Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu Jateng Tegur 41 Pasangan Calon Massa pendung bakal pasangan cawali dan cawawali, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh prakosa berkerumun di KPU, Jumat (4/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, melayangkan teguran pada 41 pasangan bakal calon di 21 daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menggelar pilkada serentak 2020. Teguran diberikan karen melanggar protokol kesehatan saat tahapan pendaftaran di KPU pada tanggal 4-6 September.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Anik Solihatun mengatakan, teguran dilayangkan karena hampir semua partai politik yang mendaftarkan bakal paslon tersebut melanggar protokol kesehatan COVID-19.

Teguran diberikan melalui tim sukses (timses), parpol pengusung dan pendukung serta diteruskan pada pasangan bakal calon. Hasil pengawasan Bawaslu, yang menjadi sorotan pelanggaran adalah kerumunan massa, mengabaikan jaga jarak, dan banyaknya pengurus parpol ikut mengantarkan pendaftaran di KPU.

Baca Juga:

PSBB Total DKI Jakarta Masih Belum Disepakati Pusat

"Ada arak-arakan pendukung itu tidak boleh. Kenyataan di lapangan mereka tetap nekat dan terpaksa kami berikan teguran," kata dia

Hasil klarifikasi Bawaslu, kata dia, pasangan bakal paslon dan parpol berdalih arak-arakan massa atas inisiatif warga sehingga diluar perhitungan mereka. Dalam waktu dekat, Bawaslu bakal menagih komitmen timses paslon, pengurus parpol untuk tidak mengerahkan massa dalam tahapan pemilu terutama pada undian nomor urut, dan penetapan paslon.

Kerumunan massa
Massa pendung bakal pasangan cawali dan cawawali, Bagyo Wahyono-FX Supardjo dari independen berkerumun di KPU, Minggu (6/9). (MP/Ismail)

"Jangan sampai kerumunan massa saat pendaftaran terulang pada tahapan pilkada selanjutnya. Kami minta semua yang berkomitmen mematuhi protokol kesehatan," kata dia.

Ia menambahan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP, TNI dan Polri terkait pengamanan tahapan pilkada di Jawa Tengah.

"Kalau mendapati adanya pengerahan massa dan melanggar protokol kesehatan bisa langsung dibubarkan," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Amankan Pilkada, Indeks Kerawanan Jadi Acuan Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Ini Daerah di Yogyakarta yang Diprediksi Kena Cuaca Ekstrem
Indonesia
Ini Daerah di Yogyakarta yang Diprediksi Kena Cuaca Ekstrem

"Kalau di Sleman ada di Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Minggir, Sayegan, Godean,Mlati, Gamping, Depok , Kalasan, Berbah dan Prambanan," katanya.

Tak Dijelaskan Penyebab Meninggal, Jaksa Fedrik Langsung Dimakamkan
Indonesia
Tak Dijelaskan Penyebab Meninggal, Jaksa Fedrik Langsung Dimakamkan

Almarhum yang bernama lengkap Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin itu meninggal dunia pada pukul 11.00 WIB.

 Surabaya Raya Terapkan PSBB, Jumlah Kendaraan di Tol Solo-Ngawi Turun Drastis
Indonesia
Surabaya Raya Terapkan PSBB, Jumlah Kendaraan di Tol Solo-Ngawi Turun Drastis

"Jika dibandingkan pada saat sebelum ada larangan mudik, kendaraan yang masuk jalan Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,43 kilometer sebanyak 16.000-15.000 kendaraan per hari," ujar Wiyono

Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona
Indonesia
Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona

Anies menuturkan, penanganan dan penanggulangan corona diperlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah maupun masyarakat.

Pemprov DKI Bangun Laboratorium Satelit COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Laboratorium Satelit COVID-19

Pemprov juga bakal membangun jejaring dengan 27 laboratorium pemeriksa COVID-19

Mahfud Minta Masyarakat Jangan Takut Kritik Polisi
Indonesia
Mahfud Minta Masyarakat Jangan Takut Kritik Polisi

"Polri harus terus menerus terbuka terhadap kritik, masyarakat juga jangan segan memberikan masukan dan kritik pada polisi," kata Mahfud.

Dua Menteri Purnawirawan Jenderal Polisi dan TNI Harusnya Sinergi Bahas FPI
Indonesia
Dua Menteri Purnawirawan Jenderal Polisi dan TNI Harusnya Sinergi Bahas FPI

Perdebatan antar-menteri di Kabinet Indonesia Maju seharusnya dalam lingkungan internal

Tanggulangi COVID-19, Pemprov DKI Permudah Perizinan Usaha Kesehatan
Indonesia
Tanggulangi COVID-19, Pemprov DKI Permudah Perizinan Usaha Kesehatan

Pihaknya memahami prioritas para Penanggung Jawab fasilitas Kesehatan, Tenaga Kesehatan dan Asisten Tenaga Kesehatan.

Satu Karyawan Bank Mandiri Suspect Corona
Indonesia
Satu Karyawan Bank Mandiri Suspect Corona

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rully Setiawan, mengatakan kesehatan pegawai dan nasabah adalah prioritas.

 Polda Jateng Bongkar 4 Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Beromzet Rp1,2 Miliar
Indonesia
Polda Jateng Bongkar 4 Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Beromzet Rp1,2 Miliar

"Empat pabrik kami temukan berlokasi di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri dan tiga pabrik lokasinya di Kecamatan Gunung Kidul, Yogyakarta," kata dia.