Kru ANTV Korban Penyerangaan Polsek Ciracas Keluar Rumah Sakit KSAD Andika Perkasa saat jenguk korban penyerangan Polsek Ciracas. (Foto: TNI AD)).

MerahPutih.com - Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa menjenguk sejumlah korban penyerangan oknum anggotanya di Polsek Ciracas beberapa waktu lalu.

Saat mendatangi RSPAD Gatot Subroto, Andika menyebut baru Maulana, pegawai ANTV yang diperbolehkan pulang.

KSAD yang datang bersama istrinya, Diah Erwiany, juga sempat berbincang-bincang dengan tim dokter tentang tindakan medis yang dijalani Maulana selama perawatan. Menurut Andika, dari tiga korban yang dirawat, Maulana yang paling cepat pemulihannya.

Baca Juga:

Buntut Penyerangan Polsek Ciracas, TNI-Polri Gelar Patroli Berskala Besar

"Ia ditangani oleh dokter bedah plastik senior, oleh psikiater senior kami termasuk istri dari Mas Maulana yang ternyata juga sempat mengalami trauma," jelas Andika dalam keteranganya, Sabtu (12/9).

Andika melanjutkan, salah satu korban kondisinya masih memprihatinkan.

"Masih ada peluru yang saat ini masih belum bisa dikeluarkan karena kesehatan belum memungkinkan," kata dia.

Ditambahkannya, satu korban lainnya kondisinya masih labil. Meski demikian, KSAD berjanji akan terus berusaha memberikan perawatan yang terbaik.

Pemimpin Redaksi ANTV Reva Deddy Utama yang datang bersama Wakil Pemimpin Redaksi ANTV Yusuf Ibrahim, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI AD dan Polri yang telah merawat Maulana.

"Terima kasih yang luar biasa khususnya kepada Pak Jenderal, Pak KSAD yang saya tahu persis dua minggu lalu di RS Polri memerintahkan langsung kepada seluruh jajarannya memberikan perawatan yang maksimal kepada Maulana," kata Deddy.

Maulana dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta selama 12 hari. Istri Maulana juga sempat dirawat selama 4 hari karena mengalami trauma. KSAD memberikan santunan berupa yang tunai Rp50 juta serta pengamanan selama perjalanan pulang ke rumah.

Selanjutnya, Maulana akan kembali menjalani rawat jalan, sementara istrinya akan mendapat konseling psikologis. Untuk kunjungan berikutnya, Maulana akan mendapat fasilitas antar jemput dari RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

KSAD Jenguk
KSAD Jenderal Andika Perkasa jenguk korban penyerangan Polsek Ciracas. (Foto: TNI AD)

Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, warga yang menjadi korban penganiayaan ini dipukuli hingga tidak berdaya. Bahkan, sebagian diantaranya ditusuk dan dibacok menggunakan senjata tajam.

"Dari data yang terkumpul, jumlah warga yang menjadi korban penganiayaan ada 23 orang. Bahkan, ada warga yang dipukuli hingga tidak berdaya dan pada saat terkapar, para oknum anggota TNI ini melindas warga yang terkapar menggunakan motor," kata Dudung beberapa waktu lalu.

Dudung melanjutkan, selain korban penganiayaan tersebut, ada juga 109 orang warga yang mengalami kerugian materil. Beberapa diantaranya adalah pos polisi dan juga dari warga sekitar.

Warga yang menjadi korban penyerangan oleh oknum anggota TNI ini merupakan warga di sepanjang pertigaan Arundina hingga Polsek Ciracas. Saat melintasi jalanan tersebut hingga Polsek Ciracas, ada kendaraan roda 2 dan roda 4 yang dibakar. Atas insiden penyerangan tersebut, biaya ganti rugi yang telah dikeluarkan sebanyak Rp 596 juta. Dana tersebut dibebankan kepada pimpinan TNI AD. (Knu)

Baca Juga:

Korban Penyerangan Polsek Ciracas Alami Pecah di Pembuluh Darah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan Ribu Warga Indonesia Masih Menunggu Berangkat Umrah
Indonesia
Puluhan Ribu Warga Indonesia Masih Menunggu Berangkat Umrah

Mereka sudah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan sudah diinput dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Protes Indonesia dan Dunia Islam Pada Prancis
Dunia
Protes Indonesia dan Dunia Islam Pada Prancis

Pemerintah Indonesia keberatan terhadap pernyataan Presiden Macron yang mengindikasikan ada kaitan antara agama dan tindakan terorisme

Satu Lagi Anak Buah Anies Baswedan Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Indonesia
Satu Lagi Anak Buah Anies Baswedan Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Pujiono mengundurkan diri dari jabatannya terhitung per tanggal 17 Mei 2021 lalu.

Harga Obat Terapi COVID-19 Tak Wajar, Ketua DPR: Bongkar
Indonesia
KPK Akhirnya Tahan Bekas Dirut Pelindo II RJ Lino
Indonesia
KPK Akhirnya Tahan Bekas Dirut Pelindo II RJ Lino

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan bekas Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II Richard Joost Lino (RJ Lino), Jumat (26/3).

TNI-Polri Turun Langsung Evakuasi Lansia Korban Banjir
Indonesia
TNI-Polri Turun Langsung Evakuasi Lansia Korban Banjir

Sementara itu, polisi juga melakukan evakuasi dan memberikan bantuan ke wilayah Kabupaten Bekasi

Bentuk Perda, DPRD Optimalkan Pengawasan Kerja Anies Tangani COVID-19
Indonesia
Bentuk Perda, DPRD Optimalkan Pengawasan Kerja Anies Tangani COVID-19

Bapemperda DPRD DKI Jakarta mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan COVID-19.

Penanganan COVID-19 Terusik Gegara Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun, Gubernur Sumsel: Bikin Gaduh
Indonesia
Penanganan COVID-19 Terusik Gegara Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun, Gubernur Sumsel: Bikin Gaduh

Herman mengaku bantuan untuk penanganan COVID-19 memang banyak yang menyumbang

Duit Rp888 Miliar Bagi Anggota DPRD Sangat Tidak Wajar
Indonesia
Duit Rp888 Miliar Bagi Anggota DPRD Sangat Tidak Wajar

Lebih baik anggaran kenaikan RKT yang capai Rp888 miliar itu difokuskan kepada penanganan COVID-19 Pemerintah DKI.

Moeldoko Resmi Polisikan Dua Peneliti ICW
Indonesia
Moeldoko Resmi Polisikan Dua Peneliti ICW

Kalau itu tidak bisa, saya beri kesempatan lagi untuk minta maaf dan mencabut