Kritik Kenaikan Tarif Masuk Borobudur, Anggota DPR ini Juga Soroti Kualitas Pemandu Wisata Candi Borobudur. (Foto: MP/TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko)

MerahPutih.com- Wacana naiknya tarif masuk tempat wisata Candi Borobudur menuai kritikan.

Anggota Komisi X DPR RI, Nuroji, menilai rencana pemerintah menaikkan tarif tiket masuk wisata Candi Borobudur itu bertolak belakang dengan promosi destinasi wisata.

Baca Juga:

Borobudur Berlakukan Tiket Khusus Pelajar, Hanya Rp 5.000 untuk Naik Candi

Nuroji sejatinya setuju jika Borobudur perlu dijaga kelestariannya.

"Kepentingan konservasi dan wisata memang perlu seimbang. Tapi bukan menaikan harga setinggi itu," ujar Nuroji kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/6).

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa pembatasan jumlah wisatawan yang naik ke Candi Borobudur itu bisa dilakukan dengan cara lain.

"Seperti membatasi jumlah pengunjung atau dengan cara bergiliran atau antri," ungkap dia.

Hal lain yang bisa dijadikan alternatif solusi pelestarian Candi Borobudur adalah dengan menutup area candi pada waktu-waktu tertentu. Khususnya, untuk perawatan atau pengurangan beban berat candi.

Ia pun mengkritisi kualitas pemandu wisata disana yang dinilai tak seragam.

"Antara satu guide dengan yang lain, tidak sama, saat menceritakan sejarah Borobudur, dengan kata lain berbeda-beda versinya. Dan begitu saya tanya, ternyata guide tersebut berasal dari Palembang," ungkapnya.

Baca Juga:

Penjelasan Lengkap TWC Borobudur Tentang Kenaikan Harga Tiket

Bahkan, lanjut Nuroji, ketika ia menanyakan nama-nama gunung disekitar Candi Borobudur, pemandu wisata tersebut tidak tahu namanya.

Ditambahkannya, seharusnya untuk menjadi pemandu wisata perlu pelatihan dan pembekalan tersendiri tentang sejarah wisata candi tersebut, dan lingkungan sekitarnya.

Sehingga, antara satu pemandu wisata dengan pemandu wisata yang lain satu cerita alias ada kesamaan. Dan yang terpenting merupakan sejarah asli candi tersebut.

"Dan yang tidak kalah penting, untuk memberdayakan warga sekitar atas keberadaan candi Borobudur itu juga harus dilakukan Penataran, pelatihan atau pembekalan terlebih dahulu," pungkasnya.

Sekedar informasi, Menko marves, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan akan membatasi pengunjung Candi Borobudur dan menerapkan tarif baru untuk tiket masuk bagi turis asing maupun lokal.

Tak tanggung-tanggung, pengunjung lokal atau turis lokal nantinya diharuskan membayar tiket Rp 750 ribu untuk sekali masuk.

Sementara wisatawan mancanegara, bakal dikenakan tarif USD100 atau jika dirupiahkan setara dengan Rp1.443.000 (kurs USD1 = Rp 14.400) atau hampir dua kali lipat dari harga tiket untuk turis lokal. (Knu)

Baca Juga:

Fasilitas Pariwisata Borobudur Yang Sudah Dibangun Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Warga Jakarta Meninggal akibat Omicron, 1 Pasien Telah Divaksin Lengkap
Indonesia
Dua Warga Jakarta Meninggal akibat Omicron, 1 Pasien Telah Divaksin Lengkap

Kawasan Jabodetabek khususnya Jakarta tengah waspada terkait tingginya penyebaran COVID-19 varian Omicron.

Malindo Berubah Jadi Batik Air
Indonesia
Malindo Berubah Jadi Batik Air

Batik Air selama ini menjadi maskapai penerbangan full service yang mengudara dari dan ke berbagai tujuan di Indonesia.

Kapolri Pastikan Penetapan Tersangka Tak Berhenti di Bharada E
Indonesia
Kapolri Pastikan Penetapan Tersangka Tak Berhenti di Bharada E

Reputasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tengah dipertaruhkan dalam mengungkap tabir kematian Brigadir J di kediaman Irjen Ferdy Sambo.

Pengamat Militer Susaningtyas Bantah Tuduh Agama Islam sebagai Embrio Terorisme
Indonesia
Pengamat Militer Susaningtyas Bantah Tuduh Agama Islam sebagai Embrio Terorisme

Pengajar di Universitas Pertahanan (Unhan) tersebut menuturkan, Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Sehingga, ia tidak mungkin menuduh agama Islam sebagai embrio terorisme.

Warga Flores Timur Diminta Hindari Bangunan Retak Saat Kembali
Indonesia
Warga Flores Timur Diminta Hindari Bangunan Retak Saat Kembali

BMKG telah berdiskusi dengan pejabat di NTT

Polemik Revisi Kenaikan UMP DKI 5,1 Persen, Komisi B Panggil Anak Buah Anies
Indonesia
Polemik Revisi Kenaikan UMP DKI 5,1 Persen, Komisi B Panggil Anak Buah Anies

Legislator Kebon Sirih menilai revisi upah minimum provinsi (UMP) DKI tahun 2022 membuat gaduh masyarakat.

Antisipasi Lonjakan COVID-19 Pascamudik, Demokrat DKI Setuju Usulan WFH
Indonesia
Antisipasi Lonjakan COVID-19 Pascamudik, Demokrat DKI Setuju Usulan WFH

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono mengimbau perusahaan-perusahaan swasta di Jakarta mau menjalankan kebijakan WFH minimal satu pekan setelah cuti Idul Fitri 2022 selesai pada Senin (9/5)

Miliki Akun Sipol, Bawaslu Makin Leluasa Awasi Peserta Pemilu dari Proses Pendaftaran
Indonesia
Miliki Akun Sipol, Bawaslu Makin Leluasa Awasi Peserta Pemilu dari Proses Pendaftaran

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kini memiliki akses lebih luas dalam memantau tahapan pemilu.

Pemprov DKI Tegaskan tidak Pernah Tutup dan Larang Citayam Fashion Week
Indonesia
Pemprov DKI Tegaskan tidak Pernah Tutup dan Larang Citayam Fashion Week

Pemprov DKI tidak akan pernah menutup atau melarang kegiatan Citayam Fashion Week meskipun mendapatkan protes dari masyarakat

Kemendibud Ristek Dorong Lagi PTM di Sekolah
Indonesia
Kemendibud Ristek Dorong Lagi PTM di Sekolah

Di berbagai wilayah Indonesia menunjukkan tren positif dengan perubahan level Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini mendorong kembali dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.