Lagi Proses Lelang Terbuka, Anies Lantik Sri Haryati Jadi Penjabat Sekda DKI Pelantikan Sekda DKI Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sri Haryati, di Balai Agung, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Rabu (7/10) siang.

Anies meminta Sri dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya selama 3 bulan atau sampai ada sekda definitif, yang kini roses seleksi terbuka sedang berlangsung.

Anies menegaskan, penjabat sekda bukan tugas yang ringan, karena diamanatkan untuk menjalankan fungsi Sekretaris Daerah di masa krisis di tengah pandemi ini.

Baca Juga:

Pemprov Telusuri Pejabat Kontak dengan Sekda Saefullah

"Satu adalah krisis kesehatan karena COVID-19 dan Jabodetabek adalah salah satu episentrum terbesar. Yang kedua adalah kondisi perekonomian yang melemah. Ketiga kondisi sosial yang sedang dinamis pada hari-hari ke depan. Ditambah lagi siklus pemerintahan pada bulan-bulan ini adalah siklus pembahasan perubahan APBD 2020 dan perencanaan APBD 2021," kata Anies Rabu (7/10).

Penghormatan terakhir pada almarhum Sekda DKI Jakarta Saefullah di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)
Penghormatan terakhir pada almarhum Sekda DKI Jakarta Saefullah di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)

Karena itu, kata dia, tidak ada kesempatan untuk leha-leha, harus langsung bergerak dengan cepat. Kinerja Sri pun sudah teruji selama 3 minggu menjalankan peran sebagai Plt Sekda DKI. Sri pun diketahui kini masih menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan keuangan Setda DKI.

"Kecepatan itu dipertahankan, sehingga seluruh tantangan yang ada di depan kita bisa berjalan dengan baik," ungkap Anies.

Anies menjelaskan, pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah ini disebabkan kekosongan jabatan Sekda DKI Jakarta yang wafat pada Rabu (16/9) lalu.

Baca Juga:

Ketua DPRD Tanggapi Kritikan Penghormatan Terakhir Sekda Saefullah di Balai Kota

Anies menyebut, Penjabat Sekretaris Daerah didasarkan atas beberapa peraturan, yaitu:

1. Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah;

2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2019 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah;

3. Surat Gubernur DKI Jakarta Nomor 352/-082.7 Tanggal 23 September 2020 hal: Permohonan Rekomendasi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta;

4. Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 821/5423/SJ Tanggal 30 September 2020 hal: Persetujuan Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta;

5. Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1010 Tahun 2020 tentang Pengangkatan sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta. (Asp)

Baca Juga:

Ahok: Sekda Saefullah Sosok Rajin dan Cepat dalam Bekerja

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Tabungan Masyarakat Rendah, Indonesia Butuh Investor Asing
Indonesia
Tabungan Masyarakat Rendah, Indonesia Butuh Investor Asing

Keberadaan investor asing yang dapat terpenuhi melalui Omnibus Law Cipta Kerja, dapat menyediakan modal, transfer pengetahuan dan teknologi

Jabar Butuh 30 Ribu Tukang Suntik agar Vaksinasi COVID-19 Selesai 6 Bulan
Indonesia
Jabar Butuh 30 Ribu Tukang Suntik agar Vaksinasi COVID-19 Selesai 6 Bulan

Jawa Barat ingin mempercepat waktu vaksinasi COVID-19 menjadi lebih singkat, yakni 6-8 bulan.

Reaksi 'Duo Nyinyir' Dapat Penghargaan dari Jokowi
Indonesia
Reaksi 'Duo Nyinyir' Dapat Penghargaan dari Jokowi

Fadli melanjutkan, penghargaan ini semoga bisa membuat dirinya menjadi lebih baik lagi.

Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air

Sebab, sudah ada pembagian tugas tersendiri dari Basarnas

Tak Setuju Jokowi, PKS Sejak Awal Dukung Anies Lepas Saham Miras di PT Delta
Indonesia
Tak Setuju Jokowi, PKS Sejak Awal Dukung Anies Lepas Saham Miras di PT Delta

Fraksi PKS DPRD DKI mengaku sudah sejak lama tidak menyetujui kepemilikan saham Pemprov di perusahaan minuman keras (miras) PT Delta Djakarta.

Akhir Tahun Ini, Rusia Berencana Produksi Vaksin COVID-19
Indonesia
Akhir Tahun Ini, Rusia Berencana Produksi Vaksin COVID-19

Dua kandidat vaksin yang dikembangkan Rusia sedang berpacu menuju garis akhir

Garuda Indonesia Angkat Bicara Soal Ribut-Ribut Anak Amien Rais-Petinggi KPK
Indonesia
Garuda Indonesia Angkat Bicara Soal Ribut-Ribut Anak Amien Rais-Petinggi KPK

Peristiwa tersebut dipicu oleh salah satu penumpang di kelas bisnis, Mumtaz Rais

Begini Capaian Program Sejuta Rumah Jokowi Jelang Tutup Tahun 2020
KPR
Begini Capaian Program Sejuta Rumah Jokowi Jelang Tutup Tahun 2020

"Program Sejuta Rumah akan tetap dilanjutkan karena rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi," ujar Menteri Basuki.

Strategi Ampuh Mendongkrak Bisnis di Masa Pandemi
Indonesia
Strategi Ampuh Mendongkrak Bisnis di Masa Pandemi

Mantan jurnalis yang sudah menggeluti di bidang media selama 14 tahun membuatnya mengambil keputusan di mulai 6 bulan yang lalu, untuk memulai bisnis baru di bidang content creative.