Kuliah Tatap Muka Perguruan Tinggi Swasta Tergantung Hasil PPKM Vaksinasi di Unpas, Bandung. (Humas Unpas)

MerahPutih.com - Kuliah tatap muka perguruan tinggi swasta, salah satunya Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, akan dilaksanakan tergantung hasil Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih berlangsung saat ini.

Rektor Unpas Eddy Jusuf mengatakan, Unpas akan menyesuaikan aturan PPKM dengan perkuliahannya. Unpas tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan, sebab melibatkan ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Ketua DPD RI Dukung Langkah Presiden Tuntaskan Vaksinasi di Lampung

"Kami di perguruan tinggi belum berani membuka perkuliahan tatap muka, jadi yang dilakukan baru hybrid learning. Pembelajaran hybrid diutamakan untuk experiental learning, seperti pekerjaan studio atau laboratorium,” kata Eddy Jusuf.

Ia mengatakan, kendati mahasiswa Unpas yang hendak praktikum diperbolehkan ke kampus, namun kapasitas yang dibuka hanya 50 persen. Unpas terus mengikuti perkembangan PPKM, jika sudah memasuki level yang dinyatakan aman, maka kuliah tatap muka bakal dilakukan secara bertahap.

"Prosesnya tentu bertahap, terlebih untuk perguruan tinggi tergantung pada izin orang tua masing-masing. Kalau orang tua mengizinkan dan kondisi lingkungan sudah masuk level 1, kita akan selenggarakan kuliah tatap muka 100 persen,” ungkapnya.

Vaksinasi. (Foto:  Humas Kota Bandung)
Caption

Penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 Unpas sendiri hasil kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain, Polrestabes Kota Bandung yang dibantu Tim Fakultas Kedokteran Unpas sebagai leading sector pelaksanaan vaksinasi.

Rektor berharap Pekan Vaksinasi Covid-19 Unpas bisa menyumbang ketercapaian herd immunity di Indonesia, khususnya Kota Bandung. Jika herd immunity mencapai 70 persen, setidaknya mobilitas warga dapat kembali normal, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan tercapainya persentase tersebut, kita sedikit lega karena mobilitas bisa berangsur normal. Walau begitu, semua kembali pada disiplin kita sendiri, jadi saya mohon peserta vaksin tetap menjalankan prokes,” jelasnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Vaksinasi Merdeka Gelombang Dua, Polda Metro Gempur Wilayah Penyangga Ibu Kota

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pedagang Pasar Kelompok Pertama Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Pedagang Pasar Kelompok Pertama Terima Vaksin COVID-19

Para pedagang di pasar menjadi kelompok yang pertama divaksinasi COVID-19 pada tahap dua.

Sudah Ada UU HPP, Sri Mulyani Kejar Perluasan Basis Pajak
Indonesia
Sudah Ada UU HPP, Sri Mulyani Kejar Perluasan Basis Pajak

pemerintah akan melakukan berbagai upaya agar target penerimaan negara khususnya perpajakan pada 2022 tercapai, sejalan dengan agenda reformasi perpajakan yang sedang berlangsung.

Saat Diciduk, Coki Pardede Tak Sendiri
Indonesia
Saat Diciduk, Coki Pardede Tak Sendiri

Coki kini ditahan di Mapolres Metro Kota Tangerang

Respons KPK Soal Telegram Panglima TNI
Indonesia
Respons KPK Soal Telegram Panglima TNI

Panglima TNI menerbitkan surat telegram mengenai prosedur pemanggilan prajurit TNI oleh aparat penegak hukum.

Legislator Tuntut Pemerintah Angkat Semua Penyuluh Perikanan Bantu PNS Tanpa Syarat
Indonesia
Legislator Tuntut Pemerintah Angkat Semua Penyuluh Perikanan Bantu PNS Tanpa Syarat

Mengatasi permasalahan kurangnya tenaga penyuluh yang berasal dari PNS.

Ini Alasan Ridwan Kamil Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin
Indonesia
Ini Alasan Ridwan Kamil Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin

Ridwan Kamil mendukung pencalonan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia

Ini 15 Usulan Aturan PPKM Darurat: WFH 100 Persen, Mall Ditutup
Indonesia
Ini 15 Usulan Aturan PPKM Darurat: WFH 100 Persen, Mall Ditutup

Ada beberapa usulan aturan yang tengah difinalisasi, mulai dari 100 work from home hingga mal tutup.

Ternyata Ini Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Menurun
Indonesia
Ternyata Ini Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Menurun

Beberapa hari terakhir ini kasus harian COVID-19 di ibu kota mengalami penurunan.

Tidak Lolos Uji Emisi, Kendaraan di Jakarta Dikenakan Tarif Parkir Tertinggi
Indonesia
Tidak Lolos Uji Emisi, Kendaraan di Jakarta Dikenakan Tarif Parkir Tertinggi

Pergub ini hadir sebagai pengganti Peraturan Gubernur sebelumnya yaitu Pergub Nomor 92 Tahun 2007.

Satgas Akui Pelanggaran Prokes di Tempat Wisata Meroket Selama Libur Lebaran
Indonesia
Satgas Akui Pelanggaran Prokes di Tempat Wisata Meroket Selama Libur Lebaran

Selama periode 5 sampai 8 Mei 2021, jumlah warga yang menerima teguran karena melanggar protokol kesehatan di tempat wisata sebanyak 92.761 orang