Kronologis Dua Pesilat Tewas Diamuk Bonek Ilustrasi (Gettyimages)

MerahPutih.com - Bentrok antara massa suporter bonek dengan sekelompok orang dari perguruan pencak silat berakhir maut. Dua korban meninggal dunia saat it, bahkan, motornya juga hangus dibakar.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela.

"Memang ada gesekan antara suporter dengan massa pencak silat. Dua anggota pencak silat ada yang meninggal dunia. Tapi, awal dari kejadian itu, masih kita selidiki." katanya, Minggu (1/10)

AKBP Leonard mengatakan, bentrok diduga karena antara dua kubu sama-sama tak mau mengalah saat melewati perlintas wilayah Tandes-Balung Sari Surabaya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, dari beberapa informasi yang diperoleh di sekitar kejadian, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/9) malam.

"Ada rombongan suporter bonek yang pulang sehabis menyaksikan pertandingan antara Persebaya dengan Persigo Semeru di Gelora Bung Tomo Surabaya," jelasnya.

Sampai di perlintasan Tandes, kata Leonard, para suporter ini berpapasan dengan rombongan pencak silat yang berjumlah sekitar 50 orang.

"Di perlintasan itu mereka berpapasan. Sama-sama nggak mau ada yang ngalah. Akhinya ada salah satu yang adu jotos dan merembet ke lainnya." ungkapnya.

Akibatnya, kedua massa saling bentrok di lokasi. Hanya berselang 10 menit, bonek yang awalnya hanya puluhan, banyak yang kembali ke lokasi tawuran hingga berjumlah ratusan.

Naas, dua anggota pencak silat ada yang ketahuan lari dan dikejar hingga tertangkap suporter. Akibatnya, dua korban meninggal yang diduga dari anggota pencak silat adalah, Eko Kristanto (25), warga Tlogo Rejo Bojonegoro, dan Aris (20) warga Sidorejo sari, Bojonegoro. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya di: Tembak Mati Dua Rampok, Anggota Pasukan Katak Dapat Penghargan Polisi



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH