Kurangi Beban Negara, Jokowi Ingin Alternatif Pendanaan Proyek Tol Sumatera Peresmian Tol di Sumatera. (Foto: PUPR).

MerahPutih.com - Terobosan alternatif pembiayaan pembangunan Tol Trans-Sumatera diperlukan segera untuk mengurangi beban ekuitas dari Penyertaan Modal Negara (PMN). Kebutuhan untuk investasi Tol Trans-Sumatera sebesar Rp476 triliun.

Dari total dana yang dibutuhkan untuk jalan tol dengan panjang 2.765 kilometer itu, masih kekuranga kebutuhan pendanaan Rp386 triliun, agar bisa menyelesaikan keseluruhan ruas sampai 2024.

Presiden Joko Widodo meminta kalkulasi kelayakan finansial serta dicarikan opsi-opsi tambahan ekuitas untuk melanjutkan proyek tersebut.

Baca Juga:

3 Eks Manager PT Dirgantara Indonesia Digarap KPK

"Saya minta ada terobosan sumber-sumber pembiayaan alternatif untuk mengurangi beban ekuitas dari PMN dan juga tidak tergantung dari APBN. Itu perlu digarisbawahi," ujar Presiden dalam pengantar Rapat Terbatas Percepatan Pembangunan PSN Tol Trans-Sumatera dan Tol Cisumdawu, di Istana Merdeka, Jakarra, Selasa, 7 Juli 2020.

Ilustrasi Tol Sumatera
Tol Sumatera. (Foto: PUPR).

Saat ini, jalan Tol Trans Sumatera sudah beroperasi sepanjang sepanjang 467,6 km. Ruas yang sudah operasional tersebut yakni Bakauheni – Terbanggi Besar 141 km, Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 km, Palembang – Indralaya 22 km, Medan – Binjai 10,46 km, Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi 62,2 km dan Belawan - Medan - Tanjung Morawa 43 km.

Selanjutnya, terdapat lima ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang ditargetkan menyusul beroperasi pada tahun 2020 sepanjang 311,26 km. Kelima ruas tersebut yakni Tol Sigli - Banda Aceh (74 km), Medan - Binjai Seksi 1 (Simpang Susun Helvetia - Simpang Susun Tanjung Mulia) sepanjang 6,27 km, Pekanbaru - Dumai (131,4 km), Padang – Pekanbaru Seksi I Padang - Sicincin (30,4 km), dan Tol Kayuagung - Palembang-Betung seksi 2 dan 3 Jakabaring-Betung (69,19 km).

Baca Juga:

Kriteria 'Pembantu' Baru untuk Jokowi di Masa Pandemi



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH