Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru Pemakaman COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) khusus jenazah COVID-19 di DKI Jakarta dikabarkan penuh. Pasalnya, jumlah kematian pasien corona di ibu kota tergolong tinggi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta, masyarakat tidak perlu khawatir. Pihaknya, kata Ariza, akan terus menambah lahan untuk TPU khusus jenazah pasien COVID-19.

Baca Juga

Zinedine Zidane Positif COVID-19

“Kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/1).

Ariza mengakui beberapa TPU yang disediakan Pemprov DKI untuk pemakaman jezanah dengan protap COVID-19 hampir penuh seperti TPU Pondok Ranggon (Jakarta Timur), TPU Tegal Alur (Jakarta Barat) dan TPU Srengseng Sawah (Jakarta Selatan).

Karena itu, kata dia, pihaknya telah menyiapkan lagi beberapa TPU untuk menampung jenazah yang dimakamkan dengan protap. Seperti TPU Bambu Apus (Jakarta Timur), TPU Dukuh (Jakarta Timur), TPU Semper (Jakarta Utara), dan TPU Joglo (Jakarta Barat).

“Jadi, sekalipun di TPU Srengseng Sawah sudah penuh, itu sudah disiapkan tempat lain, termasuk di TPU Rorotan,” tandas dia.

Pemakaman protokol COVID-19 di Jakarta. (Foto: Antara)
Pemakaman protokol COVID-19 di Jakarta. (Foto: Antara)

Secara umum, kata Ariza, masalah tanah untuk tempat pemakaman tidak dialami oleh Jakarta saja. Bahkan, menurut dia, hampir di seluruh dunia juga mengalami masalah yang sama khususnya terkait dengan tanah baik untuk gedung, jalan, waduh, RTH, taman termasuk untuk pemakaman.

“Kan itu kompleksitas masalah ibu kota di seluruh dunia, termasuk tanah untuk pemakaman,” jelas Ariza.

Ia juga memastikan terus meningkatkan kapasitas rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jakarta secara bertahap untuk mengantisipasi lonjakan kasus, khususnya bagi pasien yang membutuhkan perawatan. (Knu)

Baca Juga

Bupati Sleman Positif COVID-19 Setelah Divaksin, Kemenkes Duga Virus Tengah Inkubasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kabareskrim Tegaskan Hukum Anggotanya yang Bersekongkol dengan Djoko Tjandra
Indonesia
Kabareskrim Tegaskan Hukum Anggotanya yang Bersekongkol dengan Djoko Tjandra

"Kalau memang terbukti saya akan lakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat," kata dia

Update Corona DKI Jumat (12/6): 8.628 Positif, 3.781 Orang Sembuh
Indonesia
Bangun Kampung Akuarium, PDIP Nilai Anies Langgar Perda RDTR
Indonesia
Bangun Kampung Akuarium, PDIP Nilai Anies Langgar Perda RDTR

Menurut Gembong, kebijakan penataan itu memang langkah Anies dalam menunaikan janji kampanye Pilkada DKI 2017 lalu.

Takut Efek Samping, Alasan Warga Bakal Tolak Vaksinasi
Indonesia
Takut Efek Samping, Alasan Warga Bakal Tolak Vaksinasi

Program vaksinasi di Jawa Timur, digelar dengan mengutamakan wilayah Surabaya Raya: Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Pemerintah Harus Cari Solusi Selesaikan Konflik di Papua
Indonesia
Pemerintah Harus Cari Solusi Selesaikan Konflik di Papua

TNI dan Polri untuk meningkatkan pengamanan di wilayah penerbangan sipil Papua, setelah terjadinya penyanderaan pesawat perintis.

Kubu Rizieq Sebut Putusan Hakim PN Jaksel Sesat
Indonesia
Kubu Rizieq Sebut Putusan Hakim PN Jaksel Sesat

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab menganggap putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sesat.

KPU Diminta Bikin Pakta Integritas Kepatuhan Protokol Kesehatan Paslon
Indonesia
Sepanjang Januari-Desember 2020, Neraca Perdagangan Surplus USD21,74 miliar
Indonesia
Sepanjang Januari-Desember 2020, Neraca Perdagangan Surplus USD21,74 miliar

Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan impor yang besar adalah bawang putih, mesin AC dan buah-buahan seperti jeruk mandarin dan apel segar yang diimpor dari Tiongkok.

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Disdik Solo Berlakukan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh
Indonesia
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Disdik Solo Berlakukan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

"Pembelajaran jarak jauh berlaku seluruh sekolah negeri dan swasta dari tingkat PAUD, SMP, SMK, dan SMA," kata dia.

Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta
Indonesia
Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta

Lebih lanjut, kata Eko, penanganan corona memang harus fokus langsung pada lokasi-lokasi yang memang menjadi episentrum di setiap kelurahan dan RW.