KRL Masih Terapkan Aturan STRP dan Pakai Masker Ganda Penumpang KRL. (Foto: Humas PT Commuter)

MerahPutih.com - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. KRL Commuter Line saat ini tetap beroperasi hanya untuk melayani pengguna yang bekerja di sektor esensial dan kritikal. Termasil masyarakat dengan kebutuhan mendesak sesuai aturan yang berlaku.

Seluruh pengguna KRL juga tetap diwajibkan membawa dokumen syarat perjalanan berupa STRP atau surat keterangan dari pemerintah daerah setempat. Atau surat tugas dari pimpinan perusahaan maupun instansi pemerintahan tempatnya bekerja.

Baca Juga:

Daftar Wilayah yang Berada di PPKM Level 3 dan 4 COVID-19

"Sementara masyarakat dengan kebutuhan mendesak juga tetap wajib membawa dokumen atau surat keterangan yang sesuai,"jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keteranganya kepada wartawan, Rabu (20/7).

Anne menuturkan, para pengguna diwajibkan menggunakan masker ganda dengan masker medis di dalam dan masker kain sebagai pelapis di luar. Bagi para pengguna yang telah menggunakan masker N95, KN95, maupun KF94 tidak perlu menggunakan masker ganda karena kemampuan filtrasi tiga jenis masker tersebut sudah mencukupi.

Selain itu para pengguna juga kami ajak untuk mencuci tangannya sebelum dan sesudah menggunakan KRL dengan memanfaatkan wastafel tambahan di setiap stasiun yang telah tersedia.

"KAI Commuter juga menghimbau para pengguna tetap menjaga jarak aman sesama pengguna dengan mengikuti marka-marka di stasiun maupun kereta," sebut Anne.

Dari pantauan pada Rabu pagi (21/7) hari ini di stasiun-stasiun, para pengguna KRL telah mempersiapkan dokumen syarat perjalanannya sesuai aturan yang berlaku. Sementara volume pengguna KRL hingga pukul 10:00 pagi ini tercatat 72.629 pengguna.

KAI Commuter juga melanjutkan rekayasa pola operasi KRL Commuter Line. Pada hari-hari kerja KAI Commuter menjalankan 839 perjalanan KRL dengan 90 rangkaian kereta. Jam operasional KRL tetap pukul 04:00 -21:00 WIB.

Sementara pada Sabtu, Minggu, dan hari-hari libur, KAI Commuter mengoperasikan 778 perjalanan KRL dengan 82 rangkaian kereta. Jam operasional KRL juga tetap pukul 04:00 – 21:00 WIB dengan penyesuaian frekuensi perjalanan di luar jam-jam sibuk.

Khusus layanan di Stasiun-stasiun wilayah Kabupaten Lebak (Stasiun Rangkasbitung, Citeras, Maja) mulai 22 Juli esok akan kembali beroperasi dengan pembatasan, yaitu pada pagi hari pukul 04:00 - 07:30 WIB dan pada sore hari pukul 16:15 - 19:15 WIB.

KRL
Penumpang KRL. (Foto: Kanugrahan)

Hal ini sesuai surat dari Bupati Lebak nomor 440/2632-GT/2021 tanggal 20 Juli 2021. Layanan dengan waktu terbatas di ketiga stasiun tersebut telah berjalan sejak 3 Juli lalu, kecuali pada hari ini.

Anne menyebut, selama masa pandemi COVID-19 ini, KAI Commuter terus memaksimalkan upaya pengetatan protokol kesehatan dan kebersihan. KCI konsisten melakukan penyemprotan disinfektan di stasiun secara rutin.

Rangkaian kereta setiap malam juga disemprot disinfektan usai beroperasi. Sementara selama beroperasi tim dari On Trip Cleaning juga menjaga kebersihan kereta.

"Berbagai upaya dan protokol kesehatan ini tentu akan semakin efektif mencegah kita dari penyebaran covid-19 dengan dukungan disiplin dari para pengguna KRL," tutup Monti. (Knu)

Baca Juga:

Aturan Baru PPKM Level 4 Jawa-Bali, WFO Maksimal 25 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aparat Diminta Tindak Tegas Pihak yang Lakukan Kecurangan Harga Tes PCR
Indonesia
Event Besar, Erick Thohir Tegaskan Formula E Promosikan Indonesia Pada Dunia
Indonesia
Event Besar, Erick Thohir Tegaskan Formula E Promosikan Indonesia Pada Dunia

Formula E di Jakarta akan digelar 4 Juni 2022 dan seharusnya digelar pada 2020 namun karena pandemi COVID-19 terpaksa diundur pada 2022.

Keberangkatan Jemaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Dibagi 3 Kloter
Indonesia
Keberangkatan Jemaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Dibagi 3 Kloter

Keberangkatan 21 dari 890 calon jamaah haji asal wilayah itu ke Tanah Suci dipastikan tertunda karena permasalahan kondisi kesehatan.

Rasio Utang Naik, Kemenkeu: Banyak Negara Melonjak Lebih Tinggi
Indonesia
Rasio Utang Naik, Kemenkeu: Banyak Negara Melonjak Lebih Tinggi

BI mencatat, posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2021 tercatat sebesar USD 423,1 miliar dolar AS atau tumbuh 3,7 persen (yoy).

Jumlah Korban Luka Bakar Erupsi Gunung Semeru
Indonesia
Jumlah Korban Luka Bakar Erupsi Gunung Semeru

Kementerian Kesehatan RI melaporkan jumlah korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12)

Data Pandora Papers Muncul ke Publik, PKS: Membuka Perilaku Konglomerat dan Pejabat
Indonesia
Data Pandora Papers Muncul ke Publik, PKS: Membuka Perilaku Konglomerat dan Pejabat

Rasio pajak Indonesia tercatat lebih rendah dibanding dengan negara kawasan Asia Pasifik

Gibran Bicara soal Suksesi Raja Mangkunegara IX
Indonesia
Gibran Bicara soal Suksesi Raja Mangkunegara IX

"Soal itu (pengganti KGPAA Mangkunegara IX) biar sana yang menyelesaikannya," kata dia.

Varian Omicron Sudah Masuk Indonesia, Gibran: Tenang Aja
Indonesia
Varian Omicron Sudah Masuk Indonesia, Gibran: Tenang Aja

"Tenang saja wis divaksin kabeh (sudah divaksin semua. Omicron tidak seganas varian Delta yang menyebar cepat," kata Gibran, Kamis (16/16).

KPK Duga Rahmat Effendi Palak ASN Bekasi untuk Kebut Pembangunan Glamping
Indonesia
KPK Duga Rahmat Effendi Palak ASN Bekasi untuk Kebut Pembangunan Glamping

KPK menduga Rahmat Effendi memalak sejumlah uang kepada camat dan ASN di Kota Bekasi untuk mempercepat pembangunan glamorous camping (glamping) miliknya yang berlokasi di Cisarua.

Legislator PKS Desak Pertamina Atasi Kelangkaan Solar
Indonesia
Legislator PKS Desak Pertamina Atasi Kelangkaan Solar

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mendesak PT Pertamina (Persero) mengatasi kelangkaan bahan bakar solar bersubsidi yang terjadi di berbagai daerah.