Kritik Penerapan Ganjil-Genap, PKS: Risiko Tinggi Ada di Kendaraan Umum Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyosialisasikan perluasan aturan ganjil-genap di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Merahputih.com - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta mengkritik keputusan Gubernur Anies Baswedan yang menerapkan kembali sistem ganjil genap (Gage) di 25 ruas protokol ibu kota saat masa PSBB Transisi.

Kebijakan ini dinilai kurang efektif karena hanya membatasi jumlah kendaraan pribadi dalam waktu tertentu dan tidak membatasi jumlah kendaraan umum yang justru memiliki resiko tinggi penularan COVID-19.

Baca Juga

Jakarta Kembali Terapkan Gage, TransJakarta Tambah 155 Armada

Hingga saat ini, jumlah kasus penularan di perkantoran dan kendaraan umum menjadi yang tertinggi namun sampai sekarang ini belum ada kebijakan baru yang dinilai efektif dalam menekan jumlah kasus penularan di tempat-tempat tersebut.

“Yang dibatasi kan hanya kendaraan pribadi dengan ganjil-genap. Padahal resiko yang tinggi itu ada di kendaraan umum," ujar Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani di Jakarta, Jumat (7/8).

Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp).

Menurutnya, skema Gege malah bisa meningkatkan resiko penyebaran corona karena masyarakat yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi untuk menghindari interaksi justru akan beralih ke kendaraan umum.

“Ini justru yang resikonya lebih tinggi," keluhnya.

Baca Juga

Ganjil Genap Berlaku Lagi, DKI Jakarta Optimalkan Angkutan Umum

Disamping itu, anggota Komisi B ini menuturkan, pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan di perkantoran juga dinilai masih belum optimal.

Kondisi ini dikarenakan jumlah aparat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI tidak berimbang dengan jumlah perkantoran yang ada di Jakarta. “Pengawasan jadi lemah, ini harus menjadi perhatian,” tutup Yani. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Langkah Polda Metro Urai Macet Saat Puncak Arus Mudik Idul Adha
Indonesia
Langkah Polda Metro Urai Macet Saat Puncak Arus Mudik Idul Adha

Kendaraan dari arah Jakarta diperkirakan akan berjalan ke berbagai arah khususnya ke Jawa.

Jika Kim Jong Un Meninggal Dunia, Ini yang Bakal Terjadi di Indonesia
Indonesia
Jika Kim Jong Un Meninggal Dunia, Ini yang Bakal Terjadi di Indonesia

"Siapapun pemimpin Korut mereka tidak ada masalah dengan Indonesia karena sudah ada sejarah yang baik antara Korut dengan Indonesia," ungkap Stanislaus.

Penumpang KRL Membludak di Stasiun Tanah Abang Gegara Pintu Dijadikan Satu Akses
Indonesia
Penumpang KRL Membludak di Stasiun Tanah Abang Gegara Pintu Dijadikan Satu Akses

Sejak pukul 15.05 WIB, para pengguna KRL telah mengantre hingga ke area integrasi antarmoda di luar gate sisi utara Stasiun Tanah Abang

Pemerintah Integrasikan Hotel Milik BUMN
Indonesia
Pemerintah Integrasikan Hotel Milik BUMN

BUMN akan dirampingkan yang semula berjumlah 142 BUMN, menjadi 107, dan selanjutnya ditargetkan akan menjadi 40 BUMN.

Dishub DKI: Warga Masih Bandel Kunjungi Sudirman-Thamrin
Indonesia
Dishub DKI: Warga Masih Bandel Kunjungi Sudirman-Thamrin

Mereka yang datang kebanyakan warga yang ingin beolagraga seperti pesepeda dan berjalan kaki.

Besok Prabowo Bakal Ditetapkan Jadi Ketum Gerindra
Indonesia
Besok Prabowo Bakal Ditetapkan Jadi Ketum Gerindra

Muzani menjelaskan, jumlah peserta kongres mencapai 2.500 hingga 3.000 orang

Pemprov DKI Tutup 34 Perusahaan yang Melanggar PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Tutup 34 Perusahaan yang Melanggar PSBB

Ada 44 pelaku usaha yang hanya diberi peringatan

 Polda Jateng Bongkar 4 Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Beromzet Rp1,2 Miliar
Indonesia
Polda Jateng Bongkar 4 Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Beromzet Rp1,2 Miliar

"Empat pabrik kami temukan berlokasi di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri dan tiga pabrik lokasinya di Kecamatan Gunung Kidul, Yogyakarta," kata dia.

Ketua MPR Ingatkan Pemprov DKI tak Kendor Lakukan PSBB Transisi
Indonesia
Ketua MPR Ingatkan Pemprov DKI tak Kendor Lakukan PSBB Transisi

Menurut Bamsoet, pemerintah sebaiknya memperketat penerapan protokol kesehatan.

Masa Pandemi COVID-19, Daftar Kuliah di Sini Dapat Handphone
Indonesia
Masa Pandemi COVID-19, Daftar Kuliah di Sini Dapat Handphone

Universitas Muhammadiyah Surabaya melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) berikan smartphone (HP) gratis untuk setiap mahasiswa baru.