Kuliner
Kuliner Banyuwangi Rugi Tak Dicicipi Nasi tempong khusus pecinta pedas. ([email protected])

BANYUWANGI memang dikenal dengan sebutan kota pisang. Sebutan karena banyaknya tanaman pisang pada 1980-an di Banyuwangi. Kota Banyuwangi berada di provinsi Jawa Timur. Tidak hanya dikenal sebagai kota pisang, Banyuwangi juga terkenal dengan kuliner tradisionalnya yang beragam.

Ketika kamu pergi ke suatu daerah, pasti kuliner merupakan salah satu hal yang wajib. Tentunya, untuk mendapatkan pengalaman dan kesan menarik mengenai daerah yang kamu datangi, mencoba kuliner yang enak adalah alternatif terbaik. Apa saja sih kuliner tradisional khas Banyuwangi yang wajib untuk kamu coba?

Baca Juga:

Si Manis Kue Delapan Jam Khas Palembang

kuliner
Bolu kuwuk yang rasanya manis. ([email protected])

Bolu kuwuk

Bolu kering berukuran kecil ini dapat ditemukan dengan mudah di Banyuwangi. Berbeda dengan di daerah lain yang biasanya hanya menjadikan bolu kuwuk sebagai makanan khas di bulan Ramadhan saja. Bagi masyarakat Osing, bolu kuwuk biasa dijadikan panganan untuk teman ngopi.

Bolu ini biasa dibuat dengan bahan yang tidak rumit. Hanya dengan telur, tepung terigu, dan gula pasir bisa membuat bolu kuwuk ini. Selain menjadi makanan untuk bersantai dan ngopi, kamu juga bisa menemukan bolu kuwuk ini di acara-acara adat.

Sego cawuk

Sego cawuk biasanya digunakan sebagai menu sarapan di Banyuwangi. Ini yang membuat sego cawuk mudah untuk ditemukan. Istilah sego cawuk mengacu pada cara makannya yang 'terjun bebas' alias tanpa sendok garpu. Ini berhubungan dengan dahulu masyarakat Banyuwangi belum mengenal perankat makan itu.

Apa saja sih isi dari sego cawuk? Ada nasi, jagung muda, irisan timun, dan irisan telur pindang. Kemudian, nasi dan lauk tersebut disiram dengan kuah santan dan diberi bumbu merah yang rasanya asam pedas. Tidak hanya itu, ada juga aneka lauk lain yang bisa kamu pilih, seperti kikil, pepes ikan, hingga dendeng.

Baca Juga:

Enggak Semua Makanan yang Ditranslate Jadi Naik Kelas

kuliner
Cawuk adalah istilah yang menggambarkan makan tanpa sendok-garpu. ([email protected])

Bekamal

Mungkin beberapa dari kamu masih asing dengan kuliner Bekamal. Bekamal merupakan olahan daging fermentasi khas suku Osing. Biasanya Bekamal menggunakan daging ayam, kambing, atau sapi. Sebelum difermentasi, daging dibumbui terlebih dahulu dengan rempah-rempah. Kemudian disimpan ke dalam wadah kedap udara. Fermentasi ini bisa berlangsung hingga berhari-hari. Setelah difermentasi, daging kemudian diolah lagi untuk dikonsumsi.

Nasi tempong

Nasi tempong dalam bahasa Osing memiliki arti tampar. Kata tampar menggambarkan nasi campur yang memiliki rasa yang sangat pedas. Bahan yang digunakan untuk membuat sambal nasi tempong yaitu cabai merah dan rawit, tomat, jeruk, terasi, bawang, dan lain-lain. (yos)

Baca Juga:

Sedap Nikmat Sajian Khas Betawi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jenang Khas Kota Kudus, Wujud Syukur Masyarakat
Kuliner
Jenang Khas Kota Kudus, Wujud Syukur Masyarakat

Asal usul adanya jenang kudus tak bisa jauh dari keberadaan Sunan Kudus.

Usaha Republik Semasa Revolusi Mempersiapkan Kontingen Olimpiade XIV London 1948
Indonesiaku
Usaha Republik Semasa Revolusi Mempersiapkan Kontingen Olimpiade XIV London 1948

Pengiriman para atlet pada Olimpiade tersebut bukan semata urusan olahraga.

Manghutti Tandok Tradisi yang Dilakukan Perempuan Batak
Tradisi
Manghutti Tandok Tradisi yang Dilakukan Perempuan Batak

Tandok sendiri merepresentasikan kehidupan agraris suku Batak.

Rusip, Olahan Ikan Teri Oleh-oleh Khas Bangka yang Merdesa
Kuliner
Rusip, Olahan Ikan Teri Oleh-oleh Khas Bangka yang Merdesa

Rusip dijual di dalam toples dengan harga yang beragam.

100 Tahun Bosscha, Status Cagar Budaya akan Diperluas
Travel
100 Tahun Bosscha, Status Cagar Budaya akan Diperluas

Menjadi bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung.

Taman Mini Indonesia Indah, Kemolekan Nusantara yang Rusuh di Awal Pembangunan
Travel
Taman Mini Indonesia Indah, Kemolekan Nusantara yang Rusuh di Awal Pembangunan

Gerakan menentang pembangunan TMII kala itu berasal dari mahasiswa, intelektual dan tokoh masyarakat lainnya.

Yuk, Makan Laksa Siang Ini
Hiburan & Gaya Hidup
Yuk, Makan Laksa Siang Ini

Cicipi laksa di Restoran Babah Ramu, Hotel Episode,Gading Serpong.

Makna Bunga Melati yang Sering Muncul dalam Acara Kenegaraan Indonesia
Tradisi
Makna Bunga Melati yang Sering Muncul dalam Acara Kenegaraan Indonesia

Melati dilambangkan sebagai bentuk kehidupan yang kuat, keindahan dalam duniawi serta kesakralan.

Masjid Raya Al Jabbar, Masjid Apung Rancangan Ridwan Kamil
Travel
Masjid Raya Al Jabbar, Masjid Apung Rancangan Ridwan Kamil

Al Jabbar juga merupakan salah satu nama dari Asmaul Husna yang dituliskan di bagian mihrab masjid.

Hotel Episode Gading Serpong Raih Juara Pertama Hotel Terbaik Se-Provinsi Banten
Travel
Hotel Episode Gading Serpong Raih Juara Pertama Hotel Terbaik Se-Provinsi Banten

Penghargaan tersebut didasari oleh berbagai unsur baik dari segi pelayanan, bagunan dan lainnya.