Kuasa Hukum Novel Cs: Tuduhan Taliban Fitnah Sangat Keji Saor Siagian, pengacara Novel Baswedan dkk. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Kuasa hukum 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) Saor Siagian menegaskan, tudingan tidak pancasilais dan "Taliban" yang disematkan pada Novel Baswedan cs hanya omong kosong.

"Tuduhan Taliban itu betul-betul isapan jempol, omong kosong, karena sebagian kawan-kawan ini beragama lain, dan mereka yang selama ini menunjukkan integritas komitmennya," kata Saor di gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/5).

Untuk itu, Saor bersama Novel Baswedan dan sembilan orang pegawai KPK yang tak lulus asesmen TWK mendatangi Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) pada hari ini.

Baca Juga:

Busyro Muqoddas Sebut Isu Taliban di KPK Produk Hoaks Buzzer Politik

"Karena ini sangat serius maka kami bersama dengan kawan-kawan, Novel Baswedan bersama dengan sembilan kawannya menemui Ketua Umum PGI, saudara Gomar Gultom," ujarnya.

Menurut Saor, tuduhan pada 75 pegawai KPK yang dinilai sudah tidak bisa dibina serta Taliban itu merupakan fitnah yang sangat keji.

"Jadi itu yang kami serukan ke PGI bahwa tuduhan-tuduhan yang disebut tidak bisa dibina atau anti-Pancasila menurut saya fitnah yang sangat keji," tegas dia.

Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Saor mengungkapkan, alasan dirinya bersama Novel cs mendatangi PGI lantaran Ketua Umum PGI Gomar Gultom merupakan tokoh agama yang taat dengan iman dan kepercayaannya.

"Oleh sebabnya kami menemui tokoh agama bahwa mereka orang yang taat sesuai dengan iman dan kepercayaannya, bahkan Novel sendiri hadir di sana sekalipun mereka berbeda agama dan kepercayaan," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono membantah adanya kelompok Taliban hingga radikal Islam di lembaga antirasuah. Isu itu dinilai sengaja diembuskan untuk memberangus pegawai KPK yang berintegritas.

Baca Juga:

Nurul Ghufron Tegaskan Isu Taliban Diembuskan untuk Ganggu Kinerja KPK

Sebab faktanya, dari 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK, sembilan di antaranya beragama non-muslim. Dengan demikian, kata Giri, adanya isu Taliban berkaitan dengan ketidaklulusan 75 pegawai KPK jelas terpatahkan.

"Pertanyaannya kan selama ini, oh ini paling golongan Taliban, 'kadrun' nih, radikal Islam. Faktanya adalah, dari 75 itu yang Nasrani 7 orang, yang Buddha 1 orang, yang Hindu 1 orang," kata Giri dalam diskusi daring bertema "KPK dan Perlawanan Balik Koruptor", yang ditayangkan akun YouTube PKSTV, Sabtu (22/5).

Diketahui, sebanyak 51 dari 75 pegawai KPK yang tidak lulus asesmen TWK terpaksa dipecat. Kebijakan tersebut diambil bedasarkan penilaian asesor dan disepakati bersama antara KPK, Kemenpan RB, dan BKN dalam rapat yang digelar di kantor BKN, Jakarta, Selasa (25/5).

Sementara, 24 pegawai lainnya dinilai masih dimungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebelum diangkat menjadi ASN. Mereka akan diminta kesediaannya untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara. (Pon)

Baca Juga:

Fakta Ini Patahkan Isu Taliban Hingga 'Kadrun' di Tubuh KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mobil Pengusaha Tekstil Jadi Sasaran Penembakan 8 Kali
Indonesia
Mobil Pengusaha Tekstil Jadi Sasaran Penembakan 8 Kali

Mobil Toyota Alphard hitam milik pengusaha tekstil asal Karanganyar menjadi korban penembakan sebanyak 8 kali.

Kasus Positif Masih 38 Ribu, Pasien Sembuh Capai 2.023.548 Orang
Indonesia
Kasus Positif Masih 38 Ribu, Pasien Sembuh Capai 2.023.548 Orang

Sementara itu, ada kabar baik dari tingkat kesembuhan. Pasien sembuh bertambah 28.975 sehingga total yang sembuh menjadi 2.023.548.

Menko Luhut Pastikan Vaksinasi Nasional COVID-19 Dimulai Rabu
Indonesia
Menko Luhut Pastikan Vaksinasi Nasional COVID-19 Dimulai Rabu

Dampak vaksinasi ini diprediksi akan mulai kelihatan dalam tiga bulan ke depan.

Pedagang Curhat ke Kapolda Metro Jaya Omzet Jualan Menurun Akibat PPKM Darurat
Indonesia
Pedagang Curhat ke Kapolda Metro Jaya Omzet Jualan Menurun Akibat PPKM Darurat

"Bukan hanya menurun pak, tapi sangat menurun. Tidak bisa berjualan, tidak ada uang masuk sama sekali," jawab Emmy dengan wajah pasrah.

Dicecar Batas Gaji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Nanti Dulu Ya
Indonesia
Dicecar Batas Gaji Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Nanti Dulu Ya

Regulasi tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 588 Tahun 2020

Bank Syariah Indonesia Resmi Berdiri
Indonesia
Bank Syariah Indonesia Resmi Berdiri

Produk dan layanan keuangan syariah milik BSI harus kompetitif dan dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen nasabahnya, mulai dari UMKM, korporasi, hingga retail.

Survei: Kalahkan Risma, Elektabilitas Anies di Pilgub DKI 42,5 Persen
Indonesia
Survei: Kalahkan Risma, Elektabilitas Anies di Pilgub DKI 42,5 Persen

Median merilis hasil survei persaingan ketat perebutan kursi jabatan calon gubernur (cagub) DKI Jakarta.

Yogyakarta Perpanjang Status Darurat Bencana COVID-19 Sampai Akhir Tahun
Indonesia
Yogyakarta Perpanjang Status Darurat Bencana COVID-19 Sampai Akhir Tahun

Perpanjangan status tersebut diputuskan melalui SK Gubernur Nomor 358/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Ketujuh Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 DIY.

[HOAKS atau FAKTA] : Jengkol & Pete Sebabkan Stroke, Obatnya Tusuk Jari Sampai Berdarah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jengkol & Pete Sebabkan Stroke, Obatnya Tusuk Jari Sampai Berdarah

Informasi hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.

Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Berapa Kekayaan Megawati?
Indonesia
Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Berapa Kekayaan Megawati?

Megawati Soekarnoputri resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.