Kuliner
Laksamana Mengamuk Pereda Dahaga saat Berbuka Puasa Es laksamana mengamuk khas Riau. (foto: Instagram @reseppraktisharian)

ANEKA jenis es sudah pasti jadi incaran saat berbuka puasa. Dingin dan manisnya sajian es efektif memadamkan haus dan lapar setelah puasa seharian. Bagi warga Riau, salah satu sajian es favorit untuk berbuka puasa ialah es laksamana mengamuk. Dari namanya mungkin terdengar aneh. Nama itu diambil dari sebuah cerita tentang seorang laksamana yang istrinya diambil pergi oleh pemilik kebun kuini.

Konon, sang laksamana yang mengetahui istrinya diambil mengamuk hingga ke kebun kuini. Pedang yang diayunkan mengenai buah-buah kuini hingga berjatuhan. Buah yang berjatuhan dan terpotong-potong tersebut diceritakan dikumpulkan warga dan kemudian lahirlah jenis minuman berbahan kuini tersebut.

BACA JUGA:

Manis, Gurih, Legit, Awali Buka Puasa dengan Serabi Khas Nusantara

Laksamana mengamuk merupakan minuman khas dari Provinsi Riau. Di daerah asalnya, minuman manis penggugah selera ini biasa ada pada saat bulan Ramadan. Banyak warga yang menjajakan laksamana mengamuk di jalan-jalan sehingga sajian ini mudah didapatkan sebagai menu berbuka puasa.

Sajian khas ini berbahan dasar buah kuini dicampur dengan gula cair dan santan. Buah kuini atau kuweni/kweni banyak ditemukan di Riau, dan umumnya di Pulau Sumatra. Buah ini sejenis mangga-manggaan yang harum dan lebut dagingnya.

Es laksamana mengamuk memiliki rasa sangat khas dari buah kuini. Harum kuini dipadu dengan gula cair dan santan, kemudian dicampur es sangatlah menyegarkan. Buah kuini yang manis dan asam, sedikit berserat, merupakan favorit sebagai pelepas dahaga. Warnanya yang kuning tentu saja sangat menggugah selera.

es laksamana mengamuk
Es laksamana mengamuk memiliki rasa sangat khas dari buah kuini. (foto: Instagram @hildanar80)

Kamu juga bisa membuat es laksamana mengamuk di rumah. Cara pembuatannya juga sangat mudah. Berikut resep es laksamana mengamuk khas Riau yang diambil dari Cookpad.

BAHAN-BAHAN:

2 buah kuieni matang, kupas potong dadu

1 sdm biji selasih,rendam air panas

400 ml santan

Gula pasir sesuai selera

1 lembar daun pandan

Es batu secukupnya

Langkah pembuatan

1. Rebus santan, daun pandan serta gula hingga gula larut dan mendidih, jangan sampai pecah santan. Matikan kompor, dinginkan.

2. Tata es batu, kuini lalu siram dengan kuah santan,terakhir tambahkan biji selasih. Es laksamana mengamuk siap disantap. (dwi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Item Fesyen Terbaik Dari Koleksi Palace Summer 2021
Fashion
4 Item Fesyen Terbaik Dari Koleksi Palace Summer 2021

Ada jaket, topi, hoodie, dan sweater

Drama Korea di Netflix yang Buat Banjir Air Mata
ShowBiz
Drama Korea di Netflix yang Buat Banjir Air Mata

Ini dia 5 K-Drama sedih yang harus kamu tonton saat kamu sedang ingin menangis.

Konsep Seragam 'Edgy' nan 'Bold' Pada Koleksi Jenahara di JFW 2021
Fashion
Konsep Seragam 'Edgy' nan 'Bold' Pada Koleksi Jenahara di JFW 2021

Konsep Seragam 'Edgy' nan 'Bold' ini timeless.

OnePlus Luncurkan Flagship terbarunya Nord 2 5G
Fun
OnePlus Luncurkan Flagship terbarunya Nord 2 5G

OnePlus menegaskan bahwa mereka tetap berfokus untuk menghadirkan ponsel flagship namun dengan harga yang terjangkau.

Biar Tidak Sendat, Rawat Pintu Geser Mobil
Fun
Biar Tidak Sendat, Rawat Pintu Geser Mobil

Pintu geser mobil butuh perawatan.

Makan Biji Jeruk Bakal Tumbuh Pohon di Kepala
Fun
Makan Biji Jeruk Bakal Tumbuh Pohon di Kepala

Orangtua kerap mengatakan kalau biji buah tertelan bisa tumbuh pohon di kepala.

Amazon.com Bantah Tertarik pada Bitcoin
Fun
Amazon.com Bantah Tertarik pada Bitcoin

Pembayaran dengan Bitcoin diberlakukan akhir tahun 2021, menurut paparan ....

Terkonfirmasi, Hyun Bin dan Son Ye-jin Pacaran
ShowBiz
Terkonfirmasi, Hyun Bin dan Son Ye-jin Pacaran

Dikonfirmasi agensi kedua selebritas itu.

Kembung dan Begah Sehabis Makan? Ini Penyebabnya
Fun
Kembung dan Begah Sehabis Makan? Ini Penyebabnya

Ketahui kenapa kamu bisa kembung setelah makan.

Perona Lahir dari Kungkungan Pandemi
ShowBiz
Perona Lahir dari Kungkungan Pandemi

Berangkat dari tekanan pandemi yang justru memancing kreativitas.