Kursi Pejabat Pemprov DKI Kosong, Sekda: Gak Boleh Diisi Tim Sukses Anies-Sandi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku ada sejumlah kursi pejabat tinggi yang kosong. Karena Anies telah melakukan perombakan puluhan pejabat tinggi Pemprov DKI.

"Sejumlah kurai seperti kepala Bappeda,Kadis Bina Marga, Kadis Perumahan, Kadis Pendidikan, kosong," kata Anies usai melantik puluhan Pejabat di Pemprov DKI, Kamis (5/7) siang tadi.

Mengisi kekosongan itu, lnanjut Anies, Pemprov DKI sudah membentuk panitia seleksi (pansel) yang diketuai oleh Sekertaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah. Namun pihaknya saat ini belum membuka lelang jabatan, karenan nantinya akan diumumkan lewat website resmi pemprov.

"Tahap berikutnya kita akan memiliki posisi-posisi yang kosong yang akan diumumkan lebih jauh, semuanya akan diumumkan lewat website BKD DKI dan perlu saya garis bawahi sebelum ada pengumuman resmi dari sekda maka belum ada kegiatan pansel apapun," tuturnya.

Pelantikan Wali Kota Jakarta di Balai Kota. Foto: MP/Asropih

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, nantinya akan ada 7 anggota Pansel yang sudah disiapkan oleh pemprov DKI.

"Anggota pertama asisten pemerintahan Anggita, kedua adalah Prasojo mantan wakil menteri PANRB, ketiga Adnan pandu praja mantan Wakil Ketua KPK, ke empat Riani Rahmawati direktur human resource universitas Indonesia, anggota enam Ahmad Haryadi deputi gubernur 2009-2012 dan profesor doktor Zaki baridwan guru besar ekonomi UGM," jelasnya.

Untuk sementara ini posisi kekosongan tersebut sudah diganti oleh pelaksana tugas (Plt) yakni wakil dari ketua dari pejabat yang dilantik. Namun jika tidak memiliki wakil ketua maka ketua bidang yang akan mengisi kekosongan tersebut.

"Jadi beberapa ini seperti kepala bina marga naik menjadi asisten pembangunan saat ini ada Plt, pltnya adalah kepala bidang di dinas bina marga posisi ini lah yang nanti akan dibuka untuk melakukan promosi terbuka," ungkapnya.

Pelantikan Wali Kota Jakarta di Balai Kota. Foto: MP/Asropih

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Saefullah menginginkan kekosong Kepala Bappeda DKI diharapkan bisa diisi oleh pejabat dari Bappenas.

"Misalnya katakan Bappeda. Bappeda akan kita lelang. Kenapa Bappeda lelang nasional? Karena perencanaan itu biasanya lebih merujuk pada orang-orang Bappenas. Barangkali orang Bappenas nanti bisa bersaing di hadapan pansel memaparkan terobosan-terobosan. Seperti apa nanti pansel yang akan menilai," katanya

Saefullah memastikan jabatan yang kosong saat ini tidak bisa diisi oleh tim sukses dari Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi.Sebab, syarat mengisi posisi kosong di Pemprov DKI harus berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). (asp)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH