Langgar Prokes, Simpatisan FPI Dihukum Nyapu Jalanan Antrean kendaraan melintas di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat menjelang acara Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Sabtu (14/11) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan, pihaknya tidak hanya memberikan sanksi denda Rp50 juta kepada keluarga Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Sejumlah simpatisan FPI juga dihukum kerja bakti membersihkan fasilitas umum, seperti menyapu jalanan dan mengumpulkan sampah yang ada di sekitar lokasi acara.

Mereka dihukum setelah tertangkap tidak mengenakan masker saat datang ke acara pernikahan anak Rizieq, Syarifah Najwa Shihab yang berlangsung di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/11) malam.

Baca Juga

Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta

“Sanksi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta berupa Rp 50 juta denda langsung diselesaikan dibayar itu dendanya yang Rp50 juta, ada kurang lebih 37 orang juga yang tidak menggunakan masker sudah diberikan sanksi denda dan kerja sosial,” kata Riza kepada wartawan, Minggu (15/11).

Diketahui acara itu dinyatakan melanggar protokol kesehatan COVID-19, sehingga membuat Satpol PP DKI Jakarta memberikan sanksi denda Rp50 juta kepada keluarga Rizieq. Riza berharap, pelanggaran yang dilakukan Rizieq menjadi pelajaran bagi semua warga Jakarta.

Kendati demikian, Riza tidak melarang adanya hajatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi asalkan mengikuti peraturan pencegahan penularan corona.

Baca Juga

Persipura Protes Polisi Beri Izin Pernikahan Putri Rizieq Shihab

“Mudah-mudahan ke depan kita semua bisa melaksanakan rangkaian kegiatan yang lebih baik lagi melakukan protokol kesehatan,” kata Riza. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 KPK Bantah Bahas Perkara Dalam Pertemuan dengan Pimpinan MPR
Indonesia
KPK Bantah Bahas Perkara Dalam Pertemuan dengan Pimpinan MPR

Lebih lanjut, Ali menyatakan bahwa pimpinan KPK dan pimpinan MPR melakukan pertemuan resmi dan bukan pertemuan individu.

Ini Fokus Penanganan Banjir Jakarta Kata Wagub
Indonesia
Ini Fokus Penanganan Banjir Jakarta Kata Wagub

Pemprov DKI Jakarta tengah mengupayakan program pelebaran sungai dengan tujuan memperluas volume tampungan air.

Pemred Tirto dan Tempo bakal Diperiksa soal Dugaan Peretasan Situs Web
Indonesia
Pemred Tirto dan Tempo bakal Diperiksa soal Dugaan Peretasan Situs Web

Pemeriksaan pelapor dijadwalkan Rabu (2/9) mendatang.

Jumlah Kematian akibat Virus Corona di AS Lampaui 3.000
Indonesia
Jumlah Kematian akibat Virus Corona di AS Lampaui 3.000

Amerika Serikat memiliki angka kematian harian tertinggi pada Senin dengan lebih dari 500 kematian baru.

Dukung MotoGP, 915 Rumah Warga NTB Selesai Dirombak
Home Lifestyle
Dukung MotoGP, 915 Rumah Warga NTB Selesai Dirombak

Paling tidak, total anggaran pelaksanaan program Sarhunta untuk 915 unit rumah sekitar Rp62,22 miliar.

Mayoritas Senator Tolak Pilkada Desember
Indonesia
Mayoritas Senator Tolak Pilkada Desember

Agustin Teras Narang secara resmi mengirim surat kepada pimpinan DPD RI untuk menyatakan penolakan agenda politik tersebut di masa pandemi Covid-19.

Pangdam Jaya: Pasien COVID-19 di Jakarta Diprediksi Capai 8 Ribu
Indonesia
Pangdam Jaya: Pasien COVID-19 di Jakarta Diprediksi Capai 8 Ribu

Eko membeberkan hasil simulasi dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) DKI Jakarta.

Jaksa KPK yang Tangani Kasus Akil Mochtar Juga Ditarik ke Kejagung
Indonesia
Jaksa KPK yang Tangani Kasus Akil Mochtar Juga Ditarik ke Kejagung

Jaksa Pulung Rinandoro dan Dwi Aries Sudarto telah bertugas di KPK selama 10 tahun

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Sekolah Dijadikan Lokasi Isolasi Corona
Indonesia
Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Sekolah Dijadikan Lokasi Isolasi Corona

"Jangan sampai di kawasan zona biru justru menjadi zona merah dengan kebijakan yang dikeluarkan," terang dia.