KSPI Bakal Gelar Aksi Unjuk Rasa di 18 Daerah Secara Serentak Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal khawatir "omnibus law" kluster ketenagakerjaan akan merugikan buruh. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Merahputih.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan bakal menggelar aksi unjuk rasa secara serentak di 18 titik di seluruh Indonesia.

18 daerah tersebut yakni Bekasi, Karawang, Bandung, Gorontalo, Sulut, Jateng, Jatim, Aceh, Sumut, Kepri, Sumbar, Riau, Lampung, Bengkulu, Kalsel, Kalteng, Sulsel dan Sulbar.

“Aksi itu akan menyuarakan dua isu yakni batalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan naikkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2021,” kata Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (28/12).

Baca Juga

Ribuan Aparat Jaga Gedung MPR/DPR dari Kepungan Buruh

Ia berharap agar Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian tidak mengambil sikap sendiri untuk mengimplementasikan UU Cipta Kerja. Karena saat ini, UU tersebut tengah digugat oleh pihak buruh dan masih berjalan di MK.

“Kalau menteri-menteri itu arif, sebaiknya jangan menjalankan UU Cipta Kerja, karena masih kami gugat di MK,” tandas dia.

Apalagi, Presiden Jokowi sudah memberikan kesempatan dan ruang kepada kaum buruh maupun masyarakat yang tidak sepakat dengan UU Cipta Kerja agar digugat di lembaga peradilan yang sah. Jika menteri Jokowi malah menjalankan UU Cipta Kerja, maka sama saja mereka tengah mengingkari Presidennya sendiri.

“Karena kata Pak Presiden kalau ada yang tidak sepakat dengan UU Cipta Kerja maka gugat di MK,” jelas dia.

https://merahputih.com/media/ec/fd/6d/ecfd6defdfa0a328f9b1db5b954a40c9.jpg
Ratusan buruh kembali melakukan aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, (3/8). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Tentang aksi unjuk rasa tersebut, Said Iqbal menyatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Polda Metro Jaya maupun Mabes Polri. Bahkan ia juga menjanjikan massa aksi unjuk rasa di lapangan baik yang di Jakarta maupun di wilayah lainnya akan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

“Aksi tanggal 29 Desember besok sudah ada pemberitahuan kepada Kepolisian. Kami juga sudah diskusi bahwa penerapan protokol kesehatan itu wajib,” jelasnya.

Terakhir, Said Iqbal juga mengatakan bahwa aksi unjuk rasa secara serentak di 18 daerah tersebut akan disiarkan secara virtual di seluruh jaringan sosial media yang terafiliasi dengan KSPI.

Baca Juga

Pendapatan Negara Turun Sampai 12,4 Persen

Aksi virtual tersebut untuk mengakomodir masyarakat dan jaringan buruh lainnya yang tidak bisa mengikuti aksi di lapangan agar tetap bisa mengakses kegiatan mereka itu.

“Selain aksi lapangan, kami akan libatkan aksi virtual. Catatan kami kemarin ada 36.000 orang yang ikut aksi virtual, ini lumayan banyak ya. Jadi aksi virtual kami live di Instagram dan Facebook,” tutupnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Lakukan Rekontruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Besok
Indonesia
Diplomat Jerman yang Diduga Lakukan Spionase di Indonesia Bisa Diusir Paksa
Indonesia
Diplomat Jerman yang Diduga Lakukan Spionase di Indonesia Bisa Diusir Paksa

Kedubes Jerman di Jakarta mengakui ada staf diplomatiknya yang datang ke FPI Petamburan

PSI Gulirkan Hak Interpelasi, NasDem DKI: Bukan Anies yang Salah Tapi Rizieq Shihab
Indonesia
PSI Gulirkan Hak Interpelasi, NasDem DKI: Bukan Anies yang Salah Tapi Rizieq Shihab

Menurut dia, yang menjadi persoalan dalam kasus ini ialah Rizieq Shihab yang sudah mengundang kerumunan dengan menggelar kegiatan tersebut.

Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari Ini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari Ini

BMKG memprakirakan hujan berintensitas ringan hingga sedang bakal mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta pada siang hari.

Beredar Video Panas Diduga Artis Heboh di Media Sosial, Polisi Diminta Tangkap Penyebarnya
Indonesia
Beredar Video Panas Diduga Artis Heboh di Media Sosial, Polisi Diminta Tangkap Penyebarnya

Pengguna media sosial dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang mirip dengan salah satu artis ternama.

Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus
Indonesia
Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus

Komite III DPD menggelar aksi donor darah dan donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, Jalan Pecenongan, Rabu (24/2).

PSI Kritik Rencana Anies Hapus Proyek LRT Rute Rawamangun-Dukuh Atas
Indonesia
PSI Kritik Rencana Anies Hapus Proyek LRT Rute Rawamangun-Dukuh Atas

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang akan menghapus pembangunan proyek LRT rute Velodrome Rawamangun ke Dukuh Atas.

Novel: Penyingkiran Pegawai Tahap Akhir Matikan Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Novel: Penyingkiran Pegawai Tahap Akhir Matikan Pemberantasan Korupsi

"Saya yakin kawan-kawan akan tetap semangat, karena memang tidak semua perjuangan akan membuahkan hasil," ujarnya.

Wakapolri Gatot Eddy Terserang COVID-19
Indonesia
Wakapolri Gatot Eddy Terserang COVID-19

Selama Rapim TNI-Polri itu berlangsung Gatot memang tak terlihat kehadirannya.

Plt Walkot Surabaya Ancam Tak izinkan Pembangunan RS Khusus COVID-19 di Mal Cito
Indonesia
Plt Walkot Surabaya Ancam Tak izinkan Pembangunan RS Khusus COVID-19 di Mal Cito

Whisnu tidak mau menerbitkan izin RS rujukan COVID-19 jika permasalahan antara pengelola rumah sakit dan warga belum menemui titik temu