Kucurkan Rp667 Triliun, BI Ingin Permintaan Kredit Melonjak Bank Indonesia. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) sudah menginjeksi likuiditas ke perbankan mencapai Rp667,6 triliun salah satunya untuk meningkatkan realisasi kredit. Kucuran ini, agar bank secera menyalurkan kredit tetapi kondisi pandemi membuat permintaan dari dunia usaha masih rendah.

“Berbagai pengaruh pembatasan karena COVID, ekonominya belum tumbuh positif, itu mempengaruhi pertumbuhan permintaan kredit dari dunia usaha,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Selasa (13/10).

Adapun rincian injeksi likuiditas atau quantitative easing oleh Bank Indonesia ini hingga 9 Oktober 2020 bersumber dari penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) sekitar Rp155 triliun dan ekspansi moneter Rp496,8 triliun.

Baca Juga:

Olah Limbah Laundry, Mahasiswa ITS Ciptakan IPAL Berbasis 3R

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya mencatat realisasi kredit per Agustus 2020 mencapai Rp5.522 triliun atau turun 1,04 persen jika dibandingkan posisi Juli 2020 mencapai Rp5.536 triliun.

Gubernur BI menambahkan realisasi kredit perbankan kembali menurun sebesar 0,12 persen pada September 2020. Sementara itu masyarakat lebih memilih menyimpan uangnya di bank yang ditunjukkan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) per Agustus 2020 mencapai Rp6.488 triliun atau naik 11,64 persen dibandingkan Juli 2020 mencapai Rp6.308 triliun.

Gubernur Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Ferry Warjiyo. (Foto: Antara).

“Pada Agustus (tumbuh) menjadi 12,88 persen didorong sejumlah faktor termasuk pendapatan masyarakat golongan menengah atas dan ekspansi operasi keuangan pemerintah,” katanya dikutip dari Kantor Berita Antara.

Perry Warjiyo mengharapkan, percepatan realisasi anggaran pemerintah termasuk kontribusi BI mendanai dan menanggung beban dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan mendorong permintaan masyarakat termasuk dunia usaha terhadap kredit perbankan.

Program restrukturisasi kredit termasuk kepada UMKM berupa kelonggaran angsuran pokok dan bunga yang kini terus digenjot oleh OJK juga diharapkan mendorong permintaan kredit karena beban pelaku usaha diringankan karena kualitas kredit dianggap lancar.

Baca Juga:

Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Masih Kaji Pilkada Serentak 2024
Indonesia
DPR Masih Kaji Pilkada Serentak 2024

Potensi kerumitan dalam pilkada serentak sangat tinggi. Tidak hanya membebani pemerintah dan penyelenggara pemilu nantinya, partai politik dan masyarakat juga bisa ikut bingung.

Ridwan Kamil Bantah Cuma Fokus Bangun Alun-alun
Indonesia
Ridwan Kamil Bantah Cuma Fokus Bangun Alun-alun

Revitalisasi Alun-alun dan Lapangan Merdeka Kota Sukabumi dimulai sejak 28 Juli 2021 dan selesai sesuai target selama 155 hari.

Anggota Brimob Keserempet Peluru, Kontak Tembak KKB-Satgas Nemangkawi Tak Terelakkan
Indonesia
Anggota Brimob Keserempet Peluru, Kontak Tembak KKB-Satgas Nemangkawi Tak Terelakkan

Bharatu Bachtiar dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura

Jokowi Soroti Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM
Indonesia
Jokowi Soroti Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM

Kepala Negara menyoroti porsi kredit di perbankan yang masih kecil untuk UMKM

Pramono Anung: Banjir di Jakarta Tak Biasa, Pasti Ada Peristiwa Alam yang Terjadi
Indonesia
Pramono Anung: Banjir di Jakarta Tak Biasa, Pasti Ada Peristiwa Alam yang Terjadi

Sekretaris Kabinet yang juga mantan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Pramono Anung menilai, banjir Jakarta yang terjadi saat ini adalah bukan banjir yang biasa.

Polisi Dalami Eks Petinggi FPI Berinisial M yang Diduga Hadiri Pembaiatan Kepada ISIS
Indonesia
Polisi Dalami Eks Petinggi FPI Berinisial M yang Diduga Hadiri Pembaiatan Kepada ISIS

Acara baiat terhadap ISIS itu diungkap melalui pengakuan salah satu dari 19 tersangka teroris

Perwira Polisi Bakal Bersaksi di Sidang Azis Syamsuddin
Indonesia
Perwira Polisi Bakal Bersaksi di Sidang Azis Syamsuddin

Penyelidikan itu sebagaimana Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sprin.Lidik-123/ 01/ 10/ 2019 tanggal 8 Oktober 2019

Vaksinasi Pelaku Wisata Kembali Digelar di Kabupaten Sleman
Indonesia
Vaksinasi Pelaku Wisata Kembali Digelar di Kabupaten Sleman

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman kembali menggelar vaksinasi massal untuk pelaku pariwisata dan pelayanan publik.

Dirut Tigapilar Argo Utama Didakwa Menyuap Eks Mensos Juliari Batubara Rp1,95 Miliar
Indonesia
Dirut Tigapilar Argo Utama Didakwa Menyuap Eks Mensos Juliari Batubara Rp1,95 Miliar

Ardian Iskandar Maddanatja didakwa oleh jaksa penuntut umum pada KPK menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebesar Rp1,95 miliar.

Azis Syamsuddin Bantah Punya Adik Bernama Vio
Indonesia
Azis Syamsuddin Bantah Punya Adik Bernama Vio

Dalam persidangan, Azis membantah memiliki adik bernama Vio.