Lahir Ambisi dalam Hidroponik Tangerang Raya Kebun hidroponik milik Zaky yang berada dipinggir Bandara Soetta (Foto: Raymi)

APA itu hidroponik? Bercocok tanam? mana sempat bercocok tanam di kota Tangerang yang sudah termakan aspal ini? bercocok tanam kan harus membutuhkan lahan luas, sangat luas malah.

Eits, tunggu dulu, hidroponik tidak serumit dan tidak secapek itu. Sebelumnya, arti hidroponik ialah bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Budidaya tanaman hidroponik lebih mengutamakan penggunaan air yang sudah memiliki campuran nutrisi. Asal usul hidroponik berasal dari kata Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang artinya daya.

Baca juga:

Mengubah Gaya Hidup lewat Dokumenter Minimalis

Hidroponik Tangerang Raya atau biasa di sebut HITARA adalah sebuah komunitas hidroponik yang mencakup Tangerang Raya. HITARA ini berkomitmen memasyarakatkan hidroponik dan membantu perekonomian masyarakat dengan hidroponik, sehingga dari ilmu yang dimiliki tiap anggota dapat mengajak masyarakat untuk mengenal prospek hidroponik di Indonesia.

Anggota komunitas HITARA kopdar sebelum pandemi (Foto: doc. facebook HITARA)
Anggota komunitas HITARA kopdar sebelum pandemi (Foto: doc. facebook HITARA)

Abu Fairuz, salah satu pengurus dan pendiri HITARA mengatakan kepada Merahputih bahwa kegiatan komunitas selama pandemi COVID-19 terbatas.

"Sebelum pandemi kita ada rutin pelatihan hidroponik buat pemula sebanyak dua kali tiap tahunnya. Dulu juga sering kopdar (berkumpul), serta pemantauan petani hidroponik atau produsen pupuk yang aktif di antara anggota. Sekarang (masa pandemi) hanya membina petani via group WA (WhatsApp)," Kata Abu, ketika diwawancarai.

Baca juga:

Dog Meat Free Indonesia Kampanyekan Stop Perdagangan dan Konsumsi Daging Anjing

Tugas terbaru para pengurus HITARA yang terdiri empat orang termasuk Abu Fairuz adalah membuat spesialisasi produk. Maksudnya, mengajak petani agar menanam jenis tertentu sayuran atau buah-buahan, karena jika hal itu terjadi, Abu mengkhawatirkan akan terjadi panen raya yang berdampak pada jatuhnya harga.

"Misalnya petani satu bermain pada kangkung saja, ada yang bermain dengan melon saja, dan ada yang hanya pakcoy saja," Tutur Abu.

Panen raya yang dimaksud adalah sebagian besar petani menanam jenis yang sama dengan petani lainnya dan panen dalam waktu yang bersamaan sehingga menjatuhkan harga pasar.

Ambisi membangun kampung Hidroponik

Kegiatan karang taruna membuat sebuah media hidroponik (Foto: doc zaky)
Kegiatan karang taruna membuat sebuah media hidroponik (Foto: doc zaky)

Ketika mempunyai sebuah pengalaman atau ilmu, kamu pasti bingung harus diapakan. Ilmu atau pengalaman yang kamu dapatkan kalau didiamkan akan pudar dan tidak berguna nantinya.

Zaky, warga Desa Rawa Rengas Kosambi, yang bisa dikatakan petani pemula hidroponik, 'murid' Abu Fairuz. Zaky yang memiliki ilmu dan pengalaman dari mentor Abu, membuat ia melihat peluang bahwa ada yang bisa digali di desanya.

Baca juga:

Gowes ke Kantor ala Komunitas Bike to Work

Walaupun hanya sekadar hobi saja, Zaky ternyata memiliki harapan besar. Harapan besar tersebut adalah mengajak warga di desanya untuk bertani hidroponik. Melalui karang taruna, Zaky berhasil menggerakan masyarakat untuk beramai-ramai bergotong royong membuat sebuah lahan sebagai sarana bercocok tanam.

"Walaupun dana terbatas, tapi dengan dukungan lurah dan warga, membuat kami (warga desa Rawa Rengas) semakin bersemangat," Ungkap Zaky ketika diwawancara.

Karang taruna sedang membersihkan lahan (Foto: doc Zaky)
Karang taruna sedang membersihkan lahan (Foto: doc Zaky)

Zaky berharap bahwa dengan terbentuknya sebuah kampung hidroponik, dapat menunjang atau minimal untuk ketahanan pangan keluarga yang bertani. Sebagai info kampung hidroponik itu tidak semuanya hidroponik, namun tetap didominasi oleh tanaman sayur dan buah hidroponik.

Dari sebuah komunitas regional HITARA, yang awalnya terdiri dari puluhan orang kini menjadi kurang lebih 2600 ribu anggota di Facebook melahirkan salah satu orang yang memiliki ambisi cemerlang untuk daerahnya, yaitu Zaky. Zaky yang hanya menjadikan hidroponik sebagai hobi kini mempunyai ambisi yang membuat warga di desanya memiliki ketahanan pangan yang cukup. (Ray)

Baca juga:

Kilas Balik Komunitas Banteng Muda Sepanjang 2018


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH