Kurang Stimulasi Jangan Harap Bisa Orgasme Pentingnya stimulasi dalam bercinta (Foto: Pexels/Min An)

TIDAK semua orang bisa mencapai orgasme. Bersyukurlah kalau kamu pernah mengalaminya. Karena untuk mendapatkan puncak kenikmatan dari bercinta itu butuh proses yang harus kamu lalui dengan sabar.

Penyebab perempuan tidak bisa mencapai orgasme kemungkinan besarnya karena kurangnya mendapatkan stimulasi pada klitoris. Ya, jangan harap kamu bisa mencapai orgasme kalau kurang mendapatkan stimulasi dari pria.

Baca juga:

Ingin Tahan Lama Di Ranjang? Teknik Sederhana Ini Patut Dicoba!

Melansir HUFFPOST, Peneliti seks dan terapis hubungan, Sarah Hunter Murray mengatakan mengandalkan penetrasi saja tidak membuat klitoris terstimulasi dengan baik. Soalnya, kebanyakan posisi penetrasi kurang membuat klitoris terangsang. "Sebagian besar posisi seksual tidak cukup merangsang klitoris," tutur Murray.

Bercinta jangan buru-buru (Foto: Pexels/Leah Kelley)

Sementara itu, menurut Sunny Rodgers, seorang seksolog klinis dan pelatih seks bersertifikat mengatakan perlu waktu sekitar 20 menit atau lebih untuk melakukan stimulasi klitoris supaya bisa mencapai klimaks. Intinya, bercinta tidak boleh dilakukan dengan buru-buru.

Stimulasi klitoris bisa dilakukan dengan silat lidah saat sesi foreplay. Pria harus bisa memahami letak klitoris pada Miss V. Silat lidah akan membuat perempuan merasakan kenikmatan yang luar biasa. Bahkan bisa saja gara-gara silat lidah perempuan sudah berhasil mencapai orgasme tanpa penetrasi.

Baca juga:

Jangan Memasukkan Jari Ke Miss V Sebelum Tahu Hal Ini!

Selain itu, kondisi medis seperti endometriosis atau vaginismus juga bisa menyebabkan perempuan sulit mencapai orgasme. Kalau sudah begini, jalan satu-satunya ialah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Mr.P sekeras sosis menandakan pria mengalami DE (Foto: Pexels/Mateusz Dach)

Sementara bagi pria, mencapai orgasme bisa menjadi hal mustahil jika pria mengalami masalah kesehatan seperti Disfungsi Ereksi (DE). Penyebab DE beragam, contohnya seperti merokok hingga menggunakan obat-obatan tertentu.

Segera periksa ke dokter jika kamu tidak bisa ereksi sempurna. Seperti apa ereksi yang sempurna? Mr.P harus sekeras mentimun. Jika Mr.P hanya sekeras sosis saat ereksi, itu sudah menandakan kamu mengalami DE. (ikh)

Baca juga:

Gara-Gara Model Rambut Suami Bisa On!

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH