Kritikan Emerson Yuntho soal Lewis Hamilton Tidak Lulus Ujian SIM Dinilai Berlebihan Wakil Direktur Visi Integritas Emerson Yuntho dalam acara diskusi di Jakarta, Selasa (1/10/2019). ANTARA/Aji Cakti

MerahPutih.com - Pegiat antikorupsi Emerson Yuntho mengkritik dugaan pungutan liar (pungli) di Samsat dan Satpas sampai menyatakan pebalap F1 Lewis Hamilton tak akan bisa lulus ujian SIM.

Ketua Presidium Indonesian Civilian Police Watch (ICPW) Bambang Suranto menilai kritikan pungli tersebut berlebihan.

Baca Juga

Masyarakat Diminta Beri Masukan Konstruktif ke Polisi Soal Pemberantasan Pungli

"Setiap tindakan itu butuh koreksi. Jadi kita sebagai warga negara berhak untuk mengkritisi. Namun, jika itu kemudian menjadi sesuatu hal yang berlebihan, juga tidak baik," ucap Bambang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (18/9).

Bambang menuturkan, apalagi kritikan tersebut disampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal menurutnya, Polri senantiasa melakukan perbaikan sistem pelayanan.

"Saya pikir itu terlalu berlebihan, jika sampai bersurat pada Presiden. Semua sistem kan dibuat untuk merubah ataupun perbaiki sesuatu dari sebelumnya," ucapnya.

Warga antre mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor pada mobil layanan Samsat keliling. Foto: ANTARA/Irwansyah Putra
Warga antre mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor pada mobil layanan Samsat keliling. Foto: ANTARA/Irwansyah Putra

Bambang menilai institusi Polri terus berinovasi dan membuat terobosan untuk meminimalisir terjadinya pungli. Terobosan itu di antaranya dengan adanya aplikasi SINAR untuk perpanjangan SIM, SIONDEL dan SIGNAL untuk perpanjangan STNK, e-TLE untuk tilang.

"Jadi sebetulnya Polri sudah berinovasi. Dari sistem konvensional, kemudian sistem digital," katanya.

Pernyataan itu disampaikan Bambang terkait kritikan pegiat antikorupsi Emerson Yuntho, dengan membuat surat terbuka terkait pelayanan di Samsat dan Satpas yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo.

Emerson menyoroti perihal urusan pembuatan atau perpanjangan SIM di Satpas. Menurutnya, ujian teori dan ujian praktik dalam proses pembuatan SIM kerap tidak masuk akal dan tidak transparan.

Bahkan Emerson menyindir, jika model ujian praktek seperti itu, publik percaya Lewis Hamilton (pembalap F1) akan gagal mendapatkan SIM A dan Valentino Rossi (pembalap MotoGP) juga tidak mungkin memperoleh SIM C di Indonesia. (*)

Baca Juga

Polisi yang Lakukan Pungli Pengurusan SIM Bakal Diturunkan Pangkatnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov Bali Minta Sandiaga Uno Segera Realisasikan Pinjaman Lunak Rp 9,4 Triliun
Indonesia
Pemprov Bali Minta Sandiaga Uno Segera Realisasikan Pinjaman Lunak Rp 9,4 Triliun

Pencairan pinjaman lunak, jangan sampai di detik terakhir atau penghujung tahun sehingga menjadi kesulitan bagi pelaku usaha untuk mempertanggungjawabkan.

Usai Lahan Dibeli Pertamina, Ratusan Warga Desa di Tuban Beli Mobil
Indonesia
Usai Lahan Dibeli Pertamina, Ratusan Warga Desa di Tuban Beli Mobil

Kilang Tuban ditargetkan selesai dibangun pada 2026. Kilang ini, bakal jadi kilang tercanggih di dunia yang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 300 ribu barel per hari.

Ribuan Aparat Polda Metro Jaya Jaga Ketat KTT ASEAN
Indonesia
Ribuan Aparat Polda Metro Jaya Jaga Ketat KTT ASEAN

Ribuan personel Polda Metro Jaya diturunkan untuk pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar di Gedung Sekretariat ASEAN.

Setiap 3-5 Kilometer, Pengendara Bakal Disekat Sampai Putar Balik
Indonesia
Setiap 3-5 Kilometer, Pengendara Bakal Disekat Sampai Putar Balik

Demi mencegah penerobosan pemudik sepeda motor melintas di sejumlah titik penyekatan jalur arteri, Polda Metro Jaya akan membuat pos sekat larangan mudik berlapis setiap 3-5 km.

Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 52,9 Persen
Indonesia
Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 52,9 Persen

Jakarta Propertindo (Jakpro) baru menyelesai 52,9 persen pembangunan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Update Kasus Corona DKI Senin (26/10): 101.897 Positif, 87.977 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (26/10): 101.897 Positif, 87.977 Orang Sembuh

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Senin (26/10).

Waspadai Sejumlah Tempat saat Ramadan Yang Bisa Jadi Penularan COVID-19
Indonesia
Waspadai Sejumlah Tempat saat Ramadan Yang Bisa Jadi Penularan COVID-19

Tren kasus positif COVID-19, terutama sejak minggu ketiga Januari sampai awal April 2021 sempat mengalami penurunan.

DPR Apresiasi Kominfo Tangani Hoaks Pilkada
Indonesia
DPR Apresiasi Kominfo Tangani Hoaks Pilkada

Selama masa Pilkada berlangsung, Kementerian Kominfo bersama juga dengan Bawaslu dan KPU melakukan penanganan isu hoaks.

Pasar Kratif Bandung Diharapkan Bikin UMKM Dapat Pasar Baru Saat PPKM
Indonesia
Pasar Kratif Bandung Diharapkan Bikin UMKM Dapat Pasar Baru Saat PPKM

Hadirnya Pasar Kreatif bisa mendorong semangat para pelaku UMKM untuk kembali pulih.

Puluhan Kontak Erat Mutasi COVID-19 Kini Dalam Pelacakan
Indonesia
Puluhan Kontak Erat Mutasi COVID-19 Kini Dalam Pelacakan

Tercatat ada 25 kasus kontak erat COVID-19 mutasi varian B1617 dari India di Indonesia.