Kukuhkan 166 Petugas Haji, Anies: Jaga Nama Baik Indonesia Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mengukuhkan 166 petugas yang mendampingi jemaah haji asal DKI di Balai Agung, Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/7) pagi (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengukuhkan 166 petugas yang mendampingi jemaah haji asal DKI di Balai Agung, Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/7) pagi.

Petugas pendamping jemaah haji ini terdiri atas pembina ibadah haji dan petugas kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan terintegrasi baik di tingkat daerah maupun pusat.

"Tugasnya tidak kecil, tugasnya besar. Dan bagaimana mereka mengelola (kebutuhan) orang tua-orang tua kita yang menunaikan ibadah haji di saat sudah dalam kondisi uzur, itu bukan sesuatu yang sederhana," kata Anies mengawali sambutannya.

BACA JUGA: Jelang Musim Haji, Kemenkes Tambah 22 Dokter dan 44 Perawat

Anies menyatakan tugas utama petugas pendamping jemaah haji bukan menunaikan ibadah haji, melainkan untuk membimbing, membina, dan merawat kesehatan jemaah haji.

Anies pun menyampaikan pesan kedua bagi petugas pendamping jemaah haji agar menjaga nama baik Indonesia selama jauh dari tanah air. Ia juga menambahkan, jemaah dan petugas pendamping haji asal Indonesia telah dikenal sebagai jemaah yang teratur selama beribadah haji.

"Nama baik Indonesia itu luar biasa. Saya bertemu dengan Gubernur Mekkah, dan dia memperkenalkan dengan Profesor dari Madinah. Profesor dari Madinah memiliki banyak cerita tentang jamaah haji asal Indonesia. Dan menceritakan tentang ketertiban, kerapian, ketaatan kepada semua prosedur dan aturan. Dan mereka katakan, kalau jemaah dari Indonesia kuotanya ditambah, kami tidak pernah keberatan," jelas Anies.

Jamaah haji Indonesia
Kloter Pertama jemaah haji Indonesia (Foto: MerahPutih/Win)

Anies menuturkan pesan ketiga agar petugas pendamping menjaga kesehatan dan dikuatkan selama menjalankan amanah dalam mendampingi jemaah haji ibu kota. Apalagi jemaah haji Provinsi DKI Jakarta yang akan didampingi oleh 166 petugas pendamping pada tahun 2019/ 1440 H ini berjumlah kurang lebih 7.891 orang.

Kemudian Anies juga menyampaikan pesan agar setiap petugas menuliskan catatan pengalaman selama mendampingi jemaah haji.

BACA JUGA: Menkes Beri Tips Bagi WNI yang Berniat Naik Haji

Anies berharap pengalaman yang tertulis akan menjadi akumulasi pengetahuan dan dapat diwariskan kepada petugas-petugas di masa yang akan datang.

"Saya berharap Bapak Ibu sekalian, bukan sekadar formalitas laporan. Tuliskan dalam bentuk narasi-narasi pengalaman. Intinya jangan ada hal yang dijalani tanpa dialami. Jalani, tuliskan, jadi hikmah, maka jadi pengalaman. Pengalaman itu di ujung. Dan ini insya Allah akan membuat 166 petugas akan punya pengalaman," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH