Kronologi Demo Tolak PPKM Ricuh di Bandung Polisi mengamankan 150 pemuda dari massa aksi tolak PPKM di Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com - Demonstrasi menentang PPKM Darurat di Bandung berakhir ricuh, Rabu (21/7). Sejumlah pengunjuk rasa yang didominasi anak muda diangkut ke truk polisi untuk dimintai keterangan.

Aksi semula berjalan lancar. Unjuk rasa ini terpusat di Balai Kota Bandung yang merupakan pusat pemerintahan. Berikut kronologi aksi yang melibatkan massa cukup besar tersebut:

Sebelum pukul 11.00 WIB

Sejumlah massa bergerak melintasi jalan-jalan protokol Kota Bandung menggunakan sepeda roda dua, ada yang berboncengan, dan ada juga yang sendiri. Kebanyakan massa menggunakan seragam ojek online.

Baca Juga:

Pemerintah Beberkan Alasan PPKM Gunakan Istilah Level

Pukul 11.00 WIB

Masa tiba di depan Balai Kota Bandung. Secara berangsur, massa terus bertambah. Sebagian mengenakan seragam ojek online, tetapi lebih banyak yang tidak mengenakan seragam ojol. Tidak sedikit peserta masih remaja dan seumuran mahasiswa. Mereka mengenakan baju bebas.

Beberapa massa mengusung spanduk hitam berisi pesan penentangan terhadap PPKM Darurat. Spanduk atas nama Pemuda Bandung.

Massa juga mengusung tuntutan yang ditulis di atas kertas karton. Mereka berorasi.

Mendekati pukul 13.00 WIB

Aksi pemuda mulai memanas. Sementara para pengemudi ojol yang semula ikut aksi, mulai ke pinggir lapangan. Polisi mulai meminta peserta aksi bubar.

Penutupan jalan di Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung
Penutupan jalan di Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung

Pukul 13.00 WIB

Polisi membubarkan aksi. Seorang ditangkap karena diduga melakukan provokasi. Setelah bubar, massa pemuda berusaha kembali lagi ke Balai Kota.

Massa berjalan kaki menuju Jalan Ir H Djuanda (Dago). Mereka berorasi di simpang Dago – Jalan Sulanjana. Ada massa yang membakar flare.

Massa berorasi di tengah jalan. Para pengemudi ojol juga ikut ke simpang Dago – Jalan Sulanjana, tetapi mereka tetap di pinggiran jalan.

Polisi beberapa kali minta massa membubarkan diri mengingat unjuk rasa tersebut berlangsung di massa PPKM Darurat yang tidak memperbolehkan kerumunan. Sempat terjadi ketegangan antara polisi berpakaian preman dan massa.

Sempat terjadi aksi lempar, meski tidak berlangsung lama. Polisi berpakaian preman berusaha membubarkan aksi, membuat massa terpecah.

Polisi berseragam dan menggunakan kendaraan roda dua berusaha mengejar. Beberapa peserta aksi ditangkap.

Baca Juga:

Para Uskup Gereja Katolik Nyatakan Dukungan Perpanjangan PPKM Darurat

Pukul 15.00 WIB

Sejumlah orang yang ditangkap, dimasukkan ke dalam truk mobil polisi, selanjutnya dibawa untuk dimintai keterangan.

Polisi terus melakukan penyisiran. Sejumlah peserta aksi ditangkap di beberapa titik di Kota Bandung. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen
Indonesia
Pemudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen

Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, mulai sibuk dengan kehadiran penumpang yang ingin melaksanakan mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 yang akan menggunakan Kereta Api.

Angka Kriminalitas di Jakarta Meningkat, Polda Metro Gencarkan Patroli
Indonesia
Angka Kriminalitas di Jakarta Meningkat, Polda Metro Gencarkan Patroli

Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu menyebut tim tersebut bakal berpatroli di lokasi-lokasi yang dianggap rawan kejahatan seperti begal.

Jokowi Resmikan PLTA Poso Yang Dibangun Perusahaan JK
Indonesia
Jokowi Resmikan PLTA Poso Yang Dibangun Perusahaan JK

PLTA yang dibangun dilokasi proyek yang berada ditepi sungai Poso ini, dikerjakan PT Poso Energy yang merupakan anak perusahaan Bukaka.

Menko PMK Sebut COVID-19 Akan Jadi Wabah Seperti Flu dan Demam Berdarah
Indonesia
Menko PMK Sebut COVID-19 Akan Jadi Wabah Seperti Flu dan Demam Berdarah

pemerintah juga terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Keputusan PTM Diserahkan Pada Kebijakan Pemda
Indonesia
Keputusan PTM Diserahkan Pada Kebijakan Pemda

Hal paling penting yang dapat membuat PTM terjadi, ialah izin dari orang tua untuk membolehkan anaknya mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Tak Ada Unsur Politik dalam Pertemuannya dengan Anies
Indonesia
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Tak Ada Unsur Politik dalam Pertemuannya dengan Anies

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin melakukan pertemuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (26/7).

Pansus DPD Soroti Progres Perubahan UU Cipta Kerja Pasca-Putusan MK
Indonesia
Pansus DPD Soroti Progres Perubahan UU Cipta Kerja Pasca-Putusan MK

Pansus Cipta Kerja DPD RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk menggali sejauh mana UU Cipta Kerja dilaksanakan pasca-putusan MK.

 Varian Omicron Terus Merebak, Libur Natal dan Tahun Baru Jadi Ujian
Indonesia
Varian Omicron Terus Merebak, Libur Natal dan Tahun Baru Jadi Ujian

Beberapa kebijakan diambil terkhusus dalam hal pengetatan perbatasan dan kedatangan dari luar negeri.

700.000 Kendaraan Diprediksi Keluar Masuk Tol Solo-Ngawi Saat Lebaran
Indonesia
700.000 Kendaraan Diprediksi Keluar Masuk Tol Solo-Ngawi Saat Lebaran

Sesuai hasil analisis serta kajian internal, pengelola ruas tol Solo-Ngawi ini memprediksi sebanyak 700.000 kendaraan bakal keluar masuk di ruas tol tersebut.

[HOAKS atau FAKTA]: Kominfo Unregistrasi Kartu Paket jika Tidak Ada Aktivitas Internet 1×24 Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kominfo Unregistrasi Kartu Paket jika Tidak Ada Aktivitas Internet 1×24 Jam

Dalam narasinya, informasi ini diklaim berasal dari kebijakan baru Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Indonesia.