Langgar SE Gibran, Polisi Bubarkan Dua Hajatan Warga Anggota Polsek Jebres dan Satgas COVID-19 bubarkan acara hajatan yang digelar warga, Sabtu (12/6) malam. (MP/Humas Polresta Surakarta)

MerahPutih.com - Jajaran anggota Polsek Jebres membubarkan paksa dua hajatan yang digelar warga di dua lokasi berbeda, Sabtu (12/6).

Kedua hajatan tersebut dibubarkan karena melanggar Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/1653 tentang perpanjangan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro selama 2-15 Juni 2021.

Baca Juga

Ada Klaster Hajatan, Warga Bekasi Dilarang Gelar Resepsi Nikah

Kapolsek Jebres, Kompol Suharmono mengatakan, pihaknya mendapati laporan ada warga menggelar acara hajatan di rumah. Padahal, sesuai SE Wali Kota Solo acara hajatan hanya diperbolehkan digelar di gedung pertemuan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Dua acara hajatan yang kami bubarkan tersebut berupa malam midodareni (malam sebelum acara pernikahan) dan hajatan syukuran kelahiran," kata Suharmono, Minggu (13/6).

Anggota Polsek Jebres dan Satgas COVID-19 bubarkan acara hajatan yang digelar warga, Sabtu (12/6) malam. (MP/Humas Polresta Surakarta)
Anggota Polsek Jebres dan Satgas COVID-19 bubarkan acara hajatan yang digelar warga, Sabtu (12/6) malam. (MP/Humas Polresta Surakarta)

Dikatakannya, pembubaran acara hajatan tersebut berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB. Lokasi pembubaran berada di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

"Kami pun langsung mengambil tindakan dengan meminta agar hajatan dibubarkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan SE Wali Kota Solo, warga diperbolehkan menyelenggarakan hajatan, namun tidak boleh di rumah atau lingkungan tempat tinggal. Melainkan di gedung pertemuan atau hotel.

"Untuk teknis tamunya pun banyu mili dan hidangan harus dibungkus. Hal tersebut menghindari munculnya kerumunan," kata dia.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade safri Simanjuntak mengatakan, jika menemukan kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan memang harus dibubarkan sebagai antisipasi munculnya klaster baru. Sebab, potensi penularan COVID-19 di tengah kerumunan sangat besar.

“Dalam pembubaran kita tetap upayakan secara persuasif untuk menghindari kegaduhan. Kami juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan serta larangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa, guna mencegah penyebaran COVID-19," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Lonjakan Kasus COVID-19 di Kudus Akibat Hajatan Jadi Pelajaran Bagi Daerah Lain

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Tarik Dana Haji, Warga Tidak Bisa Berangkat Seumur Hidup
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tarik Dana Haji, Warga Tidak Bisa Berangkat Seumur Hidup

BPKH dalam penjelasannya hanya mengingatkan jika menarik dana saat ini, masyarakat yang ingin haji kemudian hari harus kembali pada antrean awal, dimana dibutuhkan antrean yang sangat panjang untuk itu.

KPK Periksa Ihsan Yunus Hingga Ketua DPC PDIP Semarang Terkait Kasus Bansos
Indonesia
KPK Periksa Ihsan Yunus Hingga Ketua DPC PDIP Semarang Terkait Kasus Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (Bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Menkumham Yasonna: Pers Tidak Boleh Kalah Hadapi Pandemi COVID-19
Indonesia
Menkumham Yasonna: Pers Tidak Boleh Kalah Hadapi Pandemi COVID-19

COVID-19 tidak hanya berdampak signifikan pada kesehatan masyarakat

KPK Diminta Usut Tuntas Skandal Pajak
Indonesia
KPK Diminta Usut Tuntas Skandal Pajak

Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus skandal perpajakan.

Cara Mencegah COVID-19 Menyerang Ibu Hamil
Indonesia
Cara Mencegah COVID-19 Menyerang Ibu Hamil

Ibu hamil masuk dalam golongan rentan karena selain membutuhkan kesehatan buat dirinya, juga untuk janin di kandungan.

Warga Pralansia di DIY Mulai Dapat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Warga Pralansia di DIY Mulai Dapat Vaksinasi COVID-19

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mempercepat vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat.

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Bogor
Indonesia
KKB Bakar dan Rusak Alat Milik PT Palapa Ring, Jaringan 4G Tidak Berfungsi
Indonesia
KKB Bakar dan Rusak Alat Milik PT Palapa Ring, Jaringan 4G Tidak Berfungsi

Saat ini komunikasi lebih banyak menggunakan fasilitas yang dimiliki Pemda Puncak

 Saat Sikap Sempurna di Jalan dan TikTok Jadi Sarana Warga Peringati HUT RI
Indonesia
Saat Sikap Sempurna di Jalan dan TikTok Jadi Sarana Warga Peringati HUT RI

Warganet paling banyak mengikuti upacara virtual dari akun TikTok Kemkominfo. Angkanya mencapai lebih 45 ribu orang.

Rencana Komjen Listyo Hapus Tilang Ibarat Mengayuh Kapal di Daratan
Indonesia
Rencana Komjen Listyo Hapus Tilang Ibarat Mengayuh Kapal di Daratan

Rencana calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menghapus tilang kendaraan di jalanan dinilai sulit terealisasi.