Kuota Pengunjung Candi Borobudur Jadi 4.000 Orang Per Hari Sejumlah pekerja menutup stupa menggunakan kain terpal di Kompleks Candi Borobudur, Rabu (11/11/2020). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/wsj.

MerahPutih.com - Kuota pengunjung Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng, bertambah menjadi 4.000 orang per per hari, mulai Kamis (26/11). Sebelumnya kuota diberikan 3.500 orang per hari.

Direktur Teknik dan Infrastruktur PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Mardijono Nugroho mengatakan, dengan penambahan jumlah pengunjung ini diharapkan pihaknya tetap bisa menjaga amanah.

Pada masa pandemi ini, Taman Wisata Candi Borobudur semula hanya bisa dikunjungi 1.500 orang per hari, kemudian menjadi 2.000 orang, dan selanjutnya 3.500 orang per hari, dan sekarang menjadi 4.000 orang per hari.

Baca Juga:

Dua Wisatawan Borobudur Positif COVID-19

Menurut dia, izin penambahan jumlah pengunjung tersebut keluar pada Rabu (25/11/2020), maka mulai Kamis ini berlaku jumlah pengunjung 4.000 orang per hari.

"Dengan persetujuan pengunjung 4.000 orang per hari ini semoga kita bisa menjaga amanah untuk kesehatan kita, kesehatan para pengunjung. Hal ini juga untuk mengantisipasi peningkatan wisatawan atau pengunjung pada akhir tahun," katanya di Magelang, Jateng, Kamis (26/11), dikutip Antara.

Candi Borobudur. (Foto: MP/TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko)
Candi Borobudur. (Foto: MP/TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko)

Menurut dia, batas 4.000 pengunjung per hari tersebut baru 40 persen dari kapasitas maksimal Borobudur.

Ia mengimbau wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan memakai masker, cuci tangan, dilakukan pengecekan suhu tubuh, dan menjaga jarak. (*)

Baca Juga:

Dua Wisatawan Borobudur Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MUI: Adzan Jihad Haram karena Menyalahi Syariat
Indonesia
MUI: Adzan Jihad Haram karena Menyalahi Syariat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat bersama dengan organisasi Islam lainnya sepakat bahwa seruan adzan jihad adalah haram karena menyalahi syariat agama.

429.231 Lembar Surat Suara Tiba di KPU Solo
Indonesia
429.231 Lembar Surat Suara Tiba di KPU Solo

Sebanyak 429.231 lembar surat suara untuk Pemilihan Wali Kota Solo pada 9 Desember telah tiba di kantor KPU Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/11).

 Seorang Anggota TNI-AD Tewas Terinjak Gajah
Indonesia
Seorang Anggota TNI-AD Tewas Terinjak Gajah

Korban datang ke lokasi setelah mendapat kabar

Hari ini, Komandan Polda Metro Jaya Resmi Berganti
Indonesia
Hari ini, Komandan Polda Metro Jaya Resmi Berganti

Di penghujung hari sebagai Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana melakukan kunjungan ke Kampung Sehat Ketahanan Pangan di Kampung Ledug, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/11).

Jaksa Penuntut Penyerang Novel Dinilai Terlalu Lembek
Indonesia
Jaksa Penuntut Penyerang Novel Dinilai Terlalu Lembek

Seharusnya kedua terdakwa dijerat dengan pasal yang lebih berat, yaitu pasal 355 KUHP tentang penganiayaan berat yang direncanakan.

Atasi Krisis Pangan, Perempuan Tani HKTI Tanam Pohon Serentak se-Indonesia
Indonesia
Atasi Krisis Pangan, Perempuan Tani HKTI Tanam Pohon Serentak se-Indonesia

Program itu diselenggarakan dalam rangka ketahanan pangan rumah tangga, terutama di masa pandemi COVID-19.

PSI Solo 'Ditawar' Rp1 Miliar untuk Dukung Lawan Gibran di Pilwalkot Solo
Indonesia
PSI Solo 'Ditawar' Rp1 Miliar untuk Dukung Lawan Gibran di Pilwalkot Solo

Purnomo menegaskan tidak pernah diajak komunikasi partai lain untuk maju di Pilwakot Solo

Kongres PAN Makin Panas, Pendukung Mulfachri dan Zulhas Nyaris Bentrok
Indonesia
Kongres PAN Makin Panas, Pendukung Mulfachri dan Zulhas Nyaris Bentrok

Kondisi semakin memanas ketika massa pendukung dari Caketum tersebut saling dorong

Anggota Polisi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kawasan Pondok Rangon
Indonesia
Anggota Polisi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kawasan Pondok Rangon

Dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh seorang warga yang melintas di jalan tersebut pada pukul 05.00 WIB.

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tak Terima Anggota TNI Dikeroyok Klub Motor Besar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tak Terima Anggota TNI Dikeroyok Klub Motor Besar

Pidato Prabowo Subianto di video itu sebenarnya terkait Ratna Sarumpaet yang saat itu sempat mengaku menjadi korban penganiayaan.