Kuasa Hukum Enggan Buka Lokasi Rehabilitasi Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pasangan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bakal menjalani rehabilitasi setelah keduanya menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Rehabilitasi dilakukan terhadap keduanya berdasarkan surat asesmen keduanya yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baca Juga

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bakal Diseret ke Pengadilan

Kuasa hukum Nia dan Ardi, Wa Ode Nur Zainab menuturkan, kliennya telah menjalani asesmen BNN pada 9 Juli 2021.

"Berdasarkan rekomendasi hasil asesmen yaitu terperiksa dianjurkan untuk mendapatkan rehabilitasi," tutur Wa Ode dalam siaran persnya, Minggu (11/7).

"Meliputi assessment lanjutan, evaluasi psikologis, wawancara motivasional, konseling, intervensi psikososial," sambungnya.

Nia Ramadhani (kedua kanan) dan Ardi Bakrie (ketiga kanan) menyampaikan permohonan maaf saat konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Sabtu (10/7). ANTARA FOTO/Kilauan Dinanti
Nia Ramadhani (kedua kanan) dan Ardi Bakrie (ketiga kanan) menyampaikan permohonan maaf saat konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Sabtu (10/7). ANTARA FOTO/Kilauan Dinanti

Wa Ode menuturkan, surat itu ditandatangani oleh Deputi Rehabilitasi BNN, Riza Sarasvita.

Ke depannya yaitu menantu dan putra Aburizal Bakrie itu siap menjalani rehabilitasi di lokasi yang sesuai dengan kebijakan penyidik dan keluarga.

"Rehabilitasi dilakukan di lembaga rehabilitasi yang kompeten. Sebagaimana yang ditunjuk penyidik dan keluarga," beber Wa Ode.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi memastikan jika pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mendapat rehabilitasi tidak akan mempengaruhi penanganan perkara.

"Kami perlu tekankan lagi seandainya ada keputusan rehabilitasi sebagaimana diwajibkan Pasal 54 Undang-Undang RI tentang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 bukan berkas tidak dilanjutkan tetap kami lanjutkan, bawa ke pengadilan nanti akan divonis hakim," ujar Hengki di Polres Metro Jakpus, Sabtu (10/7). (Knu)

Baca Juga

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UU Cipta Kerja Berpotensi Dibatalkan Mahkamah Konstitusi
Indonesia
UU Cipta Kerja Berpotensi Dibatalkan Mahkamah Konstitusi

Hal ini terjadi jika aturan tersebut memang dalam prosesnya bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945. Meskipun belum pernah ada contoh kasus seperti tersebut.

Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 21.807
Indonesia
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 21.807

Kasus harian COVID-19 Indonesia kembali memecahkan rekor. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Rabu (30/6), jumlah kasus corona sebanyak 21.807 orang.

Naik Pesawat dari Bandara Soetta, Penumpang Domestik Kini Wajib Sertakan Tes PCR
Indonesia
Naik Pesawat dari Bandara Soetta, Penumpang Domestik Kini Wajib Sertakan Tes PCR

Pengelola Bandara Internasional Soekarno Hatta akan memberlakukan aturan wajib tes PCR bagi calon penumpang penerbangan domestik.

Peningkatan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Jombang
Foto
Peningkatan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Jombang

Petugas memakamkan jenazah pasien covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang

Komisioner KPU Minta Masa Jabatan Ditambah Sampai Pemilu 2024
Indonesia
Komisioner KPU Minta Masa Jabatan Ditambah Sampai Pemilu 2024

Terdapat anggota KPU provinsi, kabupaten dan kota yang masa jabatannya berakhir pada tahun 2023 dan tahun 2024.

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Pembobolan Dana Nasabah BTPN
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Pembobolan Dana Nasabah BTPN

Polda Metro Jaya membongkar kasus pembobolan dengan modus ilegal akses terhadap belasan orang nasabah Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).

Usut Kasus Pembantingan Mahasiswa, Propam Koordinasi dengan Itwasum Polri
Indonesia
Usut Kasus Pembantingan Mahasiswa, Propam Koordinasi dengan Itwasum Polri

Brigadir NP telah menjalani penahanan di Mapolda Banten

Sri Mulyani Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 8,3 Persen di Kuartal II 2021
Indonesia
Sri Mulyani Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 8,3 Persen di Kuartal II 2021

Impor diyakini diprediksikan akan tumbuh sekitar 13 persen sampai 19,7 persen, yang mengindikasikan pemulihan permintaan domestik serta menunjang kebutuhan produksi dan investasi.

Kawasan Puncak Macet, Tak Patuh Protokol Kesehatan Diminta Balik
Indonesia
Kawasan Puncak Macet, Tak Patuh Protokol Kesehatan Diminta Balik

Dari mulai gerbang Tol Ciawi menuju Puncak dan Sukabumi berlaku dua arah dengan kondisi ramai lancar.

[Hoaks atau Fakta]: Rizieq Shihab Disiksa Polisi
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Rizieq Shihab Disiksa Polisi

Itu merupakan rekaman dari video Rizieq yang marah kepada polisi .