Kubu Luhut Siap Adu Data dengan Haris dan Fatia di Pengadilan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti telah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baikterhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Kuasa Hukum Luhut, Juniver Girsang mengatakan pihak Haris dan Fatia dapat membuktikan di pengadilan jika tidak terima dengan keputusan penetapan tersangka oleh penyidik.

Baca Juga

Jadi Tersangka, Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti Bakal Ajukan Praperadilan

Alasannya, dirinya yakin kliennya memiliki bukti dasar yang cukup sebelum akhirnya melayangkan laporan terhadap keduanya.

"Oleh karena proses ini sudah cukup lama, opini sana sini, lebih tepatnya agar tidak menjadi perdebatan kami mengharapkan proses ini dilanjutkan ke pengadilan," ujar Juniver saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/3).

Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar (tengah) bersama Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti (kanan) di Mapolda Metro Jaya. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar (tengah) bersama Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti (kanan) di Mapolda Metro Jaya. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.

Menurut Juniver, di pengadilan nanti akan terbukti benar tidaknya perkara pencemaran nama baik yang dilaporkan Luhut.

"Di pengadilan mari kita saksikan bersama dan memberi kepercayaan kepada hakim, karena sifatnya terbuka dan tidak ada yang akan ditutup-tutupi. Jadi serahkan semuanya ke pengadilan," jelasnya.

Baca Juga

Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Haris dan Fatia Siap Diperiksa Polisi

Juniver menjelaskan, dalam pengadilan tersebut kliennya Luhut akan mengadu data dengan Haris dan Fatia. Sehingga, tidak ada lagi opini yang muncul dan menyebabkan kesalahpahaman publik.

"Iya akan ada adu data, tidak seperti sekarang ini hanya opini. Sebab negara ini adalah negara hukum dan untuk membuktikan yang benar itu melalui pengadilan," tutup Juniver.

Adapun kasus ini berawal saat Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik.

Tuduhan tersebut didasari konten YouTube wawancara antara Fatia Maulida dengan Direktur Lokataru Haris Azhar. Laporan terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, 22 September 2021.

Dalam berbagai kesempatan, Luhut kemudian membantah dengan tegas apa yang disampaikan Haris dan Fatia dalam konten wawancara tersebut. Termasuk dengan tuduhan memiliki bisnis tambang di Papua. (Knu)

Baca Juga

Besok, Polda Metro Bakal Periksa Haris Azhar dan Fatia 'Kontras'

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
3 Nama Beredar Gantikan Anies, Ini Kekurangan dan Kelebihannya
Indonesia
3 Nama Beredar Gantikan Anies, Ini Kekurangan dan Kelebihannya

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik lima penjabat gubernur untuk menggantikan kepala daerah yang masa jabatannya habis.

DPD Desak Pemkab Bogor Tidak Ikut Eksekusi di Sengketa Pertanahan di Sentul
Indonesia
DPD Desak Pemkab Bogor Tidak Ikut Eksekusi di Sengketa Pertanahan di Sentul

Konflik pertanahan di Bogor bukan hanya satu titik saja. Karena rata-rata tanah di Bogor merupakan ex-perkebunan.

Mahfud MD Jamin Pansel KPU-Bawaslu Bebas dari Kepentingan Politik
Indonesia
Mahfud MD Jamin Pansel KPU-Bawaslu Bebas dari Kepentingan Politik

"Ini sesuai perintah presiden, untuk membuat jadwal Pemilu sesuai UU dan jangan berpikir politik di luar itu," katanya

Empat Strategi Wapres Kuatkan Usaha Mikro Kecil Produk Halal
Indonesia
Empat Strategi Wapres Kuatkan Usaha Mikro Kecil Produk Halal

Festival Syawal yang telah digagas sejak 2021 pun, kembali pun, digelar untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi produk halal Indonesia.

Jokowi akan Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN Nusantara
Olahraga
Jokowi akan Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN Nusantara

Kepala Negara menyampaikan rencana membangun training camp atau pusat pelatihan sepak bola di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Jalani Operasi Saat Usia 72 Tahun, SBY: Risiko Itu Bertambah Besar
Indonesia
Jalani Operasi Saat Usia 72 Tahun, SBY: Risiko Itu Bertambah Besar

Operasi pengangkatan kanker prostat itulah yang paling tepat. Ini sesuai petunjuk dokter Kepresidenan dan RS Mayo.

Komika FF Diciduk Polisi
Indonesia
Komika FF Diciduk Polisi

Polisi menangkap FF atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Harga Komoditas Cabai dan Bawang Merah Turun Signifikan
Indonesia
Harga Komoditas Cabai dan Bawang Merah Turun Signifikan

Kemendag melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok secara harian.

KPK Dikabarkan Lakukan OTT Terhadap Anak Alex Noerdin
Indonesia
KPK Dikabarkan Lakukan OTT Terhadap Anak Alex Noerdin

Dodi dicokok bersama sejumlah pihak

Malam Tahun Baru, Kendaraan Menuju Puncak Dialihkan Melalui Ciawi
Indonesia
Malam Tahun Baru, Kendaraan Menuju Puncak Dialihkan Melalui Ciawi

"Tidak boleh ada petasan, tidak boleh ada kembang api, kami Forkopimda akan terus berputar berkeliling mengingatkan warga sampai awal tahun nanti,” kata Bima.