Kudeta Kepemimpinan AHY Jadi Kesempatan Demokrat Naikkan Elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono.(Foto: Antara))

MerahPutih.com - Dalam kurun waktu empat bulan elektabilitas Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengalami kenaikan, sedangkan PDI Perjuangan (PDIP) anjlok. Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono mengatakan elektabilitas partai politik bergerak dinamis. PDIP masih tetap unggul, tetapi elektabilitasnya anjlok. Sebaliknya dengan Demokrat yang bertambah elektabilitasnya.

Baca Juga:

Otak di Balik Kudeta Demokrat Sudah Siapkan Tiga Parpol Usung Capres 2024

“Naiknya isu kudeta terhadap kepemimpinan Demokrat bisa jadi upaya untuk terus mendulang elektabilitas,” ucap Andreas, di Jakarta, Minggu (7/2)

Elektabilitas PDIP sebelumnya naik dari 29,3 persen pada survei Juni 2020 menjadi 31,4 persen pada survei Oktober 2020. Tetapi pada survei terakhir, elektabilitasnya merosot menjadi 23,1 persen.

Sementara itu, Demokrat sebelumnya turun dari 3,8 persen pada Juni 2020 menjadi 3,2 persen pada Oktober 2020. Pada survei terakhir, elektabilitasnya naik tinggi menjadi 8,2 persen, membuat posisi Demokrat berada di empat besar. Parpol-parpol oposisi, khususnya Demokrat, kata dia, cukup berhasil memanfaatkan kemerosotan dukungan terhadap PDIP. PKS naik dari 5,5 persen pada Juni 2020 menjadi 6,1 persen pada Oktober 2020 dan terakhir 7,7 persen. PSI naik dari 4,2 persen pada Juni 2020 menjadi 4,6 persen pada Oktober 2020 dan terakhir menjadi 4,8 persen.

Parpol-parpol lain cenderung stabil atau turun, misalnya Gerindra dan Golkar. Gerindra berada pada posisi dua besar dari 12,5 persen menjadi 12,6 persen pada survei terakhir. Sedangkan Golkar menyusul di tiga besar dari 9,7 persen menjadi 9,1 persen. Kemudian, PKB dari 6,8 persen turun menjadi 6,4 persen, Nasdem dari 4,1 persen menjadi 3,5 persen, PPP dari 2,4 persen menjadi 2,0 persen, dan PAN dari 1,6 turun menjadi 1,0 persen.

Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Demokrat)
Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Demokrat)

Selain itu, Partai Ummat yaitu parpol baru besutan Amien Rais dengan elektabilitas 1,1 persen, atau 0,1 persen di atas PAN, berhasil menggerus basis suara PAN,” kata Andreas. Parpol-parpol lainnya hanya mampu meraih elektabilitas di bawah 1 persen, di antaranya Perindo 0,4 persen, Hanura 0,2 persen, dan Berkarya 0,2 persen. Parpol baru lain yang mulai mendapatkan dukungan adalah Gelora 0,1 persen. Sisanya tidak meraih dukungan, yaitu PBB, PKPI, Garuda, dan parpol baru Masyumi Reborn. Masih ada yang tidak tahu atau tidak jawab sebesar 19,6 persen.

Survei NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 20-31 Januari 2021, dengan sambungan telepon kepada 1.200 responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error plus minus 2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen. (Pon)

Baca Juga:

Marah Dituding Ingin Kudeta Demokrat, Moeldoko Ancam AHY

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Minta Warga Tak Pergi ke Luar Jakarta saat Libur Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Minta Warga Tak Pergi ke Luar Jakarta saat Libur Panjang

Pemprov DKI Jakarta meminta kepada warga ibu kota untuk tidak berpergian ke luar kota Jakarta saat libur panjang pada akhir Oktober 2020

Satgas PEN Kejar Target Gelorkan Rp100 Triliun di Triwulan III
Indonesia
Satgas PEN Kejar Target Gelorkan Rp100 Triliun di Triwulan III

"Agar efek multipliernya bisa sangat membantu menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga ini," jelas Budi.

Pemprov DKI Tentukan Lokasi Jalur Pembangunan MRT Fase 2 Kota-Ancol Barat
Indonesia
Pemprov DKI Tentukan Lokasi Jalur Pembangunan MRT Fase 2 Kota-Ancol Barat

Selain itu, pembangunan MRT fase 2 ini turut menstimulasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi

Ini Kata Mabes Polri Terkait Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut
Indonesia
Ini Kata Mabes Polri Terkait Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut

Mabes Polri angkat bicara perihal kehebohan paguyuban di Garut, Jawa Barat, yang mengubah lambang Pancasila.

Puluhan Pelanggar Dibawa ke GOR Kemayoran, Diminta Nonton Film Bahaya Corona
Indonesia
Puluhan Pelanggar Dibawa ke GOR Kemayoran, Diminta Nonton Film Bahaya Corona

Mereka rata-rata tak menggunakan masker dan anak-anak kecil yang bermain di warnet di tengah jam sekolah.

Mau Bikin Kacau, Seratus Penyusup Demo di Gedung DPR Ditangkap
Indonesia
Mau Bikin Kacau, Seratus Penyusup Demo di Gedung DPR Ditangkap

"Itu orang-orang yang kena razia, mau bikin kacau," katanya

KPK Sita Dokumen dan Uang Tunai dari Rumah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Sita Dokumen dan Uang Tunai dari Rumah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Untuk jumlah uang tunai saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK

Peran Besar Pahlawan Nasional RS Soekanto Bagi Polri
Indonesia
Peran Besar Pahlawan Nasional RS Soekanto Bagi Polri

Korps Bhayangkara merasa bangga akan dianugerahkannya gelar pahlawan nasional kepada Jenderal Pol RS Soekanto Tjokrodiatmodjo tersebut.

Megawati Minta Seluruh Petugas Partainya Bercocok Tanam
Indonesia
Megawati Minta Seluruh Petugas Partainya Bercocok Tanam

Hasto sempat membeberkan kiat untuk menjaga kebugaran tubuh

Kasus COVID-19 Tambah 4.411 Orang
Indonesia
Kasus COVID-19 Tambah 4.411 Orang

Kasus baru COVID-19 di Indonesia bertambah 4.411 dalam data yang dikumpulkan selama 24 jam terakhir sampai Kamis (15/10) siang.