Kudeta Militer Terjadi di Guinea Setelah Presiden Menjabat Buat ke-3 Kalinya Guinea. (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Pasukan khusus Guinea dikabarkan telah menggulingkan Presiden Alpha Conde mengklaim telah membubarkan pemerintah dan konstitusi. Pasukan juga menutup perbatasan darat dan udara negara itu.

Pemimpin pasukan elite Mamady Doumbouya mengatakan, kemiskinan dan korupsi yang mewabah, mendorong pasukannya melengserkan Conde dari kursi presiden.

Baca Juga:

Suu Kyi Akhirnya Muncul di Sidang Setelah 4 Bulan Militer Lakukan Kudeta

"Kami telah membubarkan pemerintah dan institusi-institusi. Kami akan menulis ulang konstitusi bersama-sama," kata mantan legiun asing Prancis itu.

Dalam upaya kudeta tersebut, baku tembak terjadi di dekat kediaman presiden di ibu kota Conakry. Beberapa jam kemudian, video-video beredar di media sosial yang memperlihatkan Conde tengah berada dalam sebuah ruangan dan dikelilingi anggota pasukan khusus angkatan darat.

Conde memenangi masa jabatan ketiga pada Oktober setelah mengubah konstitusi yang membolehkan dirinya menjabat lagi. Langkah itu memicu aksi-aksi protes dengan kekerasan dari kubu oposisi.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah telah menaikkan pajak secara drastis untuk mengisi kas negara dan meningkatkan harga bahan bakar sebanyak 20 persen yang menyulut kemarahan di mana-mana.

Guinean President Alpha Conde [Foto: Sudanspost].
Guinean President Alpha Conde [Foto: Sudanspost].

Amerika Serikat mengatakan, kekerasan dan tindakan apapun di luar konstitusi hanya akan mengikis prospek perdamaian, stabilitas dan kemakmuran Guinea dan akan membatasi kemampuan AS dan mitra internasional lain untuk mendukung Guinea saat negara itu bergerak menuju persatuan nasional dan masa depan rakyat Guinea yang lebih cerah.

Sumber-sumber di kalangan militer mengatakan presiden dibawa ke sebuah lokasi rahasia. Mereka juga mengatakan bahwa pasukan Doumbouya telah melakukan sejumlah penangkapan, termasuk pada pejabat senior pemerintah.

Junta militer mengatakan Conde tidak disakiti, keselamatannya dijamin dan diberi akses untuk mendapat perawatan dokter. Para menteri dan kepala institusi diundang ke pertemuan Senin (6/9) pagi di parlemen.

"Siapa pun yang tidak hadir akan dianggap sebagai pemberontak melawan CNRD," kata mereka merujuk pada National Rally and Development Committee (CNRD), nama kelompok mereka.

Pemimpin oposisi utama Guinea, Cellou Dalein Diallo, membantah rumor bahwa dia ikut ditahan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras "setiap pengambilalihan pemerintah dengan kekuatan" dan mendesak agar Conde dibebaskan segera.

Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) mengancam untuk memberi sanksi menyusul peristiwa yang menurut ketua mereka, Presiden Ghana Nana Akufo-Addo, sebagai percobaan kudeta.

Uni Afrika mengatakan mereka akan menggelar pertemuan darurat dan mengambil "tindakan yang tepat".

Kementerian luar negeri Nigeria, kekuatan paling dominan di kawasan itu, menyerukan agar Guinea kembali pada tatanan konstitusional, dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Taliban Janji Bersikap Moderat, Buya Syafii: Kita 'Wait and See' Dulu

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Bunuh Diri Karena Ekonomi Melonjak, UMNO Minta PM Malaysia Muhyiddin Mundur
Dunia
Kasus Bunuh Diri Karena Ekonomi Melonjak, UMNO Minta PM Malaysia Muhyiddin Mundur

Pemerintah malaysia gagal dalam mengatasi permasalahan sosial seperti kasus bunuh diri. Tercatat, kasus bunuh diri dari Maret 2020 hingga Mei 2021 sebanyak 1,099 kasus.

Pengkritik Ganjar Pranowo Bakal Jadi Ketua Komisi III DPR
Indonesia
Pengkritik Ganjar Pranowo Bakal Jadi Ketua Komisi III DPR

Bambang Wuryanto dalam beberapa pekan terakhir ini, menjadi sorotan karena terus menyerang atau melakukan kritik terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga sesama kader PDI Perjuangan.

Datangi DPR, Petinggi Sunda Empire Ancam Labrak Arteria
Indonesia
Datangi DPR, Petinggi Sunda Empire Ancam Labrak Arteria

Petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana menyambangi Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1). Mengenakan jas dan topi baret hitam, Rangga datang ke gedung wakil rakyat bersama sejumlah orang.

Mulai Hari Ini, Ngebut di Jalan Tol Resmi Dipidana hingga Denda Rp 500 Ribu
Indonesia
Mulai Hari Ini, Ngebut di Jalan Tol Resmi Dipidana hingga Denda Rp 500 Ribu

Jika pengendara berkendara lewat batas kecepatan dan kelebihan muatan di dalam jalan tol mulai, pengendara bakal langsung dikirim surat tilang ke alamatnya.

Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg Dukung Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bogor
Indonesia
Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg Dukung Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bogor

Pemkab Bogor menyediakan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk penataan ibu kota Kabupaten Bogor, Cibinong.

Petugas Temukan Penyebab Kebakaran Tunjungan Plaza 5 Surabaya
Indonesia
Petugas Temukan Penyebab Kebakaran Tunjungan Plaza 5 Surabaya

Penyebab kebakaran sudah ditemukan yakni api tersebut berasal dari lokasi bermain anak di lantai 4.

Ironi Indonesia Negara Produsen Sawit Terbesar Kesulitan Minyak Goreng
Indonesia
Ironi Indonesia Negara Produsen Sawit Terbesar Kesulitan Minyak Goreng

"Sebagai negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, ironis bahwa kita malah kesulitan mendapatkan minyak goreng. Saya tahu negara perlu pajak, perlu devisa, perlu surplus neraca perdagangan," kata Jokowi.

Pekan Depan, DPR-Kemenkes Gelar Raker Bahas Hepatitis Akut
Indonesia
Pekan Depan, DPR-Kemenkes Gelar Raker Bahas Hepatitis Akut

"Komisi IX sudah memutuskan untuk mengundang Kementerian Kesehatan dan pihak terkait untuk soal hepatitis akut ini dibahas dalam rapat kerja dengan Komisi IX," kata Melki.

Formappi Sebut 7 Fraksi DPRD DKI Langgar Tatib karena Tak Ikut Rapur Formula E
Indonesia
Formappi Sebut 7 Fraksi DPRD DKI Langgar Tatib karena Tak Ikut Rapur Formula E

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai, sikap politik yang dibumbui drama ini, diperlihatkan melalui rangkaian aksi 7 Fraksi yang menolak usulan interpelasi.

Akhirnya, PT Pos Buka Layanan Sabtu-Minggu dan Tanggal Merah
Indonesia
Akhirnya, PT Pos Buka Layanan Sabtu-Minggu dan Tanggal Merah

Pada ekosistem e-commerce, penjual dan konsumen sama-sama menginginkan adanya pelayanan secara cepat, tak terputus libur kerja.