengatakan, angka tersebut melonjak jauh dari target semula, yaitu sekitar 70 ribu penumpang per hari atau sekitar 25 juta orang sepanjang tahun. Karena itu, pihaknya menargetkan sekitar 33 juta orang pengguna hingga akhir tahun atau sekitar 92 ribu orang per hari pada 2024 ini.

Mega menegaskan, untuk menaikkan angka keterangkutan, kata Mega, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama industri wisata seperti sektor kuliner, pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata.

"Kerja kolaborasi dengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan. Secara angka, operator pengumpan ini menyumbang sekitar 22 persen angka keterangkutan dari total "ridership" MRT Jakarta.

Untuk meningkatkan minat dan memudahlan transaksi, pengguna dapat menggunakan aplikasi MRT Jakarta di telepon pintar (ponsel) pintar untuk membeli tiket perjalanan. Selain itu, menggunakan poin penggunaan untuk ditukar dengan berbagai promo, menonton film dan bermain gim ponsel.


"Dengan beragam upaya tersebut, MRT Jakarta berharap masyarakat semakin tertarik untuk menggunakan transportasi publik sebagai moda mobilitas sehari-hari," katanya. (Asp)

Baca Juga:

MRT Jakarta Beroperasi Hingga 02.00 WIB di Malam Tahun Baru

#MRT Jakarta #Transportasi #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
PFI Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Sejumlah menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
PFI Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diuji Coba, Kapan Beroperasi untuk Masyarakat?
LRT Kelapa Gading-Manggarai kini mulai diuji coba. Lalu, kapan masyarakat bisa naik transportasi ini?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diuji Coba, Kapan Beroperasi untuk Masyarakat?
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
LRT Kelapa Gading-Manggarai siap diresmikan September 2026. LRT tersebut hanya menempuh waktu 28 menit saja.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
Indonesia
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Mulai Uji Coba, ini Jadwalnya
LRT Velodrome-Manggarai kini sudah mulai uji coba. Ada tiga tahap uji coba yang berlangsung hingga November 2026.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Mulai Uji Coba, ini Jadwalnya
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Mulai Uji Coba, Tempuh 12,2 Km dalam 28 Menit
LRT Kelapa Gading-Manggarai mulai diuji coba pada Kamis, (10/9). Waktu tempuh kereta ini memakan waktu 28 menit.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Mulai Uji Coba, Tempuh 12,2 Km dalam 28 Menit
Indonesia
Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Bisa Gratis, Cek 15 Golongan yang Berhak Mendapatkannya
Pemprov DKI Jakarta menggratiskan MRT, LRT, dan Transjakarta untuk 15 golongan. Cek daftar penerima dan informasi Kartu Layanan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Bisa Gratis, Cek 15 Golongan yang Berhak Mendapatkannya
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Berita Foto
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bungkam usai Diperiksa Tim 9 Kejagung Selama 7 Jam
Tersangka kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah usai mejalani pemeriksaan Tim 9 di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 08 September 2026
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bungkam usai Diperiksa Tim 9 Kejagung Selama 7 Jam
Berita Foto
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Warga berlari di lintasan jogging Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 08 September 2026
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Bagikan