Kurangi Impor, Menteri UKM Bidik Pabrik Gula Cair di Klaten sebagai Prototipe Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengunjungi pabrik gula cair di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (9/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mulai membidik pabrik gula cair milik Joko Budi Wiryono, warga Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pabrik gula tersebut bakal dijadikan prototipe swasembada pangan gula untuk mengurangi ketergantungan impor gula pasir nasional.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, ada ide besar yang dilakukan sosok Joko yang berhasil mengolah tebu menjadi gula cair yang diyakini bisa dikonsumsi semua orang termasuk penderita diabetes. Ide tersebut dapat mengembangkan gula nasional dan mengurangi impor gula.

Baca Juga:

KPK Mulai Periksa Saksi Kasus Korupsi Pabrik Gula di PTPN XI

"Cara tersebut dilakukan dengan mengalih fungsikan dari gula pasir ke cair. Dia (Joko) sudah bikin prototipe pengolahannya dan kembangkan sendiri teknologinya bikin gula cair," katanya.

Ia meyakini, jika kapasitas produksi pabrik gula cair ini dikembangkan dengan skala nasional, potensinya bisa menghasilkan sekitar 8,4 juta ton gula. Padahal, konsumsi gula nasional sekarang hanya mencapai 5,1 juta ton.

"Saya kira itu luar biasa. Karena kita berkepentingan kurangi impor pangan, salah satunya satunya gula. Dengan prototipe pabrik gula cair ini, kita bisa ekspor gula," papar dia.

 Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengunjungi pabrik gula cair di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (9/4). (MP/Ismail)
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengunjungi pabrik gula cair di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (9/4). (MP/Ismail)

Pada tahun 1930-an, kata dia, Indonesia masuk peringkat kedua dunia setelah Kuba sebagai pengekspor gula terbanyak. Dengan keterbatasan lahan, ia meyakini pengolahan gula cair yang dikembangkan Klaten ini bisa menjadi alternatif swasembada gula.

"Satu hal luar bisa dilakukan UMKM gula cair ini dapat kembangkan kapasitas produksinya. Saya kira ini juga perlu investasi," kata dia.

Baca Juga:

KPK Usut Dugaan Korupsi di Pabrik Gula Milik PTPN XI

Teten mendukung adanya pembiayaan pabrik gula cair ini melalui kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp20 miliar dengan periode pinjaman pajang.

Ia juga mengajak Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian untuk bersama-sama kembangkan prototipe pabrik gula cair.

"Kapasitas produksi pabrik gula cair harus naik. Kita dukung pembiayaan skala KUR bisa dibiayai perbankan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Menteri Koperasi dan UKM Dorong UKM Go Digital

Ini Rahasia Cegah Diabetes dalam 7 Hari
Fun
Sekali Lagi, Waspadai Konsumsi Garam dan Gula
Fun
Sayangi Hatimu, Konsumsi yang Sehat Saja
Fun
Ini Rahasia Cegah Diabetes dalam 7 Hari
Fun
Sekali Lagi, Waspadai Konsumsi Garam dan Gula
Fun
Sayangi Hatimu, Konsumsi yang Sehat Saja
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19 Keluarkan Aturan Terbaru Perjalanan Saat Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Satgas COVID-19 Keluarkan Aturan Terbaru Perjalanan Saat Natal dan Tahun Baru

Bagi yang baru mendapatkan vaksin pertama, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test

Ada Euforia Belanja Karena Lebaran Tahun Lalu Tak Beli Baju Baru
Indonesia
Ada Euforia Belanja Karena Lebaran Tahun Lalu Tak Beli Baju Baru

Saat malam takbiran, pusat perbelanjaan dan mal di Kota Bandung, bakal tutup lebih cepat. Padahal, aturan yang diterapkan maksimal pukul 21.00 WIB.

PKS: Bansos Uang Kes Lebih Banyak Mudaratnya
Indonesia
PKS: Bansos Uang Kes Lebih Banyak Mudaratnya

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai penyaluran bantuan sosial (bansos) COVID-19 melalui uang kes lebih banyak mudaratnya ketimbang transfer ke rekening langsung penerima dan bentuk barang.

Bus Terguling di Tol Dalam Kota, Sejumlah Penumpang Terluka
Indonesia
Bus Terguling di Tol Dalam Kota, Sejumlah Penumpang Terluka

Sebuah kecelakaan terjadi antara mobil HRV B 1371 NIH dengan bus bernomor plat AA 1711 ED di Tol Dalam Kota KM 5.00, Jakarta, pada Rabu (10/3).

Program Normalisasi Sungai Tak Dihapus, Wagub Minta PSI Jangan Asbun
Indonesia
Program Normalisasi Sungai Tak Dihapus, Wagub Minta PSI Jangan Asbun

Pemprov DKI Jakarta menegaskan jika program normalisasi sungai garapan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2017-2022.

BOR COVID-19 Menurun, Mayoritas Warga Yogyakarta Isolasi Mandiri di Rumah
Indonesia
BOR COVID-19 Menurun, Mayoritas Warga Yogyakarta Isolasi Mandiri di Rumah

BOR menurun juga disebabkan karena adanya penambahan jumlah bed isolasi pasien COVID-19 dari rumah sakit.

Gelar Gowes Sehat, PDIP: Politik itu Berkuasa untuk Masyarakat
Indonesia
Gelar Gowes Sehat, PDIP: Politik itu Berkuasa untuk Masyarakat

“Padahal tidak seperti itu. Politik itu adalah suci, kalau meminjam istilah dari pak Sabam Sirait, bahwa politik itu berkuasa untuk bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Rawan Terpapar COVID-19, Ratusan Ibu Hamil dan Menyusui di Solo Ikut Vaksinasi
Indonesia
Rawan Terpapar COVID-19, Ratusan Ibu Hamil dan Menyusui di Solo Ikut Vaksinasi

"Vaksinasi ibu hamil sudah kita mulai pada Selasa kemarin. Total ada 1.000 ibu hamil yang menjadi target vaksinasi," kata Gibran

Data Sirekap KPU, Suara Idris Capai 56 Persen
Indonesia
Data Sirekap KPU, Suara Idris Capai 56 Persen

Keunggulan tersebut, dari jumlah suara yang masuk berasal 1.497 tempat pemungutan suara atau 37,29 persen dari total 4.015 TPS.

Tangkal Hoaks, Gunakan Media Sosial Tidak Boleh Fanatik
Indonesia
Tangkal Hoaks, Gunakan Media Sosial Tidak Boleh Fanatik

Media sosial juga bisa membuat orang-orang menjadi berkelompok yang mengarah ke homogen.