Langgar Protokol Kesehatan, 90 Ribu Warga Jakarta Disanksi Kerja Sosial Satpol PP Jakbar menggelar razia masker dalam program kepatuhan penggunaan masker "Ok Prend" di Pasar Pagi Asemka. (ANTARA/HO-Satpol PP Jakbar)

MerahPutih.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mencatat ada puluhan ribu warga yang ditindak karena tak patuhi aturan protokol kesehatan.

Dari total pelanggaran, 90.277 orang di antaranya dijatuhi sanksi kerja sosial berupa membersihkan jalan dan saluran air. Sedangkan, 11.201 orang dijatuhi hukuman denda.

Baca Juga

Virologi UGM Sebut Vaksin Sinovac Bukan Solusi Hentikan Pandemi

'Kami sedang rumuskan sanksi progresif bagi pelanggaran protokol kesehatan," Kepala Satpol PP DKI, Arifin melalui pesan teks, Kamis, (20/8).

Ia menambahkan, jumlah denda yang terkumpul dari pelanggaran protokol kesehatan mencapai Rp 3,41 miliar sejak awal pelaksanaan PSBB Transisi hingga 18 Agustus kemarin.

"Denda itu dari berbagai pelanggaran protokol kesehatan dari masyarakat maupun badan usaha," kata Arifin.

PSBB transisi di Ibu Kota telah dimulai sejak 5 Juni 2020. Total denda yang diterima dari hukuman perorangan mencapai Rp 1,66 miliar, tempat atau fasilitas umum Rp 597,35 juta, dan kegiatan sosial budaya Rp 250,5 juta.

Fasilitas umum yang telah melanggar protokol kesehatan mencapai 842 tempat. Dari jumlah itu, 163 dijatuhkan hukuman denda dan sisanya 679 teguran tertulis.

Sedangkan kegiatan sosial budaya yang dijatuhi teguran tertulis ada 17 lokasi, denda 37 lokasi dan segel 26 lokasi. Pelanggaran yang paling banyak terjaring adalah penggunaan masker yang mencapai 101.401 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan terjadi penambahan 565 kasus konfirmasi positif COVID-19 di Ibu Kota, pada Rabu (19/8).

“Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 9.047 orang yang masih dirawat atau diisolasi,” ucap Dwi.

Ia menjelaskan, 565 kasus positif itu berasal dari hasil pengetesan Polymerase Chain Reaction atau PCR terhadap 5.095 spesimen.

Menurut Dwi, dari 565 kasus positif yang ditemukan, sebanyak 183 kasus di antaranya merupakan akumulasi data dari tanggal 16 dan 17 Agustus yang baru dilaporkan.

Dengan begitu, secara akumulasi, hingga hari ini telah ditemukan 31.362 kasus positif COVID-19 di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 21.069 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 67,6%, dan 1.046 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,4%.

Dwi mengatakan selama sepekan terakhir pihaknya telah melakukan tes PCR terhadap 44.514 orang. “Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 49.280,” tutur dia.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase pertama sebanyak empat kali.

Kini, pemerintah semakin memperketat pencegahan kerumunan di ruang publik dengan meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dan Kawasan Khusus Pesepeda.

Baca Juga

BPOM Nyatakan Obat COVID-19 Unair Belum Valid karena Beberapa Penyebab

Satuan Polisi Pamong Praja juga diterjunkan ke lapangan setiap harinya dalam rangka Operasi Tertib Masker.

Tujuannya adalah untuk mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, khususnya pemakaian masker selama beraktivitas di luar rumah. Dengan begitu, diharapkan penyebaran COVID-19 dapat ditekan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya
Indonesia
Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya

Benny Wenda tidak sadar dimanfaatkan sebagai proxy oleh negara lain

Kapolda Metro Minta Warga Tak Liburan di Akhir Bulan Ini
Indonesia
Kapolda Metro Minta Warga Tak Liburan di Akhir Bulan Ini

Menjelang libur panjang pada 28-30 Oktober 2020, potensi kenaikan kasus COVID-19 cenderung tinggi.

BUMN Bukit Asam Malah Untung Rp 1 T Lebih Saat Wabah COVID-19
Indonesia
BUMN Bukit Asam Malah Untung Rp 1 T Lebih Saat Wabah COVID-19

Ketika dunia dihantam wabah virus corona COVID-19 dan melemahnya harga serta permintaan batu bara.

KPK Kawal Pengadaan Vaksin COVID-19
Indonesia
KPK Kawal Pengadaan Vaksin COVID-19

KPK akan mendampingi bagaimana agar kemudian vaksin ini efektif meyembuhkan COVID-19

Disebut Matanya Rusak Gegara Disiram Air Aki, Novel tidak Terima
Indonesia
Disebut Matanya Rusak Gegara Disiram Air Aki, Novel tidak Terima

Ada satu dakwaan primair yang dibacakan disertai dua dakwaan subsider

Oknum Petugas Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Oknum Petugas Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

Oknum petugas pengecekan rapid test virus COVID-19 berinisial EFY yang diduga melecehkan dan memeras wanita berinisial LHI telah ditetapkan jadi tersangka.

Massa Aksi 212 di Depan Gedung DPR Tak Indahkan Protokol Kesehatan COVID-19
Indonesia
Massa Aksi 212 di Depan Gedung DPR Tak Indahkan Protokol Kesehatan COVID-19

Terlihat massa aksi memanjang spanduk Habib Rizieq Shihab di jembatan penyeberangan orang (JPO) depan gedung DPR/MPR RI.

Anggota Komisi III Ini Siap Tampung Informasi Soal Kematian Pengawal Rizieq
Indonesia
Anggota Komisi III Ini Siap Tampung Informasi Soal Kematian Pengawal Rizieq

Investigasi khusus ini harus melibatkan Komnas HAM

Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM
Indonesia
Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM

Polri membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM terkait penembakan anggota laskar Front Pembela Islam (FPI).

Yusril Tegaskan Presiden dan Mendagri tak Bisa Copot Kepala Daerah
Indonesia
Yusril Tegaskan Presiden dan Mendagri tak Bisa Copot Kepala Daerah

Pemakzulan kepala daerah tidak bisa melalui instruksi presiden atau mendagri