Kuasa Hukum Upayakan Djoko Tjandra Hadiri Sidang PK Djoko Tjandra-ist/net

Merahputih.com - Tim Kuasa Hukum buron kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra masih mengupayakan kliennya untuk hadir dalam sidang Penijaun Kembali (PK) di PN Jakarta Selatan 20 Juli mendatang.

"Kita dari tim kuasa hukum benar-benar ingin pak Djoko Tjandra hadir supaya PK kita bisa hadir. Kalau gak hadir kan gak jalan juga PK kita," kata Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Andi Putra Kusuma di Jakarta, Senin (13/7).

Baca Juga

Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle

Andi juga berharap, Djoko Tjandra bisa dapat mengikuti jalannya PK di PN Jakarta Selatan. Hanya saja keputusan itu berada di tangan kliennya.

Saat ini Djoko Tjandra masih berada di Malaysia untuk menjalani pengobatan penyakitnya. Namun Andi tak mengetahui kondisinya klienya saat ini.

"Iya di Malaysia (berobat). Kalau kami tahunya beliau masih di Malaysia. Cuma kalau kondisi berobat apa tidak mungkin bu Anita (Kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking) yang lebih tahu, karena beliau yang berhubungan," tuturnya.

Djoko Tjandra. (Foto: Antara/Ist)
Djoko Tjandra. (Foto: Antara/Ist)

"Saya tim di lapangan yang 3 orang itu benar-benar tidak komunikasi dan ketemu sama pak Djoko. Yang komunikasi penuh itu bu Anita," sambungnya.

Diketahui, Djoko Soegiarto Tjandra buron dan melarikan diri ke Papua Nugini setelah Mahkamah Agung (MA) menerima peninjauan kembali Kejagung terkait kasus korupsi cessie Bank Bali pada 2009 lalu.

Majelis PK MA memvonis Direktur PT Era Giat Prima itu bersalah dan menjatuhkan hukuman 2 tahun pidana penjara. Selain itu, DJoko Tjandra juga dihukum membayar denda Rp15 juta serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp546 miliar dirampas untuk negara.

Sehari sebelum putusan MA pada Juni 2009, Djoko diduga kabur meninggalkan Indonesia dengan pesawat carter dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Port Moresby, Papua Nugini. Djoko kemudian diketahui telah pindah kewarganegaraan menjadi Papua Nugini pada Juni 2012.

Baca Juga

Djoko Tjandra Kembali Absen di Sidang PK

Setelah 11 tahun buron, Djoko Tjandra dikabarkan kembali ke Indonesia. Bahkan, Djoko Tjandra mendaftarkan peninjauan kembali (PK) terkait perkara yang menjeratnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 8 Juni 2020 lalu.

Namun, Djoko Tjandra mangkir atau tidak menghadiri sidang PK yang digelar PN Jaksel pada Senin (6/7) kemarin dengan alasan sakit. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah dan Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Indonesia
Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah dan Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Untuk suhu udara diperkirakan berkisar 24—30 derajat Celsius

 Pasien Corona Meninggal Mayoritas 'Berumur' dan Punya Penyakit Kambuhan
Indonesia
Pasien Corona Meninggal Mayoritas 'Berumur' dan Punya Penyakit Kambuhan

"Kalau kemudian kita perhatikan faktor lain maka hampir seluruhnya memiliki penyakit pendahulu. Sebagian besar diabet, hipertensi, dan kemudian penyakit jantung kronis.

Pelaku bisnis Dianjurkan Tetap WFH Ketimbang Suruh Pekerjanya ke Kantor
Indonesia
Pelaku bisnis Dianjurkan Tetap WFH Ketimbang Suruh Pekerjanya ke Kantor

Penggunaan masker selama delapan jam atau lebih lama lagi akan sangat membebani karyawan

Pembukaan Sekolah Picu Kluster Baru Penyebaran Corona
Indonesia
Pembukaan Sekolah Picu Kluster Baru Penyebaran Corona

Retno mengatakan, membuka sekolah tanpa menerapkan protokol kesehatan bisa ditemukan kasus baru karena siswa dan guru tertular COVID-19.

Hari Ini Warga Jaksel Diminta Waspadai Hutan Disertai Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Hari Ini Warga Jaksel Diminta Waspadai Hutan Disertai Petir dan Angin Kencang

Untuk suhu udara di Jakarta diperkirakan berada dalam kisaran 24 hingga 34 derajat celcius

Mahfud Janjikan Penusuk Syekh Ali Jaber Diadili Secara Fair
Indonesia
Mahfud Janjikan Penusuk Syekh Ali Jaber Diadili Secara Fair

Pelaku penusukan adalah musuh kedamaian dan perusak kebersatuan yang memusuhi ulama sehingga harus diadili secara fair dan terbuka

KPK: RUU Perampasan Aset Berikan Efek Jera bagi Koruptor
Indonesia
KPK: RUU Perampasan Aset Berikan Efek Jera bagi Koruptor

KPK menyambut baik langkah PPATK meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mendorong ditetapkannya RUU Perampasan Aset Tindak Pidana sebagai RUU prioritas.

Tangkal Resesi, Konsumsi Rakyat Perlu Ditingkatkan Buat
Indonesia
Tangkal Resesi, Konsumsi Rakyat Perlu Ditingkatkan Buat

Perekonomian Indonesia ditargetkan dapat kembali tumbuh ke kisaran 4,5 persen hingga 5,5 persen pada 2021

Tragis, Danramil Cimanggung dan Warga Tewas Terkena Longsor Susulan di Sumedang
Indonesia
Tragis, Danramil Cimanggung dan Warga Tewas Terkena Longsor Susulan di Sumedang

Longsor di Desa Cuhanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, menyebabkan 11 orang tewas.

Massa Makin Beringas, Kericuhan Meluas hingga Tugu Tani dan Menteng
Indonesia
Massa Makin Beringas, Kericuhan Meluas hingga Tugu Tani dan Menteng

Massa yang terdorong dari Thamrin, merembet hingga ke sejumlah penjuru.