Kuota Pengunjung Candi Prambanan Kembali Dinaikan Kuota pengunjung Candi Prambanan ditambah menjadi 7000 pengunjung per hari. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

PENGELOLA taman wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, yakni PT Taman Wisata Candi (TWC), berupaya dapat menambahkan kuota wisatawan ke destinasi wisata Candi Prambanan hingga 7000 orang per hari pada uji coba adaptasi kebiasaan baru (AKB) pariwisata tahap keempat, atau pada libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Hingga saat ini, kami telah menguji coba AKB tahap ketiga dengan kuota wisatawan 5000 orang per hari. Pada tahap keempat nanti, atau pada libur Natal dan Tahun Baru, kami berupaua untuk dapat menambah kuota menjadi 7000 wisatawan.” Ujar Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono di Sleman, DIY, seperti dikutip Antaranews.com, Senin (16/11).

Baca juga:

Eksplor Candi Prambanan di Era New Normal

Menurutnya, pada tahap uji coba operasional sesuai AKB kuota wisatawan sebanyak 1500 orang per hari. Hasilnya sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. Kemudian, pada tahap kedua kuota dinaikkan menjadi 2500 wisatawan per hari, dan tahap ketiga menjadi 5000 orang per hari.

Akan ada penambahan kuota di tahap keempat (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)
Akan ada penambahan kuota di tahap keempat (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

“Dari hasil evaluasi tahap satu sampai tiga, semua berjalan dengan baik, sehingga nanti uji coba tahap keempat akan kami naikan menjadi 7000 wisatawan perharinya.” Kata Edy.

Edy menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 DIY, untuk melakukan uji coba operasional tahap keempat. Penambahan kuota ini juga berarti sudah mencapai sekitar 60 persen dari jumlah rata-rata pengunjung Candi Prambanan sebelum pandemi.

Baca juga:

Legenda Cinta Tipu Muslihat dan Patung Kutukan di Candi Prambanan

“Setiap tahap uji coba, Satgas COVID-19 DIY selalu memantau AKB pariwisata, dan selama ini kamu mendapat penilaian yang baik. Sehingga, kami dapat merekomendasikan untuk bisa menaikkan kuota wisatawan,” katanya.

Ada beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi. (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)
Ada beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Hal tersebut harus dilakukan bertahap, karena yang terpenting adalah memastikan bahwa protokol yang dilakukan sudah benar. Pihak pengelola ingin menghadirkan destinasi wisata yang aman, sehat serta tidak mengurangi kenyamanan para wisatawan.

Dia mengatakan, yang harus disadari bersama ialah, fokus menjalankan protokol kesehatan, terutama melatih Sumber Daya Manusi (SDM) untuk bisa mengimplementasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) AKB pariwisata. (Kna)

Baca juga:

Mengunjungi Candi Prambanan dengan Protokol Kesehatan Covid-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Tugu Yogya
Tradisi
Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Tugu Yogya

Aparat gabungan menghentikan sementara aktivitas lalu lintas saat peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pukul 10.17 WIB di simpang Tugu Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta,

Cegah Pemudik Masuk, Polda DIY Tutup Jalur Masuk diperbatasan DIY-Jateng
Travel
Cegah Pemudik Masuk, Polda DIY Tutup Jalur Masuk diperbatasan DIY-Jateng

Polisi mendirikan 10 pos penyekatan di jalur perbatasan di lima kabupaten/kota.

Jembatan Cinta hingga Kerangka Paus, Cek 5 Rekomendasi Wisata di Pulau Tidung
Travel
Semarang, Surganya Kuliner Jamu dan Rempah
Kuliner
Semarang, Surganya Kuliner Jamu dan Rempah

Kamu bisa menemukan banyak kuliner Jamu di Semarang.

5 Destinasi yang Naik Daun di Masa Pandemi
Travel
5 Destinasi yang Naik Daun di Masa Pandemi

Pandemi justru menciptakan tren baru untuk berwisata.

Kisah para Prajurit Menciptakan Gudeg
Kuliner
Kisah para Prajurit Menciptakan Gudeg

Dulu namanya hangudeg.

Goa Pindul dibuka Terbatas, ini Persyaratan Wisata ke Sana
Travel
Goa Pindul dibuka Terbatas, ini Persyaratan Wisata ke Sana

Sebelum datang ke lokasi, Pengunjung diarahkan untuk mengisi data pribadi menggunakan aplikasi Visiting Jogja.

Menengok Tarsius dan Yaki di Cagar Alam Tangkoko
Travel
Menengok Tarsius dan Yaki di Cagar Alam Tangkoko

Rumah bagi yaki dan tarsius, dua satwa endemik dari Tanah Minahasa.

Viral di TikTok, Yuk Bikin ‘Hot Chocolate Bombs’
Kuliner
Viral di TikTok, Yuk Bikin ‘Hot Chocolate Bombs’

Banyak yang terinspirasi untuk membuat camilan yang satu ini.

Hiburan Unik di Pasar Malam Negeri 'Aing'
Travel
Hiburan Unik di Pasar Malam Negeri 'Aing'

Hiburan di pasar malam Indonesia amat seru.