Kritikan Ahok Jadi Momentum Perbaikan Internal Kementerian BUMN Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: setkab).

MerahPutih.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengkritisi langkah manajemen perseroan yang rajin mengakuisisi sumur minyak di luar negeri dengan menggunakan utang. Menurutnya, hal tersebut secara hitungan bisnis kurang menguntungkan.

Peneliti Alpha Research Database Indonesia, Ferdy Hasiman mengatakan, pembiayaan proyek melalui utang bukanlah suatu hal yang tabu.

Baca Juga

Kritikan Ahok Wajib Didengar Menteri BUMN

Namun, ia menilai, Pertamina seharusnya melihat terlebih dahulu kondisi kas keuangan perseroan sebelum melakukan utang. Apabila cashflow perseroan sedang tidak baik, perusahaan plat merah itu disebut tidak seharusnya melakukan utang.

"Utang boleh yang penting cashflow Pertamina ada dulu. Kalau cashflow enggak banyak jangan paksa diri, karena akan membenani keuangan Pertamina," ujarnya kepada wartawan, Kamis (17/9).

Ferdy mengapresiasi langkah Ahok yang berani berbicara langsung terkait kondisi keuangan perusahaan minyak dan gas negara tersebut.

"Saya kira Ahok sangat cermat membaca laporan keuangan dan kinerja Pertamina, bisa saja Pertamina lagi enggak kuat cashflow," katanya.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Foto: ANTARA

Ferdy kurang setuju dengan pernyataan Ahok yang meminta manajemen perseroan untuk memaksimalkan eksplorasi cekungan dalam negeri.

Pasalnya, cekungan yang ada di Indonesia saat ini rata-rata sudah berumur tua. Dengan demikian, akan memakan biaya yang lebih besar untuk melakukan eksplorasi.

Ia menilai, pernyataan Ahok terkait bongkar pasang posisi strategis perusahaan pelat merah sudah seharusnya didengarkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Pasalnya, tindak 'titip jabatan' dalam penempatan direksi atau komisaris BUMN bukan lagi suatu hal baru yang diketahui banyak pihak.

"Ini sudah lama, tetapi enggak ada yang berani membongkarnya. Jadi narasi dan kritikan Ahok wajib didengar," ujar Ferdy.

Menurut Ferdy, pernyataan Ahok dapat digunakan sebagai momentum pembenahan internal Kementerian. Harapannya, kepentingan politik dapat dipisahkan dari pelaksanaan bisnis perusahaan-perusahaan milik negara.

"Harus dilihat sebagai kritikan agar Menteri BUMN jangan campur adukan urusan politik dengan pemilihan direksi-direksi di perusahaan-perusahaan BUMN," katanya.

Dengan ada pemisahan antara profesionalitas dan kepentingan politik, diharapkan BUMN dapat meningkatkan keuntungannya.

"BUMN harus profesional agar menjalankan tugas corporate mencari profit dan menghasilkan laba dan kelak bisa memberi dividen kepada negara," ucapnya.

Baca Juga

Anak Buah Erick Thohir: Ahok Juga Titipan

Sebelumnya, Ahok menilai ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola dengan benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politis.

"Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," ucap Ahok, dikutip dari tayangan yang diunggah akun YouTube POIN dan dilihat pada Rabu (16/9). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tukang Konstruksi Semen Indonesia Ikut 'Arisan' Rp150 Juta
Indonesia
Tukang Konstruksi Semen Indonesia Ikut 'Arisan' Rp150 Juta

Pada Arisan Jago Bangunan 2.0, SIG ini disiapkan hadiah Rp150 juta

Lima Hari Cari Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 139 Kantong Tubuh Korban
Indonesia
Lima Hari Cari Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 139 Kantong Tubuh Korban

Tim penyelam TNI Angkatan Laut sudah berhasil menemukan kotak hitam atau Black Box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar Pulau Laki-Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Selasa (12/1).

 [HOAKS atau FAKTA]: Presiden Jokowi Sebut Minum Micin Jadi Jenius
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Jokowi Sebut Minum Micin Jadi Jenius

Pada foto tersebut nampak tangan kanan Presiden Jokowi memegang bumbu penyedap rasa bermerek Ajinomoto.

Firli Bahuri: Pekan Depan KPK Bakal Tahan Dua Kepala Daerah
Indonesia
Firli Bahuri: Pekan Depan KPK Bakal Tahan Dua Kepala Daerah

Firli Bahuri menyatakan pihaknya akan menahan dua kepala daerah pada pekan depan.

Satgas Marinir Tembus Daerah Terisolir Dampak Banjir Kalsel
Indonesia
Satgas Marinir Tembus Daerah Terisolir Dampak Banjir Kalsel

Sementara Tim Dapur Lapangan Satgas Marinir juga bersinergi dengan warga

Di Penjara, Rizieq Shihab Pilih Fokus Selesaikan Tesis
Indonesia
Di Penjara, Rizieq Shihab Pilih Fokus Selesaikan Tesis

Pimpinan FPI Rizieq Shihab telah sepekan berada di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya.

Solusi Jokowi Atasi Kekurangan Dokter di Tengah Pagebluk COVID-19
Indonesia
Solusi Jokowi Atasi Kekurangan Dokter di Tengah Pagebluk COVID-19

Akan diberikan prioritas kepada tenaga dokter sehingga bisa praktik langsung di lapangan

Pasien COVID-19 RS Darurat Wisma Atlet Berkurang 9 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 RS Darurat Wisma Atlet Berkurang 9 Orang

Jumlah PDP sudah menurun menjadi 165 orang

Hari Kelima PSBB di Jakarta, Masih Ada Masyarakat Lakukan Pelanggaran Lalin
Indonesia
Hari Kelima PSBB di Jakarta, Masih Ada Masyarakat Lakukan Pelanggaran Lalin

Khususnya terkait pelanggaran pembatasan moda transportasi, meliputi kewajiban memakai masker dan physical distancing atau jaga jarak antar-penumpang di dalam satu kendaraan.

Polisi Ancam Tindak Tegas Orang yang Ngeyel Kumpul di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Polisi Ancam Tindak Tegas Orang yang Ngeyel Kumpul di Tengah Pandemi COVID-19

Kegiatan-kegiatan dalam bentuk rapat-rapat dan sebagainya untuk tidak dilakukan dulu.