KSPI Tak Ikut Demo Bareng Mahasiswa di Depan Istana Negara Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan gedung DPR/MPR, Senin (13/7). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tidak menggelar aksi unjuk rasa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan istana negara Kamis (8/10).

Demontrasi ini menuntut pemerintah membatalkan atau mencabut Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Pasalnya, Undang-Undang sapu jagat tersebut dinilai hanya menguntungkan oligarki.

Baca Juga:

Dipecat Karena Demo Keringanan UKT, Mahasiswa UNAS Diintimidasi Pihak Kampus

"Tidak, kami unjuk rasa di lingkungan pabrik masing-masing," kata Presiden KSPI Said Iqbal saat dikonfirmasi, Kamis (8/10).

KSPI akan melakukan unjuk rasa di depan pabrik maupun wilayahnya masing-masing. Tidak bergabung melakukan demonstrasi di depan istana negara.

Said Iqbal memastikan, aksi buruh dan pekerja berjalan dengan damai dan tertib. Sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang.

"Unjuk rasa serempak secara nasional dengan damai, tertib, dan tidak (ada) anak sesuai UU No 9 Tahun 1998 dan UU No 21 Tahun 2000 Pasal 4," pungkasnya.

Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan gedung DPR/MPR, Senin (13/7). (Foto: MP/Kanugrahan)
Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan gedung DPR/MPR, Senin (13/7). (Foto: MP/Kanugrahan)

Sebelumnya, BEM SI menyerukan aksi unjuk rasa besar-besaran pada Kamis (8/10) terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja yang disahkan menjadi Undang-Undang.

Seruan aksi nasional itu tercantum di lamanInstagram resmi BEM SI yang menyerukan agar mahasiswa di berbagai daerah bergabung dalam unjuk rasa yang akan digelar di Istana Rakyat pada pukul 10.00 WIB.

"Seruan untuk seluruh mahasiswa di Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk mengikuti aksi nasional yang diadakan pada Kamis 8 oktober 2020, waktu pukul 10.00 WIB, tempat: Istana Rakyat," demikian unggahan @bem_SI.

Baca Juga:

KPK Bakal Tindaklanjuti Dugaan Gratifikasi Politikus Demokrat M Nasir

Di ujung seruan aksi tersebut, BEM SI mengutip penggalan pusi aktivis Wiji Thukul, "Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subversif dan mengganggu keamanan, maka hanya ada satu kata: lawan!" tulis BEM SI. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM DKI, Layanan Makan di Kafe dan Resto Sampai Jam 21.00 WIB
Indonesia
PPKM DKI, Layanan Makan di Kafe dan Resto Sampai Jam 21.00 WIB

Pelanggaran aturan jam operasional tersebut akan diberi sanksi tegas, seperti halnya dua lokasi kafe dan restoran di kawasan Kelapa Gading Timur.

Siang Ini Anies Undang 'Tetangga' Bahas PSBB
Indonesia
Siang Ini Anies Undang 'Tetangga' Bahas PSBB

Anies enggan menyampaikan lebih jauh tentang PSBB yang bakal diterapkannya

Anies Diminta Ikuti Menaker, Baco: Gimana Ceritanya Minus Mau Dinaikin
Indonesia
Anies Diminta Ikuti Menaker, Baco: Gimana Ceritanya Minus Mau Dinaikin

Pertumbuhan ekonomi nasional saat ini minus akibat pandemi COVID-19, yang berimbas pada perekonimian daerah di Indonesia.

Kasus COVID-19 Melonjak, Sejumlah Destinasi Wisata DIY Tutup di Akhir Pekan
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Sejumlah Destinasi Wisata DIY Tutup di Akhir Pekan

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup sejumlah destinasi wisata pada saat akhir pekan.

Panglima TNI Klaim Gesekan Anggota TNI dan Polri Berkurang
Indonesia
Panglima TNI Klaim Gesekan Anggota TNI dan Polri Berkurang

"Sebagai dua institusi strategis negara, energi yang kita miliki harus diarahkan sepenuhnya pada upaya pelaksanaan tugas pokok serta kolaborasi lintas sektoral,” terangnya

Periksa Wagub Sulsel, KPK Dalami Prosedur Internal Pemprov Jalankan APBD
Indonesia
Periksa Wagub Sulsel, KPK Dalami Prosedur Internal Pemprov Jalankan APBD

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/3).

Cuaca Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari
Indonesia
Cuaca Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari

kondisi cuaca cerah berawan berlangsung di seluruh wilayah Jakarta mulai pagi hingga dini hari.

Rizieq Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Jaksa Ajukan Banding
Indonesia
Rizieq Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Jaksa Ajukan Banding

Sementara perkara 226 merupakan berkas untuk Rizieq dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor

DPR Batasi Peserta Uji Kelayakan Calon Kapolri
Indonesia
DPR Batasi Peserta Uji Kelayakan Calon Kapolri

Komisi III DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (20/1) besok.

Polisi Gerebek Kebun Ganja Hidroponik di Brebes
Indonesia
Polisi Gerebek Kebun Ganja Hidroponik di Brebes

Tersangka pertama berinisial Y sebagai perawat kebun ganja di Brebes, Jawa Tengah