Kunjungan Raja Salman dan Kompensasi Korban Crane Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Nizar Obaid Madani (kiri) (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Di balik kunjungan Raja Salman ke Indonesia, ada persoalan lain yang mendapat perhatian kedua negara. Rencana pemerintah Arab Saudi memberikan kompensasi kepada korban crane sampai sekarang belum terealisasi.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Riyadh terus menindaklanjuti rencana pemberian kompensasi bagi korban/ahli waris jatuhnya crane di Masjidil Haram, 11 September 2015 silam.

Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/3) sudah meminta KBRI Riyadh berkomunikasi dengan pihak terkait.

"Menanggapi permintaan KBRI Riyadh, pada tanggal 19 Februari 2015, Kemlu Saudi telah menyampaikan nota tertulis yang pada intinya menyampaikan bahwa proses verifikasi korban WNI telah selesai dilakukan dan saat ini dan tinggal menunggu penerbitan cek oleh Kementerian Keuangan Arab Saudi," terang Retno Marsudi berdasarkan pernyataan Kemenlu.

Pemerintah Arab Saudi sudah membentuk tim untuk mempercepat proses pembayaran kompensasi kepada korban crane.

"Menurut informasi yang kami peroleh, pembayaran bagi korban dari seluruh negara akan dilakukan bersamaan. Namun demikian, ini terkendala oleh adanya korban dari negara lain yang terlambat menyampaikan dokumen yang diperlukan," demikian pernyataan Kemenlu.

Sumber: ANTARA



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH