Kritik Kebijakan BBM Hingga Tenaga Kerja Asing, Gerindra: Jokowi Tidak Berpihak Pada Rakyat Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai persoalan bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo semakin kompleks. Hal itu, tercermin dari sulitnya lapangan kerja, lemahnya nilai tukar rupiah, dan melemahnya daya beli masyarakat.

"Harga listrik meroket BBM naik semuanya. Teman teman yang bisa ngopi ke mal-mal coba datang mal sepi, mal-mal jadi restoran banyak orang beralih jadi kuliner. Usaha terjadi pergeseran karena daya beli masyarakat rendah ditambah lagi lemahnya rupiah," kata Riza dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Selain itu, Riza juga menyoroti banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia. Menurut dia, Jokowi tidak berpihak kepada pekerja lokal dengan memberikan karpet merah terhadap tenaga kerja asing untuk bekerja di Indonesia.

Presiden Jokowi menyampaikan amanat pada Upacara Peringatan ke-72 Hari Bhayangkara Tahun 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7) pagi. (Foto: Jay/Humas)

"Saya berapa bulan lalu ke Morowali satu pesawat hampir semua tenaga asing, itu betul. Kalau teman-teman mau buktiin datang aja naik pesawat tengah malam itu. Itu contoh sederhana," ungkap Riza.

"Gerindra melihat Pak Jokowi tidak berpihak kepada masyarakat. Harusnya tenaga kerja asing itu dipersulit bukan dipermudah," kata dia menambahkan.

Karena itu, Riza mengimbau kepada masyarakat agar tidak salah menentukan pemimpin di Pemilihan Presiden 2019. Pasalnya, menurut dia, pemerintahan Jokowi saat ini tidak berpihak kepada rakyat kecil.

"Makanya jangan sampai kita salah pilih pemimpin. Tidak hanya bekerja keras, kita membutuhkan pemimpin yang juga berintegritas," pungkasnya. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH