Kubu Moeldoko Tanggapi Santai Gugatan Partai Demokrat Tim Kuasa Hukum Demokrat Mehbob (dua kiri) melayangkan gugatan baru untuk 12 pengurus KLB Sibolangit ke PN Jakarta Pusat, Selasa (13/4/2021). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

MerahPutih.com - Darmizal, salah seorang loyalis kubu Moeldoko menanggapi santai gugatan yang dilayangkan Partai Demokrat terhadap para inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Darmizal mengatakan, pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu secara internal. Pasalnya, persoalan itu merupakan permasalahan hukum yang juga harus dibahas dengan tim kuasa hukum.

"Karena hal tersebut terkait masalah hukum, kami diskusikan dulu dengan tim lawyer," kata Darmizal saat dikonfirmasi, Kamis (15/4).

Baca Juga:

Kubu Moeldoko: Orang Dekat yang Jerumuskan SBY Harus Dicopot

Darmizal melanjutkan, nantinya apabila proses diskusi tersebut menghasilkan sebuah keputusan, pihaknya akan menyampaikan kepada awak media melalui Rahmad, anggota tim kuasa hukum.

"Segera abang sampaikan, nanti Rahmad yang akan jelaskan," ujar Darmizal.

Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat KLB Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Endi Ahmad/Lmo/aww.
Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat KLB Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Endi Ahmad/Lmo/aww.

Sebelumnya, Partai Demokrat yang diwakili anggota tim advokasi Mehbob telah mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum kepada 12 mantan kader sebagai inisiator pertemuan yang dinamakan Kongres Luar Biasa (KLB).

"12 mantan kader yang digugat ini di antaranya yang selalu mengaku-ngaku juru bicara Partai Demokrat," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Baca Juga:

SBY Daftarkan Nama dan Logo Demokrat ke Dirjen KI, Kubu Moeldoko Protes

Herzaky melanjutkan, pendaftaran gugatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pencabutan perkara perdata nomor 172 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pencabutan perkara perdata nomor 172 dilakukan karena gugatan tersebut dianggap sudah tidak sesuai.

Hal itu mengingat Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang juga merupakan tergugat dalam nomor perkara perdata itu sudah tidak memproses berkas yang dilayangkan kubu KLB.

"Kami anggap sudah tidak relevan lagi dengan tidak diprosesnya permohonan legalitas KLB ilegal Deli Serdang oleh Menkumham," kata dia. (Knu)

Baca Juga:

Syarief Hasan Sebut Moeldoko Tidak Punya Hak Pakai Atribut Demokrat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius
Indonesia
Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius

COVID-19 ini dari sisi rumah tangga membuat pendapatan turun, daya beli turun dan pengangguran serta kemiskinan naik.

Mendagri Harap setelah PPKM Level 4 Kasus COVID-19 Menurun
Indonesia
Mendagri Harap setelah PPKM Level 4 Kasus COVID-19 Menurun

Mantan Kapolri ini berharap, angka kasus COVID-19 usai 2 Agustus dapat melandai. Dengan begitu, dapat berdampak pada berbagai sektor, misalnya pada penurunan keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR).

Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap
Indonesia
Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap delapan pelaku tawuran berujung kematian terhadap ML (31) di kawasan Utan Panjang, Jakarta Pusat, Rabu (19/5).

Cegah COVID-19, Kabupaten Tangerang Ingin Lokasi Salat Id Diperbanyak
Indonesia
Cegah COVID-19, Kabupaten Tangerang Ingin Lokasi Salat Id Diperbanyak

pengizinan pelaksanaan di setiap wilayah akan melalui pertimbangan status zonasi pada hari-hari terakhir menjelang pelaksanaan Lebaran.

Orang Tua Mahfud Jadi Sasaran Demo Pendukung Rizieq, Banser Kirim Pengamanan
Indonesia
Orang Tua Mahfud Jadi Sasaran Demo Pendukung Rizieq, Banser Kirim Pengamanan

Selasa siang sekitar pukul 13.45 WIB, rumah orang tua Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan orang yang datang dengan menumpang beberapa truk.

Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara
Indonesia
Saksi Sebut Pinangki Beli Mobil BMW X5 Setelah Menang Perkara

Singkat cerita Pinangki pun sepakat membeli mobil tersebut

KPK Dalami Peruntukan Tanah di Munjul untuk Program Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
KPK Dalami Peruntukan Tanah di Munjul untuk Program Rumah DP 0 Rupiah

Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami tujuan Perumda Pembangunan Sarana Jaya membeli tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

DPR Harus Rampungkan RUU Prioritas Sesuai Target
Indonesia
DPR Harus Rampungkan RUU Prioritas Sesuai Target

Empat bulan mendekati akhir 2021, ada beberapa RUU dalam prolegnas prioritas tahun ini yang belum rampung dibahas, di antaranya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Masyarakat Hukum Adat, RUU Perlindungan Data Pribadi, dan RUU Badan Usaha Milik Desa.

Polda Metro Jaya Ringkus 3 Pelaku Spesialis Ganjal ATM
Indonesia
Polda Metro Jaya Ringkus 3 Pelaku Spesialis Ganjal ATM

Polda Metro Jaya meringkus tiga orang komplotan pencurian dengan modus ganjal ATM yang beroperasi di daerah Kranji, Bekasi Barat.

300 PNS Pemkot Jakpus Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
300 PNS Pemkot Jakpus Disuntik Vaksin COVID-19

Jakarta Pusat melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi pejabat pegawai negeri sipil (PNS) eselon II, III, dan IV.