KSP Sejahtera Bersama Sepakat Restrukturisasi Utang Rp8,4 Triliun Ilustrasi Uang (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) telah memasuki babak akhir. Pembahasan proposal perdamaian yang awalnya sempat alot akhirnya mencapai kesepakatan melalui voting.

“Dinamikanya cukup menarik. Sebelum rapat kreditor kemarin, beberapa kali Pengurus PKPU menyelengarakan pembahasan proposal perdamaian secara daring. Tapi kemarin ada Rapat Pembahasan Proposal Perdamaian dan Voting terhadap proposal perdamaian,” ujar Pengurus PKPU, Arin Muljana melalui keterangannya yang diterima Kamis (29/10).

Menurut Arin, dalam pembahasan proposal perdamaian yang terjadi beberapa kali tersebut, debitor memaparkan proposal untuk menyelesaikan kewajibannya.

Baca Juga:

AS Minta Syarat ke Jokowi Untuk Investasi di Indonesia

"Akhirnya pada hari Senin malam (26/10), debitor menyampaikan proposal untuk divoting oleh para kreditor. Rapat dengan agenda voting dilakukan kemarin hari selasa dan baru berakhir pada pukul 2, rabu pagi tadi," imbuh Arin.

Melalui file hasil perhitungan voting yang diterima dari kuasa hukum kreditor disebutkan, hasil dari pemungutan suara mengenai persetujuan atas rencana perdamaian yang diajukan debitor PKPU, jumlah kreditor yang setuju sebanyak 53.350 dari jumlah kreditor konkuren yang hadir 54.205 kreditor.

Dengan demikian, Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama berhasil merestrukturisasi utangnya dengan nilai melebihi Rp8,4 Triliun melalui proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Sebagaimana diketahui, Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama merupakan salah satu dari 100 koperasi besar Indonesia dengan anggota lebih dari 70 ribu orang. (Asp).

Baca Juga:

Pemerintah Tak Naikkan UMP, Pengusaha dan Buruh Bisa Berunding

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Hari Tenang Pilkada, Kominfo Harus Pantau Medsos
Indonesia
Jelang Hari Tenang Pilkada, Kominfo Harus Pantau Medsos

KPU harus memastikan pendistribusian logistik untuk pilkada dapat dilakukan tepat waktu dan tepat jumlah.

Anak yang Terpapar COVID-19 Miliki Risiko Kematian Tinggi Jika Diiringi dengan Komorbid
Indonesia
Anak yang Terpapar COVID-19 Miliki Risiko Kematian Tinggi Jika Diiringi dengan Komorbid

Cissy menambahkan orang dewasa berperan penting dalam penularan virus kepada anak-anak

TransJakarta Tabrakan Beruntun, Anies Minta Evaluasi
Indonesia
TransJakarta Tabrakan Beruntun, Anies Minta Evaluasi

Tabrakan antar bus TransJakarta bukan peristiwa yang sering terjadi. Artinya secara umum Standar Operasional Prosedur (SOP) sudah dijalankan TransJakarta.

Waktu Pencarian Jenazah dan Material SJ-182 Diperpanjang
Indonesia
Waktu Pencarian Jenazah dan Material SJ-182 Diperpanjang

Basarnas bersama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan jajaran terkait telah menggelar rapat

[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Pfizer Lebih Buat Orang Rentan Terkena COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Pfizer Lebih Buat Orang Rentan Terkena COVID-19

Juru Bicara FDA mengungkapkan bahwa klaim dalam artikel tersebut salah dan menyesatkan

[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara

Akun Facebook Niken Yati mengunggah sebuah gambar dan narasi yang memperlihatkan foto pohon Natal dipasang di halaman Istana Negara.

Tekan Penyebaran COVID-19, Polisi Bikin Gerakan 'Jakarta Bermasker'
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Polisi Bikin Gerakan 'Jakarta Bermasker'

Ini untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan

Tahun Baru Imlek, Menag Doakan Masyarakat Tionghoa Bergelimang Berkah
Indonesia
Tahun Baru Imlek, Menag Doakan Masyarakat Tionghoa Bergelimang Berkah

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas berharap masyarakat Tionghoa dan umat Konghucu senantiasa mendapat banyak peruntungan dan keberkahan.

Kasus Masih Tinggi, Perawat Dukung Perpanjangan PPKM Darurat
Indonesia
Kasus Masih Tinggi, Perawat Dukung Perpanjangan PPKM Darurat

kebijakan PPKM Darurat penting untuk mengurangi transmisi dan membatasi mobilitas orang. Situasi itu diharapkan bisa mengurangi beban kerja para perawat atau tenaga kesehatan lainnya.

Petugas Gabungan bakal Awasi Pengunjung di Warung Makan
Indonesia
Petugas Gabungan bakal Awasi Pengunjung di Warung Makan

Tito juga minta pemilik usaha warung melakukan pengawasan. Harapannya Satpol PP dan personel TNI-Polri bisa memastikan aturan PPKM level 4 berjalan dengan baik.