Lakukan Teknik Pernapasan ini untuk Atasi Rasa Cemas Latihan pernapasan dapat meredam stres, kecemasan dan depresi. (Foto: Unsplash/Simona Andreas)

TAHUN 2020 adalah tahun yang mengejutkan bagi sebagian orang. Semua peristiwa menggelisahkan, menjengkelkan, dan memicu kecemasan terjadi di tengah pandemi COVID-19. Jika kamu tengah diliputi perasaan kecemasan, ada cara untuk mengatasi rasa cemas. Salah satunya latihan teknik pernapasan.

"Pernapasan adalah alat yang hebat untuk mengurangi fokus pikiran atau oleh sebab eksternal yang mungkin menyebabkan Anda cemas," kata Jasmine Marie, praktisi meditasi pernapasan, seperti dikutip Refinery29.

Baca Juga:

Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Menurut praktisi tersebut, manusia kini hidup pada masa di mana sangat normal untuk mengalami serangan depresi, kecemasan, dan stres. Latihan teknik pernapasan, jelas dia, tidak untuk melepaskan seseorang dari emosi yang datang, tapi membantu memproses emosi dan tidak merasa terbebani oleh emosi.

Latihan teknik pernapasan salah satu cara efektif untuk menenangkan diri dan meredakan perasaan cemas. Studi yang diterbitkan secara online di Journal of Psychiatric Practice mendukung hal ini. Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Boston menemukan bahwa latihan pernapasan dapat memperbaiki gejala depresi dan kecemasan, baik dalam jangka pendek maupun secara kumulatif dalam jangka panjang.

Kamu dapat melakukan latihan pernapasan kapanpun membutuhkannya. Seperti saat beristirahat sejenak pada waktu istirahat kerja atau menjelang malam hari. Sementara durasinya disesuaikan dengan kebutuhan. "Dalam sesi intensif, kamu bisa bernapas selama 35 menit dengan pola tertentu. Kamu juga bisa melakukan ini hanya selama dua menit," katanya.

Baca Juga:

Mengatasi Kecemasan Berlebih Selama Pandemi COVID-19, Begini Kiatnya!

Praktisi pernapasan Marie memandu tiga teknik pernapasan yang kerap dia gunakan pada kliennya untuk membantu menenangkan pikiran, menenangkan rasa cemas, dan menurunkan tingkat stres.

Latihan 1

cemas
Hembuskan napas sambil mendesah. (Foto: Pexels/Ingrid Santana)

Hirup udara melalui mulut yang terbuka lebar, lalu hembuskan napas sambil mendesah. Ketika ada sesuatu yang membuat frustrasi,kamu cenderung akan mendesah. Ini adalah pelepasan tubuh yang alami, dan latihan pernapasan berhubungan dengan bagaimana tubuh secara alami melepaskan energi yang terpendam. Kamu tidak perlu hanya menghela napas dengan tenang, bahkan bisa menghembuskan napas dengan menjerit.

Latihan 2

cemas
Buang napas melalui mulut. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Bagi mereka yang lebih banyak bekerja memakai otak kanan. Bernapas lewat hidung merupakan solusi ampuh. Tekan lubang hidung kiri dan tarik napas melalui hidung kanan, lalu buang napas melalui mulut. Kemudian, tekan lubang hidung kanan kamu, tarik napas melalui kiri, dan buang napas melalui mulut. Begitu seterusnya selama yang kamu inginkan.

Latihan pernapasan ini adalah teknik yang baik bagi si pemikir yang terlalu aktif sepanjang hari. Di dalamnya terdapat sentuhan juga memberikan suatu fokus pada pikiran.

Latihan 3

cemas
Hirup udara melalui mulut. (Foto: Pexels/VisionPic.net)

Latihan ketiga serupa dengan yang pertama, yaitu bernapas melalui mulut, dengan sedikit perbedaan. Hirup udara melalui mulut lalu keluarkan juga lewat mulut, tetapi semuanya terhubung. Tidak ada perhentian di antara setiap napas. Mulut sebaiknya tetap terbuka lebar saat kamu menyelesaikan teknik latihan ini hingga merasa rileks. (ahmad dhani)

Baca Juga:

Memulai Berkebun untuk Mengobati Anxiety



Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH