Langgar Prokes PPKM Level 3, Pol PP Tutup Kafe Holywings Kemang Selama 3 Hari Kerumunan Holiwings Kemang. (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Satpol PP DKI Jakarta resmi menutup sementara lokasi Kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan, karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Sanksi yang dikenakan berupa penutupan selama tiga hari mulai Minggu (5/9).

Kafe Holywings kedapatan beroperasi hingga tengah malam dan menimbulkan kerumunan pada Minggu (5/9) dini hari lalu saat patroli gabungan Polda Metro dan Pemprov DKI dalam PPKM Level 3.

Baca Juga:

Protokol Kesehatan Sambut Anak Yang Datang ke Sekolah

"Dikenakan sanksi Penutupan Sementara 3x24 jam oleh Petugas Satpol PP DKI Jakarta Minggu (5/9) setelah ditemukan terjadi pelanggaran ketentuan PPKM level 3," tulis Intagram Satpol PP DKI, Senin (6/9).

Sanksi Pembekuan Izin Usaha sesuai Perda nomor 2 tahun 2020 dan Pergub nomor 3 tahun 2021 akan diberlakukan kepada manajemen Holywings apabila kembali ditemukan melakukan pelanggaran ketentuan usaha di masa pandemi.

Satpol PP DKI pun mengimbau kepada pemilik usaha di Jakarta untuk taat menjalani protokol kesehatan dalam membantu pemerintah guna memotong penyebaran kasus COVID-19.

Kerumunan di Holiwings Kemang. (Foto: Tangkapan Layar)
Kerumunan di Holiwings Kemang. (Foto: Tangkapan Layar)

"Mohon kesadaran kepada semua pihak pelaku usaha untuk bersama mematuhi ketentuan dalam pengendalian penyebaran Covid 19 di ibukota," lanjutnya.

Kerumunan di Kafe Holywings sempat viral di media sosial Istagram. Tampak pelanggan berkerumun di lokasi. Dalam video itu ada pengunjung yang menggunakan masker dan ada pula yang tidak menggunakan masker.

Polisi pun mengimbau pengunjung untuk bubar. Saat diminta untuk bubar para pengunjung langsung beberes angkat kaki dari kafe tersebut. (Asp)

Baca Juga:

Pandemi Menurun, Anies Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen
Indonesia
Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 836.687 kasus. Dari jumlah tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 813.898 dengan tingkat kesembuhan 97,3 persen, dan total 12.908 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen.

Gibran Ungkap Usahanya dan Jokowi Diberikan ke Kaesang
Indonesia
Gibran Ungkap Usahanya dan Jokowi Diberikan ke Kaesang

Pembelian saham yang nilainya hampir mencapai Rp 100 miliar itu dipertanyakan sejumlah pihak terkait sumber dana itu didapat dari mana saja.

Bantah MAKI, KPK: Kasus TPPU Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Masih Berjalan
Indonesia
Bantah MAKI, KPK: Kasus TPPU Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Masih Berjalan

KPK membantah pernyataan MAKI yang menyebut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari mangkrak.

Jokowi Minta Gesekan TNI-Polri Disudahi
Indonesia
Jokowi Minta Gesekan TNI-Polri Disudahi

TNI-Polri merupakan alat negara paling depan dalam menjaga pertahanan dan keamanan NKRI

Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota Semanggi
Indonesia
Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota Semanggi

Kendaraan di belakangnya dan seterusnya juga tidak dapat menjaga jarak

Kemensos Salurkan Bantuan ke Pengungsi Yalimo Papua
Indonesia
Kemensos Salurkan Bantuan ke Pengungsi Yalimo Papua

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi di pengungsian Yalimo, Papua, Senin (5/7) pagi.

Anak Buah Anies Tegur Kontraktor Sumur Resapan
Indonesia
Anak Buah Anies Tegur Kontraktor Sumur Resapan

Yusmada Faizal memanggil rekanan proyek/kontraktor dari pekerjaan drainase vertikal untuk dilakukan evaluasi langsung di lokasi

Rencana Anies setelah tak Lagi jadi Gubernur DKI Jakarta
Indonesia
Rencana Anies setelah tak Lagi jadi Gubernur DKI Jakarta

Anies Baswedan mengaku memiliki rencana untuk melancong ke wilayah-wilayah Indonesia, setelah lepas dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2022.

Gempa Bumi di Sukabumi Masuk Kategori Gempa Interface
Indonesia
Gempa Bumi di Sukabumi Masuk Kategori Gempa Interface

Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada endapan kuarter dan batuan berumur tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan gempa bumi.