La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada Suasana pascabanjir bandang di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, pada Selasa (14/7/2020). FOTO/HO/istimewa

Merahputih.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai La Nina pada musim hujan mendatang. La Nina diprediksi dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan banjir bandang.

Dwikorita di Temanggung, Kamis, mengatakan mulai bulan Oktober ini La Nina dampaknya mengakibatkan peningkatan curah hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia, terutama Indonesia bagian tengah dan utara.

"La nina berasal dari Samudera Pasifik akibat suhu muka air laut Samudera Pasifik mengalami anomali, yaitu lebih dingin hampir mendekati minus 1 derajat sementara suhu di Kepulauan Indonesia lebih hangat," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dikutip Antara, Kamis (15/10).

Baca Juga:

Anies Akui Banyak Anak di Jakarta Terpapar Corona

Perbedaan suhu itu mengakibatkan terjadinya pergerakan aliran masa udara basah dari Samudera Pasifik bergerak menuju kepulauan Indonesia. Dampaknya termasuk di Pulau Jawa ini juga terkena.

"Pada saat La Nina terjadi peningkatan curah hujan dari 20 sampai 40 persen di atas normalnya, itu secara umum, Jawa juga kena, kecuali Sumatera yang tidak terkena," beber dia.

Potensi La Nina yang berdampak pada peningkatan curah hujan mencapai 20-40 persen di Jateng, terutama wilayah selatan yakni Cilacap, Purworejo, Kebumen, kemudian di bagian utara timur seperti Demak.

Ilustrasi. Wisatawan beraktivitas di kawasan pantai berbendera merah atau larangan berenang di Pantai Kuta, Badung, Bali, Sabtu (4/1/2020). Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Bali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dengan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang dan gelombang laut mencapai 2 meter atau lebih di sekitar Laut Bali, Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok, dan Samudera Hindia Selatan Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc

"Wilayah Wonosobo dan Banjarnegara juga terkena tetapi Temanggung 0 persen. Banjarnegara dan Wonosobo kena 20 persen itu kelebihannya terhadap curah hujan normal dalam satu bulan," jelas dia.

Meskipun Temanggung tidak terkena La Nina kondisi normal pun kondisi curah hujan sudah tinggi.

"Perlu kami sampaikan puncak La Nina diperkirakan pada Desember, Januari, dan Februari mendatang, tetapi puncak musim hujan Januari, Februari," katanya.

Baca Juga:

Diskotek Belum akan Dibuka, Pengusaha Hiburan Ancam Kembali Geruduk Kantor Anies

Oleh karena itu, yang dikhawatirkan adalah dampak hujan tersebut terhadap produksi atau komoditas pertanian dan perkebunan sehingga sekolah lapang iklim ini meskipun ditutup hari ini, diharapkan masih ada komunikasi dan pembelajaran lebih lanjut. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Pasien COVID-19 Papua dan Sulsel Bertambah Drastis, Jadi Atensi
Indonesia
Jumlah Pasien COVID-19 Papua dan Sulsel Bertambah Drastis, Jadi Atensi

Dia meminta semua orang dapat saling menjaga

Polda Metro Periksa Pramugari Garuda Siwi Sidi
Indonesia
Polda Metro Periksa Pramugari Garuda Siwi Sidi

Kuasa hukum Siwi kemudian menyampaikan bahwa Siwi akan memenuhi panggilan kedua pada hari ini.

Kasus COVID-19 Sumut Dekati 14.000 Orang
Indonesia
Kasus COVID-19 Sumut Dekati 14.000 Orang

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumatera Utara masih mengalami peningkatan.

Belajar Online Tidak Maksimal, Ma'ruf Amin: Harus Ada Tatap Muka
Indonesia
Belajar Online Tidak Maksimal, Ma'ruf Amin: Harus Ada Tatap Muka

Pertimbangan pembukaan kembali sekolah tersebut juga harus menerapkan protokol kesehatan

Buntut Data Semrawut, Anies Tunda Salurkan Bansos PSBB Tahap II
Indonesia
Buntut Data Semrawut, Anies Tunda Salurkan Bansos PSBB Tahap II

Pemda DKI sendiri sudah menyelesaikan penyaluran bansos tahap pertama kepada 1.178.173 ke warga DKI sejak 9 April hingga 24 Apri.

Indonesia Sampaikan Belasungkawa Kepada Korban Corona dari Negara-Negara ASEAN
Indonesia
Indonesia Sampaikan Belasungkawa Kepada Korban Corona dari Negara-Negara ASEAN

Indonesia telah mengevakuasi 238 warga negara Indonesia dari Wuhan

 Update COVID-19 Solo: 22 Positif Corona, 4 Pasien Meninggal
Indonesia
Update COVID-19 Solo: 22 Positif Corona, 4 Pasien Meninggal

Dimana data pasien terpapar COVID-19 naik menjadi 22 orang atau bertambah empat orang dibandingkan data Selasa (28/4), yakni sebanyak 18 orang.

Setiap Hari, 100 Butir Ekstasi Dibikin di Rumah Sakit oleh Napi AU
Indonesia
Setiap Hari, 100 Butir Ekstasi Dibikin di Rumah Sakit oleh Napi AU

AU diduga memproduksi ekstasi semenjak dirawat di Rumah Sakit. Ia menjalani perawatan karena sakit keram di bagian perut sejak dua bulan lalu.

Pemerintahan Jokowi Terus Mendapat Kritik Soal Penanganan COVID-19
Indonesia
Pemerintahan Jokowi Terus Mendapat Kritik Soal Penanganan COVID-19

"Pemerintah masih saja berasumsi. Seandainya langsung cepat dicegah maka dipastikan tidak akan menyebar luas seperti sekarang ini;" imbuh Jerry.

 RS UNS Surakarta Kebanjiran Ribuan Spesimen Tes PCR COVID-19
Indonesia
RS UNS Surakarta Kebanjiran Ribuan Spesimen Tes PCR COVID-19

Data pemeriksaan PCR pada Sabtu (2/4), RS UNS telah menerima sebanyak 1.245 sampel dan yang sudah diperiksa sebanyak 1.056 sampel.