Kubu Polda Metro Cecar Saksi Rizieq soal Polisi Amankan Acara Maulid Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Saksi kubu Rizieq Shihab, Ahmad Khadir Alaydrus mengaku aparat kepolisian dan TNI ikut mengamankan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan.

Tim kuasa hukum Polda Metro Jaya mempertanyakan keterangan saksi soal aparat kepolisian hingga TNI ikut mengamankan acara tersebut.

Baca Juga

Kubu Rizieq Siapkan Raja Dangdut Jadi Saksi Ahli

Ahmad Khadir merupakan tetangga Rizieq di Petamburan. Awalnya, Ahmad Khadir mengaku melihat sejumlah polisi hingga TNI di acara keagamaan tersebut. Menurut dia, aparat keamanan yang hadir sekitar 200-an personil.

"Iya, ada polisi, Dishub (Dinas Perhubungan), TNI, Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja)," kata Ahmad Khadir saat bersaksi di sidang praperadilan Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/1).

"Itu berapa banyak polisi yang hadir?" tanya kuasa hukum Rizieq, Alamsyah.

"Kalau gabungan 200-an ada, mungkin lebih, kan di situ ada markas Brimob juga," jawab Ahmad Khadir.

Seorang saksi memberikan keterangan pada sidang praperadilan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Seorang saksi memberikan keterangan pada sidang praperadilan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Menurut Ahmad Khadir, aparat keamanan hadir di acara tersebut untuk melakukan pengamanan. Pasalnya, aparat keamanan ikut mengatur lalu lintas, mengingatkan menjaga jarak bukan membubarkan.

"Nggak (membubarkan) mereka menjaga acara, bukan membubarkan, mengatur lalu lintas juga. Nggak ada (membubarkan) semuanya mengamankan, satpol PP pakai toa mengingatkan jaga jarak. Yang saya dengar selalu jaga jarak, pakai masker," ungkapnya.

Mendengar kesaksian itu, tim kuasa hukum Polda Metro Jaya mencecar Ahmad Khadir soal polisi mengamankan acara Maulid Nabi di Petamburan. Tim hukum Polda Metro menanyakan bagaimana Ahmad tahu jika polisi ikut mengamankan acara.

"Dari mana saksi tahu itu mengamankan? Apakah saksi melihat surat tugas pengamanan, apa hanya penglihatan saksi saja?" tanya tim hukum Polda Metro.

"Kalau untuk surat tugas tidak mungkin saya tanya, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri jelas memakai atribut polisi, Satpol PP, sebagiannya ada yang bawa tulisan," ujarnya.

"Hanya pandangan saja sehingga mengatakan pengamanan? Itu yang kami tanyakan kok saksi mengetahui mengamankan?," cecar tim hukum Polda Metro.

"Kan saya melihat," jawab Ahmad Khadir. (Pon)

Baca Juga

Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Disebut Alami Penurunan Kualitas Pluralisme dan Kebebasan Beragama
Indonesia
Indonesia Disebut Alami Penurunan Kualitas Pluralisme dan Kebebasan Beragama

"Sejumlah indikator masih menunjukkan skor yang masih buruk, antara lain masalah kebebasan sipil dan pluralisme," kata Karyono

Pemprov DKI Wajibkan Anak Ikut PAUD Satu Tahun
Indonesia
Pemprov DKI Wajibkan Anak Ikut PAUD Satu Tahun

Disdik akan mewajibkan anak menempuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama satu tahun.

RUU Ciptaker Ubah Syarat Pendirian Perseroan
Indonesia
RUU Ciptaker Ubah Syarat Pendirian Perseroan

Syarat pendirian perseroan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang sudah disahkan dalam rapat paripurna DPR RI pada Senin (5/10), mengalami perubahan.

Pagi Ini, Gang Masuk ke Markas FPI Sepi, ke Mana Laskar?
Indonesia
Pagi Ini, Gang Masuk ke Markas FPI Sepi, ke Mana Laskar?

Sekitar pukul 10.35 WIB sejumlah laskar FPI yang menggunakan baju didominasi warna putih dan loreng putih abu-abu mulai berdatangan masuk ke Markas FPI

Tiongkok Uji Klinis Vaksin COVID-19 Tahap Ketiga di UEA
Indonesia
Tiongkok Uji Klinis Vaksin COVID-19 Tahap Ketiga di UEA

Kerja sama lintasnegara dalam uji klinis tahap ketiga antara Tiongkok dan UEA tidak hanya mencerminkan keberhasilan kerja sama internasional

Minus 3,49 Persen, Indonesia Resesi
Indonesia
Minus 3,49 Persen, Indonesia Resesi

Kontraksi ekonomi triwulan III-2020 terjadi disemua pulau di Indonesia. Provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar 6,80 persen.

[Hoaks atau Fakta]: Wakil Wali Kota Terpilih Surabaya Meninggal
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Wakil Wali Kota Terpilih Surabaya Meninggal

Armuji diketahui masih dalam perawatan dan sudah membaik menuju kesembuhan.

Waspada, Kasus Positif Klaster Perkantoran Serang Pekerja Sudah Divaksin
Indonesia
Waspada, Kasus Positif Klaster Perkantoran Serang Pekerja Sudah Divaksin

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta saat ini masih menyelidiki faktor pemicu melonjaknya klaster perkantoran dari data epidemiologi.

Pemprov DKI Janji BST Tahap Dua dan Tiga Cair Bulan Ini
Indonesia
Pemprov DKI Janji BST Tahap Dua dan Tiga Cair Bulan Ini

Perlu ada sinergisitas untuk masalah BST ini dengan berbagai pihak

Menhub Sidak Penerapan Protokol Kesehatan Jelang Libur Nataru di Stasiun Gambir
Indonesia
Menhub Sidak Penerapan Protokol Kesehatan Jelang Libur Nataru di Stasiun Gambir

Budi Karya langsung mengecek tempat pemeriksaan surat hasil tes rapid atau PCR