Langgar Aturan PSBB, Kafe dan Hotel Transit di Jaktim Disegel Ilustrasi (Antaranews)

Merahputih.com - Petugas gabungan di wilayah Jakarta Timur menyegel kafe dan hotel transit di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur karena melewati batas waktu operasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Kafe dan tempat penginapan transit tersebut ditutup sementara selama tiga hari. Pemilik hotel transit itu akan dikenakan sanksi berupa denda administrasi sesuai dengan aturan yang berlaku dalam PSBB.

Baca Juga:

Sempat Molor Pendistribusian, Pimpinan DPRD Apresiasi Bansos Anies Tahap Kedua

"Namun nominalnya diserahkan pada pihak kecamatan," ungkap Lurah Pinang Ranti, Haris Indrianto, Minggu (24/1).

Ilustrasi: Satpol PP Solo, Jawa Tengah menutup tempat usaha yang melanggar aturan PPKM, Kamis (21/1). (MP/Ismail)

Pemilik tempat penginapan akan dipanggil ke Kecamatan Makasar Senin (25/1) besok untuk proses penindakan lebih lanjut.

Sementara di wilayah Kelurahan Lubang Buaya, petugas mengamankan 25 remaja yang sedang berkerumun di pinggir Jalanl Al Baidho RW 09.

Baca Juga:

Pemerintah Buka Suara Soal Jumlah Positif Corona Kerap Melonjak Drastis

Lurah Lubang Buaya, Dede Syaipulah menjelaskan, pihaknya juga menjatuhkan sanksi kerja sosial kepada satu pedagang minuman di lokasi tersebut.

"Kita lakukan pembinaan dan orang tua mereka kita panggil ke kelurahan untuk membuat surat pernyataan," terangnya. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
IPW Duga Wakapolri Gatot Eddy Disiapkan Gantikan Idham Azis
Indonesia
IPW Duga Wakapolri Gatot Eddy Disiapkan Gantikan Idham Azis

IPW membeberkan sosok siapa calon Kapolri pengganti Idham Azis yang bakal pensiun pertengahan Januari mendatang.

Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 5 Ribu Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 5 Ribu Orang

Selama sehari terakhir ini atau pasien sembuh dibandingkan data hari sebelumnya mengalami penambahan sekitar 53 orang

Antisipasi Resesi Ekonomi, DPR Minta Percepat Program Perlindungan Warga Miskin
Indonesia
Antisipasi Resesi Ekonomi, DPR Minta Percepat Program Perlindungan Warga Miskin

Kebijakan dan anggaran untuk rakyat miskin dan rakyat terdampak harus benar-benar bisa dieksekusi cepat dan tepat,

Pasien Positif COVID-19 DKI Jakarta Capai 377 Orang, 32 Meninggal Dunia
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 DKI Jakarta Capai 377 Orang, 32 Meninggal Dunia

Data itu tercatat pada Selasa (24/3) sekira pukul 14.20 WIB.

Warga AS Terpilih Jadi Bupati, Bawaslu Sabu Raijua: Dia Lakukan Pembohongan Publik
Indonesia
Warga AS Terpilih Jadi Bupati, Bawaslu Sabu Raijua: Dia Lakukan Pembohongan Publik

Bawaslu Sabu Raijua menilai perbuatan yang dilakukan oleh bupati terpilih kabupaten itu Orient Riwu Kore adalah pembohongan publik.

2 Warga dan 1 Tentara Tewas Ditembak, Kafe RM Ditutup Permanen
Indonesia
2 Warga dan 1 Tentara Tewas Ditembak, Kafe RM Ditutup Permanen

Kafe Raja Murah sudah tiga kali melanggar protokol kesehatan saat pandemi COVID-19.

Kolam Renang Megah Rp401 Miliar di Papua Telah Rampung
Indonesia
Kolam Renang Megah Rp401 Miliar di Papua Telah Rampung

Kolam ini juga dilengkapi sistem dan peralatan dengan teknologi modern, seperti dinding kolam dari panel baja modular lalu dilapisi membran PVC liner agar terhindar dari risiko kebocoran untuk jangka waktu yang panjang.

Fraksi PSI Anggap Perpanjangan Kontrak dengan PT Aetra Rugikan Pemprov DKI
Indonesia
Fraksi PSI Anggap Perpanjangan Kontrak dengan PT Aetra Rugikan Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan memperpanjang kontrak pengelolaan air bersih Jakarta kepada PT Aetra Air Jakarta.

Perintah Luhut Kendalikan Pandemi COVID-19 di 9 Provinsi
Indonesia
Perintah Luhut Kendalikan Pandemi COVID-19 di 9 Provinsi

Presiden meminta agar target itu dapat tercapai dalam waktu dua pekan ke depan. Satgas telah menyiapkan beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengawalinya.

Pengamanan Kedatangan Rizieq Shihab Tidak Perlu Berlebihan
Indonesia
Pengamanan Kedatangan Rizieq Shihab Tidak Perlu Berlebihan

Habib Rizieq dilindungi dari bandara menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat dan tidak boleh ada tindakan represif.