Kuliner Imlek
Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur Lambang tempurung kura-kura melambangkan panjang umur. (Foto: Twitter/TeamDeepikaMY_)

BERWARNA merah, berbentuk serupa tempurung kura-kura, berisi kacang hijau tanpa kulit dihaluskan, dan disajikan di atas daun pisang, membuat kue Ku tampak mencolok dibandingkan camilan lain di atas altar persembahan di Klenteng.

Selain rasanya lezat, kue Ku biasanya dibuat dan disajikan untuk melengkapi sarana sembahyang. Hayo, siapa yang sering menyantap kue ini tapi tidak tahu namanya?

Baca juga:

Imlek Belum Lengkap Kalau Belum Ada Hidangan ini

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur
Biasanya disajikan di atas daun pisang. (Foto: Skillshare)

Meski keberadaannya sudah cukup populer di belantara budaya kita, kue Ku rupanya bukanlah camilan kue asli nusantara. Konon katanya, kue ini dibawa masuk oleh warga dari dataran Tiongkok yang hijrah dan menjalani kehidupan di Indonesia. Bentuknya pun cukup unik dan berbeda dari kue biasanya, yakni agak bulat lonjong dan menyerupai tempurung kura-kura beserta motifnya.

Kue ini sebenarnya menjadi jajanan asal Yue selama ribuan atahun sebelum kedatangan Tionghoa dari Utara. Namun, ada pula pihak lain yang mengklaim bahwa kue Ku berasal dari Thailand yang mereka kenal sebagai dessert khasnya.

Kue Ku memiliki nama asli Ang Ku Kueh yang dalam bahasa Inggris berarti Red Tortoise Cake. Nama Ang Ku Kueh ini diambil dari bahasa Tionghoa dialek Hokkian yang Ang artinya merah, Kue artinya kura-kura, dan Kueh artinya kue. Proses pembuatan kue ini dilakukan menggunakan cetakan mirip tempurung kura-kura dengan isi kacang hijau dan kulitnya diberi pewarna merah.

Baca juga:

Kelenteng Madiun Tak Buat Kegiatan di Imlek Tahun Ini

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur
Sudah mulai jarang ditemui di pasar tradisional. (Foto: Alchetron)

Kalau kamu bingung, kue Ku ini hampir mirip dengan onde-onde hanya saja beda bentuk dan motif. Lalu, mengapa kue Ku dijadikan camilan khusus saat Imlek atau pelengkap saat sembahyang?

Dalam budaya etnis Tionghoa, kura-kura dipandang sebagai simbol umur panjang, mengingat mereka bisa hidup 80 hingga 100 tahun. Dengan adanya sajian ini, diharapkan manusia bisa sama panjang umurnya dengan kura-kura. Sedangkan merah melambangkan berbagai aspek kehidupan seperti kebahagiaan, kekuatan, dan kemakmuran.

Saat ini, tampaknya sulit untuk menemukan kue Ku di pasar-pasar tradisional. Kue dengan bahan tepung ketan ini hanya ada di beberapa toko dengan jumlah yang terbatas. Untuk itu, kamu harus melakukan pre-order kepada penjual, terlebih menjelang perayaan-perayaan tertentu. (and)

Baca juga:

Jelang Imlek, Wali Kota Jakpus Sidak ke Penjual Daging di Pasar Senen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ademnya Wisata Hutan Bambu
Travel
Ademnya Wisata Hutan Bambu

Semilir angin dan rindangnya bambu membuat wisata hutan bambu amat menyejukkan.

Mengenal Tuak, Jamuan Penghangat Khas Suku Batak
Kuliner
Mengenal Tuak, Jamuan Penghangat Khas Suku Batak

Minuman ini biasanya dibuat dari hasil fermentasi nira, beras, maupun buah yang mengandung gula.

Bertualang di Ketinggian Rumah Pohon Urongo
Travel
Bertualang di Ketinggian Rumah Pohon Urongo

Minahasa punya rumah pohon Urongo.

Lemang Aceh, Kuliner Khas Berbuka Puasa
Kuliner
Lemang Aceh, Kuliner Khas Berbuka Puasa

Lemang sudah jadi kuliner wajib di kalangan masyarakat Tanah Rencong, Aceh.

Bali, Satu Dari 4 Pilihan Wisata Indonesia untuk Menjauh dari Keramaian
Travel
Bali, Satu Dari 4 Pilihan Wisata Indonesia untuk Menjauh dari Keramaian

Tempat wisata yang jauh dari keramaian sangat direkomendasikan di tengah pandemi ini.

Ragam Kolak Nusantara yang Siap Menggugah Selera Buka Puasa
Kuliner
Banjaratma, Rest Area Unik Bagaikan Museum
Travel
Banjaratma, Rest Area Unik Bagaikan Museum

Rest area Tol Pejagan-Pemalang KM 260B ini favorit banyak orang.

Cegah Vandalisme, Jalan Sudirman Direvitalisasi dengan Mural
Travel
Cegah Vandalisme, Jalan Sudirman Direvitalisasi dengan Mural

Untuk mempercantik sebuah kota, tentu saja dibutuhkan peran serta semua pihak.

Libur Tahun Baru, Tempat Wisata di Solo Tetap Buka
Travel
Libur Tahun Baru, Tempat Wisata di Solo Tetap Buka

Pengunjung masuk objek wisata akan diperiksa suhu badan, wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kain Tenun Kumohu Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Tradisi
Kain Tenun Kumohu Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Sejak tahun 2019 Pemprov Sultra telah mengusulkan delapan WBTB ke Kemendikbud RI.