Kubu AHY Pertanyakan Klaim Moeldoko Soal Pergeseran Ideologi Demokrat KLB Partai Demokrat. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyebut klaim Kepala Staf Presiden (KSP) yang juga Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang, Moeldoko, tentang adanya pergeseran ideologi di partai berlembang mercy hanya pepesan kosong.

“Pernyataan ini bisa menimbulkan tanda tanya besar bagi publik. Moeldoko ini makhluk dari planet mana? ,” kata Kamhar dalam keterangannya, Senin, (29/3).

Baca Juga:

Alasan Partai Demokrat Versi KLB Gelar Konpers di 'Candi' Hambalang

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini menyesalkan langkah Moeldoko yang kembali membangun fitnah hanya karena ambisi dan syahwat politik yang tak terbendung.

Selama 10 tahun menjadi Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah berhasil menempatkan Partai Demokrat sebagai the ruling party.

“Tak pernah sekalipun ada perbenturan atau isu ideologi yang mengemuka apalagi sampai memecah belah anak bangsa,” tegas dia.

KSP Moeldoko. (Foto: Antara)
KSP Moeldoko. (Foto: Antara)

Kamhar menegaskan, ideologi Partai Demokrat adalah nasionalis religius yang memperhatikan aspek nasionalisme, humanisme dan pluralisme. Semua ini bertujuan mewujudkan perdamaian, demokrasi dan kesejahteraan rakyat.

Ideologi Partai Demokrat berasaskan Pancasila dan bersifat terbuka (inklusif) tanpa membedakan suku, agama, ras, profesi, jenis kelamin, dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

Baca Juga:

Ini Proyek yang Rontokkan Elektabilitas Partai Demokrat Versi Moeldoko Cs

Sementara, doktrin Partai Demokrat yaitu Tri Pakca Gatra Praja yang mengandung arti adanya tiga kehendak kuat yang mewujud dalam trilogi perjuangan partai yaitu demokrasi, kesejahteraan dan keamanan.

"Inilah yang menjadi DNA politik Partai Demokrat,” tutup dia. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Bakal Berlakukan Sertifikat Vaksin di Kampus dan Balai Kota
Indonesia
Gibran Bakal Berlakukan Sertifikat Vaksin di Kampus dan Balai Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah akan memberlakukan sertifikat vaksin dengan aplikasi Peduli Lindungi di kampus dan Balai Kota.

Komjen Listyo Sigit Diminta Bereskan Para Jenderal yang Menumpuk
Indonesia
Komjen Listyo Sigit Diminta Bereskan Para Jenderal yang Menumpuk

Mereka yang sudah menempuh pendidikan tinggi mestinya diberikan posisi yang sesuai kapasitasnya

UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Aturan Upah Minimum Tetap Berlaku
Indonesia
UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Aturan Upah Minimum Tetap Berlaku

"Materinya tidak ada yang dibatalkan. Jadi terkait dampaknya terhadap kepastian hukum dan iklim berusaha di Indonesia, rasanya ini belum ada dampak serius," kata Hariyadi.

Kapolda Metro Pastikan Sindikat Mafia Tanah di Ibu Kota Bakal Diberantas
Indonesia
Kapolda Metro Pastikan Sindikat Mafia Tanah di Ibu Kota Bakal Diberantas

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melakukan rakor bersama Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah Kementerian ATR/BPN Raden Bagus Agus Widjayanto.

Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta
Indonesia
Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta

Karena kebanyakan PCR positif ditemukan pada proses pulang

Lantai 2 Gedung Cyber Kebakaran, Gulkarmat Sebut Ada yang Terjebak
Indonesia
Lantai 2 Gedung Cyber Kebakaran, Gulkarmat Sebut Ada yang Terjebak

Belum diketahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut

RUU PDP Diharap Tak Jerat Kerja-Kerja Jurnalis
Indonesia
RUU PDP Diharap Tak Jerat Kerja-Kerja Jurnalis

Perlu kejelasan dari definisi dan jenis-jenis data sensitif

Penyuap Bekas Mensos Juliari Jalani Sidang Dakwaan Kasus Bansos
Indonesia
Penyuap Bekas Mensos Juliari Jalani Sidang Dakwaan Kasus Bansos

Dua tersangka kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek, Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar, akan menjalani sidang perdana atas kasus yang menjeratnya pada Rabu (24/2).

Kapan Jakarta Dikategorikan Zona Aman COVID-19?
Indonesia
Kapan Jakarta Dikategorikan Zona Aman COVID-19?

Kalau kasus baru turun, artinya penularan dalam dua minggu terakhir menurun sekali

Pemprov DKI Bakal Pindahkan Warga Pancoran Buntu II Jaksel
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Pindahkan Warga Pancoran Buntu II Jaksel

Riza meminta, warga di Pancoran Buntu II untuk legowo pindah dari lokasi tersebut yang merupakan tanah milik PT Pertamina. Kini pemerintah tengah mencarikan jalan keluar untuk merelokasi warga tersebut.