Kunjungi Sumsel, Jokowi Resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang Presiden Jokowi bertolak menuju Sumsel, Selasa (26/12/2021). (Foto: Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Sumatera Selatan, Selasa (26/1). Kepala Negara berangkat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Dikutip Sekretariat Kabinet, mantan Wali Kota Solo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 08.25 WIB.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Jadikan TNI-Polri Prioritas Kedua Vaksinasi COVID-19

Setibanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Kota Palembang, Jokowi langsung menuju gerbang tol Kramasan yang akan menjadi lokasi peresmian jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung.

Adapun yang akan diresmikan Kepala Negara kali ini adalah ruas Kayu Agung-Palembang. Setelah acara peresmian, bekas Gubernur DKI Jakarta itu diagendakan untuk langsung meninjau tol tersebut.

Presiden Jokowi memberikan sambutan virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaptation Summit (KTT CAS) 2021, Senin (25/01/2021). (Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi memberikan sambutan virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaptation Summit (KTT CAS) 2021, Senin (25/01/2021). (Foto: Biro Pers Setpres)

Peninjauan rencananya dilakukan sepanjang 9 kilometer di mana Presiden juga akan menyempatkan meninjau keunikan Jembatan Ogan di KM 364.

Presiden dan rombongan terbatas akan langsung kembali menuju Jakarta pada siang hari, seusai acara.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Sumatra Selatan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (*)

Baca Juga

Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gara-gara Menyalip Boat, Tekong Kapal Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
Indonesia
Gara-gara Menyalip Boat, Tekong Kapal Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Kedua korban kecelakaan itu tewas akibat terjatuh lalu terseret arus di lokasi wisata Ekang Mangrove Park.

Ganjar Marah Temukan Tembok Palsu di SMAN Tawangmangu
Indonesia
Ganjar Marah Temukan Tembok Palsu di SMAN Tawangmangu

Setelah tembok dicek, kata dia, rupanya adalah tembok palsu yang dibuat dari hardboard. Ia langsung memanggil mandor proyek SMAN Tawangmangu.

Pemkab Bantul Bentuk Kader Pencegahan KDRT
Indonesia
Pemkab Bantul Bentuk Kader Pencegahan KDRT

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul membentuk kader pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tingkat kecamatan dan kelurahan. P

Pemerintah Diminta Respons Penelitian Terkait Keampuhan Vaksin Pfizer untuk Anak-Anak
Indonesia
Pemerintah Diminta Respons Penelitian Terkait Keampuhan Vaksin Pfizer untuk Anak-Anak

Kementerian Kesehatan dan otoritas terkait memperhatikan hasil riset tersebut

KPK Tahan Dodi Reza Alex Noerdin
Indonesia
KPK Tahan Dodi Reza Alex Noerdin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Sabtu (16/10).

Jadi Prioritas, 92 Ribu Nakes DKI Bakal Terima Vaksin Booster Kedua
Indonesia
Jadi Prioritas, 92 Ribu Nakes DKI Bakal Terima Vaksin Booster Kedua

Puluhan ribu tenaga kesehatan (nakes) di Jakarta akan menerima vaksin booster kedua.

Anak Buahnya Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang Minta Maaf
Indonesia
Anak Buahnya Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang Minta Maaf

Usai dibanting, tampak korban terlihat kejang-kejang

DKI Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan Hari Ini
Indonesia
DKI Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan Hari Ini

Wilayah DKI Jakarta diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Senin (8/11).

Fraksi Lain Cuek, PDIP Mulai 'Menyerah' soal Interpelasi Formula E
Indonesia
Fraksi Lain Cuek, PDIP Mulai 'Menyerah' soal Interpelasi Formula E

Dengan demikian, PDIP tak lagi berusaha merayu anggota fraksi lain untuk gabung mengusulkan hak interpelasi.

LaNyalla: Wacana Penundaan Pemilu Bikin Skor Potensi Kemarahan Publik Meningkat
Indonesia
LaNyalla: Wacana Penundaan Pemilu Bikin Skor Potensi Kemarahan Publik Meningkat

Berdasarkan analisa Big Data yang DPD, kecenderungan masyarakat senang dengan deklarasi Jokowi 3 periode turun dari 28 persen menjadi 23 persen.