KRL Dituding Sarang Penyebaran Corona, Begini Klarifikasi KCI Calon penumpang menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (25/5/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

MerahPutih.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah melaksanakan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di transportasi publik.

Protokol tersebut dijalankan sesuai aturan yang dirumuskan dalam Keputusan Menteri Kesehatan, Peraturan Menteri Perhubungan, Peraturan Gubernur DKI Jakarta, hingga Surat Edaran dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dan berbagai aturan turunannya.

Baca Juga

Angka Kesembuhan COVID-19 di Jatim dan DKI Tinggi

Protokol kesehatan tersebut telah mulai disosialisasikan sejak Februari 2020 dan berjalan sejak Maret 2020 kemudian dilengkapi dan disempurnakan secara bertahap mengikuti perkembangan aturan yang berlaku.

"Seluruh pengguna KRL wajib menggunakan masker selama berada di area stasiun dan di dalam KRL. Selain masker PT KCI juga sangat menyarankan pengguna memakai pelindung wajah (face shield), jaket atau baju lengan panjang, dan sarung tangan," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keteranganya, Rabu (1/7).

Saat masuk stasiun, pengguna juga wajib mengikuti pengukuran suhu tubuh. Untuk memperlancar pemeriksaan suhu tubuh, PT KCI terus menambah jumlah alat pemeriksa suhu berupa thermo gun dan di sepuluh stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi, KCI telah memasang thermal scanner yang dapat memeriksa suhu tubuh puluhan orang dalam satu waktu.

Di 80 stasiun yang melayani KRL Commuter Line telah tersedia wastafel tambahan selain yang telah ada di toilet. "Jumlah wastafel tambahan ini juga akan terus ditingkatkan oleh KCI agar pengguna lebih mudah untuk mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum maupun sesudah naik KRL," jelas Anne.

Selanjutnya setiap pengguna wajib menjaga jarak aman dengan sesama. Untuk melaksanakan jaga jarak ini, seluruh stasiun telah dilengkapi marka antrean sebagai pedoman pengguna. Marka yang menandai posisi duduk dan berdiri pengguna sesuai kapasitas 74 orang dalam tiap kereta juga telah terpasang di seluruh rangkaian KRL.

"Untuk memastikan jaga jarak dan kereta sesuai dengan aturan kapasitas, saat kondisi padat petugas melakukan penyekatan dengan zona-zona antrean di stasiun, sehingga kerap ada antrean di stasiun terutama pada jam sibuk," ungkap Anne.

Sejumlah penumpang bersiap menaiki rangkaian KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/6/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Sejumlah penumpang bersiap menaiki rangkaian KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/6/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Dalam mengatur jaga jarak ini, PT KCI selama beberapa bulan terakhir telah mendapatkan dukungan dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia.

Sekurangnya 74 personil dari Brimob polri telah membantu penegakan protokol kesehatan di sebelas stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi. Puluhan prajurit TNI dari berbagai kesatuan termasuk Marinir dan Zeni juga setiap hari mendukung penerapan protokol di stasiun maupun kereta.

"Personil TNI dan Polri dari kewilayahan setempat antara lain Polsek dan Kodim juga rutin menjaga ketertiban di stasiun sejak jadwal pemberangkatan kereta pertama," terang Anne.

Baca Juga

Pandemi COVID 19, Pendapatan Negara Turun Rp60 Triliun

Dari segi kebersihan, seluruh rangkaian KRL senantiasa dibersihkan rutin. Saat KRL beroperasi, PT KCI mengerahkan on trip cleaning untuk membersihkan kereta hingga ke area-area yang sering disentuh pengguna seperti pegangan tangan dengan cairan mengandung disinfektan.

Setiap malam setelah beroperasi, kereta kembali dibersihkan menyeluruh dan diakhiri dengan penyemprotan disinfektan.

'Di stasiun, tim dari on station cleaning rutin membersihkan area-area yang sering disentuh pengguna KRL antara lain gate, pegangan tangga, hingga mesin tiket. Penyemprotan disinfektan juga rutin berlangsung di seluruh stasiun," ungkap Anne

Selain aturan yang sudah ditetapkan pemerintah, PT KCI juga mengeluarkan kebijakan untuk memperkuat protokol kesehatan dan mendukung aktivitas kembali dengan produktif, aman dan sehat.

PT KCI untuk sementara melarang balita menggunakan KRL, mengatur lansia hanya dapat naik KRL di luar jam-jam sibuk, begitu pula dengan barang bawaan pengguna yang dapat mengganggu physical distancing.

Selama berada di dalam kereta, para pengguna juga dilarang untuk berbicara baik secara langsung maupun melalui telepon genggam.

Dalam memberikan layanan dan operasional, PT KCI senantiasa mengikuti aturan yang digariskan oleh pemerintah daerah setempat. Ketika PSBB berlaku di wilayah DKI Jakarta, PT KCI hanya mengoperasikan KRL pada pukul 05:00-18:00.

Setelah PSBB transisi berlaku dan jam operasional angkutan umum dapat diperpanjang serta kapasitas diizinkan hingga 50%, PT KCI menyesuaikan jam operasional menjadi pukul 04:00 – 21:00 dengan jumlah pengguna tetap sesuai aturan dari kemenhub yaitu 35% dari kapsitas.

"Atau 74 orang per kereta hingga hari ini," ungkap Anne

PT KCI sadar sebagai transportasi publik dengan jumlah pengguna terbesar di wilayah Jabodetabek KRL Commuter Line memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendukung aktivitas warga untuk kembali produktif dengan disiplin dan aman.

"Oleh karena itu berbagai protokol kesehatan tetap dilaksanakan oleh KCI tanpa kompromi," jelas Anne.

Pemprov DKI sebelumnya menyebut pasar dan transportasi KRL Commuter Line menjadi dua tempat rawan penularan COVID-19 selama masa transisi PSBB di Jakarta. Peningkatan pengawasan akan dilakukan oleh TNI, Polisi dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga

Update COVID: Bertambah 1.386, Kasus Corona di Indonesia Jadi 57.770

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hasil evaluasi pelaksanaan PSBB transisi sebulan belakangan ini, pihaknya mencatat ada dua tempat rawan penularan COVID-19, yaitu pasar dan KRL.

"Kami akan tingkatkan pengawasan di dua tempat tersebut dengan melibatkan Polisi, TNI dan ASN Pemprov DKI Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/7). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Update COVID-19 Kota Cirebon: Orang Dalam Pemantauan Berkurang 30
Indonesia
Update COVID-19 Kota Cirebon: Orang Dalam Pemantauan Berkurang 30

"Jumlah total ODP Kota Cirebon 291 orang, 258 telah selesai dipantau dan negatif Covid-19, sementara 33 masih dalam pemantauan," kata Sri Laelan

Jaksa Heran Hakim Tunda Sidang PK Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Heran Hakim Tunda Sidang PK Djoko Tjandra

Keputusan ini diambil majelis hakim setelah mendengar surat Djoko Tjandra yang dibacakan kuasa hukumnya, Andi Putra Kusuma.

Lebih dari 800 Orang Jadi Relawan Cadangan Vaksin COVID-19 di Bandung
Indonesia
Lebih dari 800 Orang Jadi Relawan Cadangan Vaksin COVID-19 di Bandung

Jumlah relawan yang telah menjalani penyuntikan sebanyak 248

Update COVID-19 Jumat (29/5): 25.216 Positif, 6.492 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (29/5): 25.216 Positif, 6.492 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 678 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Pasien Meninggal Virus Corona di Tiongkok Kini 2.236 Orang
Dunia
Pasien Meninggal Virus Corona di Tiongkok Kini 2.236 Orang

Angka tersebut setelah kenaikan sebanyak 118 orang dari hari sebelumnya.

ASN dan Pensiunan Kini Bisa Ikuti Program Wirausaha Pintar
Indonesia
ASN dan Pensiunan Kini Bisa Ikuti Program Wirausaha Pintar

Kios Warga merupakan layanan extra miles dari TASPEN kepada ASN dan Pensiunan

Klaim Kemenangan Trump Bikin Amerika Rusuh
Dunia
Klaim Kemenangan Trump Bikin Amerika Rusuh

Seorang perempuan dilaporkan tertembak di bagian lehernya di dalam Gedung Capitol dan Trump juga mencuit video meminta pendukung mereka untuk pulang dan dan tetap damai.

Djoko 'Joker' Tjandra Berkeliaran, Kinerja Kejagung dan Kemenkum HAM Dipertanyakan
Indonesia
Djoko 'Joker' Tjandra Berkeliaran, Kinerja Kejagung dan Kemenkum HAM Dipertanyakan

Perlu ada pemeriksaan kepada mereka, supaya terang benderang masalahnya

Cegah Klaster Natal, Umat Kristiani Diimbau Beribadah di Rumah
Indonesia
Cegah Klaster Natal, Umat Kristiani Diimbau Beribadah di Rumah

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengimbau umat Kristiani merayakan ibadah Natal 2020 di rumah.